Menu ✖

Mode Gelap
Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi

HEADLINE · 18 Jan 2023 18:50 WIB

Proyek Apartemen Rp 40,7 Triliun akan mulai dibangun di IKN


 Di hadapan para investor, Jokowi meyakinkan para investor untuk tidak ragù berinvesrasi dalam pembangunan IKN Nusantara karena ada payung hukum yang jelas. (Foto: Courtesy/Biro Setpres) Perbesar

Di hadapan para investor, Jokowi meyakinkan para investor untuk tidak ragù berinvesrasi dalam pembangunan IKN Nusantara karena ada payung hukum yang jelas. (Foto: Courtesy/Biro Setpres)

Pemerintah berharap dapat memulai konstruksi apartemen senilai $2,7 miliar atau setara dengan Rp40,7 triliun di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara pada kuartal dua 2023.

Apartemen tersebut dibangun untuk memebuhi kebutuhkan akomodasi ribuan pegawai pemerintah.

Pemerintah akan memindahkan ibu kota dari Jakarta ke Kalimantan, sebuah proyek yang diperkirakan menelan biaya $32 miliar.

Pihak berwenang sudah mulai membangun infrastruktur dasar di daerah tersebut, dengan tujuan untuk mulai merelokasi beberapa pegawai administrasi pemerintah dan pegawai negeri pada 2024.

Kepala Otoritas Ibu Kota Negara Nusantara, Bambang Susantono mengatakan pihaknya sedang bernegosiasi dengan tiga pengembang swasta untuk proyek perumahan tersebut.

Mereka adalah konsorsium CCFG Corp China dan firma Risjadson Brunsfield Nusantara (CCFG-RBN), firma Korea Selatan Korea Land and Housing Corp dan pengembang lokal PT Summarecon Agung.

“Akan dibangun 184 tower apartemen untuk sekitar 14.500 PNS, TNI dan Polri di bawah kemitraan publik-swasta,” katanya.

CCFG-RBN diperkirakan akan menangani bagian terbesar dari proyek perumahan, senilai $2,1 miliar, menurut presentasi yang dibuat oleh Bambang di sela-sela World Economic Forum di Davos Swiss.

“Mudah-mudahan di kuartal dua sudah ada yang mulai konstruksi,” kata Bambang.

CCFG-RBN dan Summarecon Agung tidak segera menanggapi permintaan komentar sementara Korea Land and Housing tidak dapat dihubungi.

Bambang mengajak para pelaku bisnis yang hadir di World Economic Forum untuk berinvestasi di proyek IKN, antara lain membangun jalan tol, bandara, dan pasokan listrik. Belasan perusahaan Malaysia telah mengirim surat minat untuk menyatakan minatnya berinvestasi di kota baru, sementara Uni Emirat Arab telah berjanji untuk berinvestasi miliaran dolar, kata seorang pejabat sebelumnya.(VOA Indonesia)

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Jukung Diduga Tenggelam, Warga Ditemukan Meninggal di Waduk Riam Kanan

9 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan

6 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi

30 September 2026 - 07:40 WIB

Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru

23 September 2026 - 17:10 WIB

Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi

23 September 2026 - 14:14 WIB

Gubernur Kalsel Siapkan Bonus bagi Pelapor Pelaku Karhutla

23 September 2026 - 07:34 WIB

Trending di HEADLINE