Menu

Mode Gelap
Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Martapura Depan Menara Siring Pandang Ditemukan Meninggal Dunia Tim SAR Gabungan Laksanakan Operasi Pencarian Seorang Pria Diduga Tenggelam di Sungai Martapura Mengaku Polisi, Pria Ini Raup Jutaan Rupiah dengan Iming-iming Kerja di Polres Banjarbaru DJP Kalsel-Teng Sita Lima Aset Tanah Tersangka Kasus Faktur Pajak Fiktif Kebakaran Hanguskan Dua Asrama Santri dan Empat Rumah di Martapura Timur, Puluhan Kamar Ludes

HEADLINE · 18 Jan 2023 18:50 WIB

Proyek Apartemen Rp 40,7 Triliun akan mulai dibangun di IKN


 Di hadapan para investor, Jokowi meyakinkan para investor untuk tidak ragù berinvesrasi dalam pembangunan IKN Nusantara karena ada payung hukum yang jelas. (Foto: Courtesy/Biro Setpres) Perbesar

Di hadapan para investor, Jokowi meyakinkan para investor untuk tidak ragù berinvesrasi dalam pembangunan IKN Nusantara karena ada payung hukum yang jelas. (Foto: Courtesy/Biro Setpres)

Pemerintah berharap dapat memulai konstruksi apartemen senilai $2,7 miliar atau setara dengan Rp40,7 triliun di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara pada kuartal dua 2023.

Apartemen tersebut dibangun untuk memebuhi kebutuhkan akomodasi ribuan pegawai pemerintah.

Pemerintah akan memindahkan ibu kota dari Jakarta ke Kalimantan, sebuah proyek yang diperkirakan menelan biaya $32 miliar.

Pihak berwenang sudah mulai membangun infrastruktur dasar di daerah tersebut, dengan tujuan untuk mulai merelokasi beberapa pegawai administrasi pemerintah dan pegawai negeri pada 2024.

Kepala Otoritas Ibu Kota Negara Nusantara, Bambang Susantono mengatakan pihaknya sedang bernegosiasi dengan tiga pengembang swasta untuk proyek perumahan tersebut.

Mereka adalah konsorsium CCFG Corp China dan firma Risjadson Brunsfield Nusantara (CCFG-RBN), firma Korea Selatan Korea Land and Housing Corp dan pengembang lokal PT Summarecon Agung.

“Akan dibangun 184 tower apartemen untuk sekitar 14.500 PNS, TNI dan Polri di bawah kemitraan publik-swasta,” katanya.

CCFG-RBN diperkirakan akan menangani bagian terbesar dari proyek perumahan, senilai $2,1 miliar, menurut presentasi yang dibuat oleh Bambang di sela-sela World Economic Forum di Davos Swiss.

“Mudah-mudahan di kuartal dua sudah ada yang mulai konstruksi,” kata Bambang.

CCFG-RBN dan Summarecon Agung tidak segera menanggapi permintaan komentar sementara Korea Land and Housing tidak dapat dihubungi.

Bambang mengajak para pelaku bisnis yang hadir di World Economic Forum untuk berinvestasi di proyek IKN, antara lain membangun jalan tol, bandara, dan pasokan listrik. Belasan perusahaan Malaysia telah mengirim surat minat untuk menyatakan minatnya berinvestasi di kota baru, sementara Uni Emirat Arab telah berjanji untuk berinvestasi miliaran dolar, kata seorang pejabat sebelumnya.(VOA Indonesia)

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Gegerkan Warga Sekumpul, Pria Paruh Baya Ditemukan Meninggal Dunia di Rumah Kontrakan

5 Agustus 2026 - 06:21 WIB

Polda Kalsel Musnahkan 172,4 Kg Sabu Senilai Rp311 Miliar Jaringan Freddy Pratama

4 Agustus 2026 - 20:07 WIB

Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Martapura Depan Menara Siring Pandang Ditemukan Meninggal Dunia

2 Agustus 2026 - 19:15 WIB

Tim SAR Gabungan Laksanakan Operasi Pencarian Seorang Pria Diduga Tenggelam di Sungai Martapura

2 Agustus 2026 - 15:40 WIB

Mengaku Polisi, Pria Ini Raup Jutaan Rupiah dengan Iming-iming Kerja di Polres Banjarbaru

2 Agustus 2026 - 12:15 WIB

Kemarau Ancam 330 Hektare Sawah di Kabupaten Banjar, Petani Usul Sumur Bor Cegah Gagal Panen

1 Agustus 2026 - 11:54 WIB

Trending di DAERAH