Menu

Mode Gelap
Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal Presiden Prabowo Sumbangkan “Rozak” Jadi Hewan Kurban Di Kabupaten Banjar Curas Bermodus Petugas PLN di Banjarbaru, Pelaku Rampas Gelang Emas Korban Kelangkaan BBM Lumpuhkan Transportasi di Kotabaru, Sopir dan Nelayan Terdampak ABK Jatuh di Perairan Trisakti Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Berakhir

DAERAH · 22 Jan 2026 16:30 WIB

PT Palmina Akui Buang Limbah Air ke Sungai, Diduga Perparah Banjir di Banjar-Batola


 Direktur Operasional PT Palmina Utama, Laksono Budi Santoso, diwawancarai awak media usai RPD di DPRD Kabupaten Banjar,  Kamis (22/1/2026). Foto: Haris Pranata Perbesar

Direktur Operasional PT Palmina Utama, Laksono Budi Santoso, diwawancarai awak media usai RPD di DPRD Kabupaten Banjar, Kamis (22/1/2026). Foto: Haris Pranata

Martapura, Ricek.ID — PT Palmina Utama, anak perusahaan Julong Group Indonesia, mengakui telah melakukan pembuangan air (pompanisasi) ke tiga aliran sungai di Kalimantan Selatan. Aktivitas ini diduga kuat memperparah kondisi banjir di wilayah Kabupaten Banjar dan Barito Kuala (Batola).

Pengakuan tersebut terungkap dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar DPRD Kabupaten Banjar pada Kamis (22/1/2026). Perusahaan diketahui mengalirkan air ke Sungai Alalak di Kabupaten Banjar serta dua aliran sungai lainnya di wilayah Barito Kuala.

Direktur Operasional PT Palmina Utama, Laksono Budi Santoso, mengeklaim pihaknya telah memitigasi dampak tersebut dengan mengurangi operasional tanggul pompanisasi atau Water Management System (WMS) hingga 47 persen dalam sepekan terakhir.

“Namun melihat curah hujan, operasional WMS itu bersifat fluktuatif, bisa kami turunkan atau naikkan lagi tergantung intensitas hujan,” ujar Laksono usai RDP kepada awak media.

Solusi Jangka Pendek hingga Panjang

Menanggapi keluhan masyarakat terdampak banjir, Laksono menyatakan perusahaan menyiapkan skema penanganan mulai dari jangka pendek hingga panjang.

Untuk jangka pendek, perusahaan telah menyalurkan bantuan sembako di wilayah Ring 1 dan berencana memperluas cakupan ke wilayah Ring 2. Sementara untuk jangka menengah, PT Palmina mengajak pemerintah daerah untuk merumuskan penyaluran Corporate Social Responsibility (CSR) yang lebih tepat guna.

“Kami meminta pemerintah agar duduk bersama membahas CSR yang tepat, apakah dalam bentuk alat, biaya, atau tenaga kerja,” tambahnya.

Adapun untuk solusi jangka panjang, perusahaan berkomitmen membangun infrastruktur WMS baru di desa-desa sekitar yang dijadwalkan mulai dikerjakan pada musim kemarau tahun ini.

“Kami siap membangun parit, tanggul, maupun pompanisasi mulai Mei hingga Oktober. Kami akan mengujinya di penghujung tahun 2026 sambil melihat kondisi curah hujan,” pungkas Laksono.

Pewarta: Haris Pranata
Editor: Hendra

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

KNPI Kalsel Siap Jadi Mitra Strategis Pemprov dalam Pembangunan Kepemudaan

8 Mei 2026 - 09:37 WIB

Rapat Koordinasi SKPD, Gubernur Kalsel Dorong Penguatan Pelayanan Digital

7 Mei 2026 - 19:35 WIB

Pastikan Tepat Sasaran, DPKP Kalsel Perketat Pengawasan Penyaluran Pupuk Bersubsidi

7 Mei 2026 - 18:59 WIB

Di Tengah Cuaca Ekstrem, Stok Ikan Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Dipastikan Aman

7 Mei 2026 - 18:31 WIB

BPS Banjar Butuh 559 Petugas untuk Sensus Ekonomi 2026, Rekrutmen Segera Dibuka

7 Mei 2026 - 14:57 WIB

Kotabaru Siaga Bencana 2026, Pemkab Ingatkan Ancaman El Nino dan Karhutla

7 Mei 2026 - 07:10 WIB

Trending di DAERAH