Menu ✖

Mode Gelap
Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi Gubernur Kalsel Siapkan Bonus bagi Pelapor Pelaku Karhutla Satu Korban KM Virgo Transport 8 Kembali Ditemukan Tim SAR Basarnas Perpanjang Operasi SAR KM Virgo Transport 8, 126 Korban Masih Dicari

PENDIDIKAN · 22 Jul 2025 06:17 WIB

SMPN 1 Martapura Akan Terapkan Mapel Coding dan AI, Sudah Siap?


 SMPN 1 Martapura Akan Terapkan Mapel Coding dan AI, Sudah Siap? Perbesar

Riceknews.id – Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Martapura bersiap menerapkan pembelanaran coding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) sesuai instruksi pemerintah pusat.

Dalam persiapan ini, sarananya belum memadai dan kurangnya tenaga pengajar. Hal ini disampaikan pihak sekolah di Jalan Ahmad Yani, Martapura, Kabupaten Banjar.

Kepala Sekolah SMPN 1 Martapura, Yatim Dwi Margono, menjelaskan bahwa saat ini hanya ada satu tenaga pengajar yang akan mengampu mapel KKA untuk sembilan rombongan belajar (rombel) di kelas tujuh.

“Guru tersebut baru saja mengikuti bimbingan teknis (bimtek) yang diselenggarakan Hasnur pada 14 sampai 18 Juli lalu,” ujar Margono, Senin (21/7/2025).

Sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 13 Tahun 2025, pelaksanaan mapel KKA akan dilakukan secara bertahap, dimulai dari kelas tujuh di SMPN 1 Martapura.

“Sebenarnya satu tenaga pengajar itu berlatar belakang informatika. Bahkan untuk mapel informatika saja kami seharusnya punya tiga tenaga pengajar, saat ini hanya ada dua, dan salah satunya merangkap mengajar mapel KKA,” tambah Margono.

Kendala tenaga pengajar ini diperparah dengan adanya Surat Edaran Instruksi Bupati Banjar Nomor KP.00.01/394/BKPSDM/2023 yang melarang pengangkatan pegawai non-PNS atau non-PPPK di Lingkungan Pemkab Banjar.

Akibatnya, pihak sekolah tidak dapat mengangkat guru honorer, sementara setiap tahun ada guru senior yang pensiun.

“Namun, kami mengerti maksud dari pemerintah agar mengangkat seluruh tenaga honorer yang ada untuk menjadi PNS atau PPPK,” kata Margono.

Selain itu, sarana dan prasarana untuk mapel KKA di SMPN 1 Martapura juga belum memadai. Margono menyebut, jika sarana memadai, para guru sebenarnya bisa belajar secara mandiri.

“Karena belum memadai, jadi kami akan tetap menunggu sekaligus keputusan dari pihak atasan kapan kami bisa menerapkan [mapel KKA] ini,” pungkasnya.

Pewarta: Haris Pranata
Editor: Hendra

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Bunda PAUD Banjarmasin Perkuat Akses Pendidikan Prasekolah Banjarmasin

14 September 2026 - 21:34 WIB

Ibunda Guru Kota Banjarmasin Dorong Perempuan PGRI Perkuat Pendidikan Anak

12 September 2026 - 18:47 WIB

Naupal Hebatullah Raih Medali Perak O2SN 2026 Cabang Pencak Silat

23 Agustus 2026 - 17:15 WIB

Kabut Asap Ganggu Aktivitas, Sekolah Banjarbaru Masuk Pukul 09.00

21 Agustus 2026 - 17:06 WIB

234 Siswa SRT 2 Banjarbaru Ikuti MPLS, Wali Kota: Jangan Takut Bermimpi!

15 Agustus 2026 - 18:03 WIB

Bunda PAUD Banjarmasin Kampanyekan Wajib Belajar Prasekolah

12 Agustus 2026 - 18:24 WIB

Trending di Banjarmasin