Menu

Mode Gelap
Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal Presiden Prabowo Sumbangkan “Rozak” Jadi Hewan Kurban Di Kabupaten Banjar Curas Bermodus Petugas PLN di Banjarbaru, Pelaku Rampas Gelang Emas Korban

Kab. Banjar · 12 Agu 2025 22:29 WIB

Upaya Pencegahan Karhutla, BPBD Banjar Latih Tim Gabungan


 BPBD Kabupaten Banjar menggelar pelatihan untuk tim gabungan guna pencegahan potensi Karhutla. Foto: istimewa Perbesar

BPBD Kabupaten Banjar menggelar pelatihan untuk tim gabungan guna pencegahan potensi Karhutla. Foto: istimewa

Riceknews.Id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar menggelar pelatihan untuk tim gabungan dalam rangka upaya pencegahan potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Pelatihan ini diikuti oleh relawan dan perwakilan desa, Selasa (12/8/2025).

Plt. Kepala Pelaksana BPBD Banjar, Yayan Daryanto, menyatakan bahwa pelatihan ini merupakan upaya preventif mengingat tingginya potensi Karhutla di wilayah tersebut.

“Pencegahan Karhutla dilaksanakan karena marak terjadi pembersihan lahan oleh masyarakat dengan cara dibakar saat kemarau,” ujar Yayan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Abdullah Fahtar, menambahkan bahwa Karhutla memiliki dampak negatif yang luas, seperti merusak kesuburan tanah, hilangnya potensi ekonomi, pencemaran sumber air, dan kerusakan wisata alam.

“Maka dari itu, kami mengupayakan pencegahan terlebih dahulu agar Karhutla tidak terjadi sekaligus mengimbau warga untuk tidak melakukan pembakaran lahan,” lanjut Fahtar.

Fahtar juga mengimbau masyarakat di sekitar lahan agar selalu waspada. Ia berpesan agar warga menghindari pembakaran sampah sembarangan dan tidak membuang puntung rokok yang masih menyala.

Di sisi lain, Fahtar juga menyoroti peran perusahaan dalam pencegahan Karhutla. Ia berharap perusahaan besar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena akan berdampak buruk bagi masyarakat.

“Pemerintah daerah sebaiknya menyediakan peralatan pemadam kebakaran yang dikelola secara mandiri oleh masyarakat agar tercipta budaya kondusif dalam menghadapi bencana tersebut,” pungkasnya.

Adapun 10 alat yang telah diperagakan dalam pelatihan ini berupa:

  1. Kapak Pulaski Axe
  2. Kapak dua mata/sisi (Fire Axe)
  3. Tool Pemotong Bush Hook
  4. Golok
  5. Gergaji
  6. Gepyok/Pemukul Api (Flapper/Fire Swatter)
  7. Garu Tajam (Fire Rake)
  8. Garu Cangkul (Mc Leod Tools/Mc Leod Rake)
  9. Cangkul
  10. Fire Shovel Sekop Api.

Lalu berbagai peralatan standar pemadaman karhutla, alat pemadaman semi mekanis, dan alat transportasi pengendalian karhutla.

Pewarta: Haris Pranata
Editor: Hendra Liano
r

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Melalui Budidaya Semangka Non Biji, Desa Gunung Ulin Kembangkan Ketahanan Pangan

18 Mei 2026 - 18:08 WIB

Pemkab Banjar Dukung Penuh Kontingen Atlet Berlaga di Popda Kalsel 2026

17 Mei 2026 - 19:19 WIB

Dukung Program Presiden, Kabupaten Banjar Siapkan 51 Lahan untuk Koperasi Merah Putih

17 Mei 2026 - 18:45 WIB

PSSI Banjar Seleksi Talenta Muda Melalui Festival Sepak Bola KU 10 & KU 12

16 Mei 2026 - 19:56 WIB

Tingkatkan Layanan Kesehatan, Posyandu Balita Desa Simpang Tiga Aktif Cegah Stunting

16 Mei 2026 - 19:50 WIB

Dengan Telemedicine KOMEN, RSUD Ratu Zalecha Pantau Anak Berisiko Stunting

16 Mei 2026 - 19:40 WIB

Trending di DAERAH