Menu

Mode Gelap
Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal Presiden Prabowo Sumbangkan “Rozak” Jadi Hewan Kurban Di Kabupaten Banjar Curas Bermodus Petugas PLN di Banjarbaru, Pelaku Rampas Gelang Emas Korban

Kab. Banjar · 7 Agu 2025 21:27 WIB

Wabup Banjar Hadiri Apel Kesiapsiagaan Karhutla di Banjarbaru


 Wabup Banjar Hadiri Apel Kesiapsiagaan Karhutla di Banjarbaru Perbesar

Riceknews.Id – Wakil Bupati Banjar, Habib Idrus Al Habsyi, menghadiri Apel dan Rapat Koordinasi (Rakor) Kesiapsiagaan Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Tahun 2025. Acara ini digelar di Lapangan Sepak Bola Lanud Sjamsudin Noor dan Hotel Novotel, Banjarbaru, pada Kamis (7/8/2025) pagi.

Apel dipimpin langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurrofiq. Dalam sambutannya, Menteri Hanif menegaskan bahwa karhutla memiliki dampak yang sangat luas.

“Penanganannya harus dilakukan secara luar biasa, terpadu, dan berkelanjutan,” ujar Hanif.

Minta Respon Cepat dan Koordinasi Lintas Sektor

Berdasarkan prediksi BMKG, puncak musim kemarau di Kalsel diperkirakan terjadi antara Agustus hingga Oktober 2025. Hanif menekankan pentingnya peningkatan kesiapsiagaan dan kewaspadaan sejak dini.

Ia mengajak seluruh pihak untuk mempercepat respons, melaksanakan patroli rutin di wilayah rawan kebakaran, dan mengaktifkan posko lapangan. Pemantauan titik panas juga diminta dilakukan secara berkala.

“Kecepatan dalam merespons dan memperkuat koordinasi lintas sektor sangat menentukan keberhasilan penanganan karhutla,” jelasnya.

Hanif juga menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, serta mendorong penguatan kelompok masyarakat peduli api dan desa tangguh bencana.

“Penegakan hukum harus dilakukan secara tegas dan konsisten terhadap pelaku karhutla, baik individu maupun korporasi, agar menimbulkan efek jera,” tegasnya.

Gubernur Kalsel Berharap Teknologi Modifikasi Cuaca

Gubernur Kalsel, H Muhidin, turut mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Ia juga berharap agar teknologi modifikasi cuaca dapat diterapkan di Kalsel seperti di wilayah lain, guna memicu turunnya hujan.

Setelah apel selesai, kegiatan dilanjutkan dengan Rapat Koordinasi Pengendalian Karhutla Provinsi Kalsel di Hotel Novotel Banjarbaru. Rakor ini dihadiri oleh Menteri Lingkungan Hidup, Gubernur Kalsel, Deputi Penegakan Hukum Lingkungan Hidup Irjen Pol. Riza Irawan, Deputi Penanganan Darurat BNPB Mayjen TNI Budi Irawan, Deputi Bidang Modifikasi Cuaca BMKG Tri Handoko Seto, serta jajaran Forkopimda Provinsi Kalsel.

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Melalui Budidaya Semangka Non Biji, Desa Gunung Ulin Kembangkan Ketahanan Pangan

18 Mei 2026 - 18:08 WIB

Pemkab Banjar Dukung Penuh Kontingen Atlet Berlaga di Popda Kalsel 2026

17 Mei 2026 - 19:19 WIB

Dukung Program Presiden, Kabupaten Banjar Siapkan 51 Lahan untuk Koperasi Merah Putih

17 Mei 2026 - 18:45 WIB

PSSI Banjar Seleksi Talenta Muda Melalui Festival Sepak Bola KU 10 & KU 12

16 Mei 2026 - 19:56 WIB

Tingkatkan Layanan Kesehatan, Posyandu Balita Desa Simpang Tiga Aktif Cegah Stunting

16 Mei 2026 - 19:50 WIB

Dengan Telemedicine KOMEN, RSUD Ratu Zalecha Pantau Anak Berisiko Stunting

16 Mei 2026 - 19:40 WIB

Trending di DAERAH