Menu

Mode Gelap
Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Martapura Depan Menara Siring Pandang Ditemukan Meninggal Dunia Tim SAR Gabungan Laksanakan Operasi Pencarian Seorang Pria Diduga Tenggelam di Sungai Martapura Mengaku Polisi, Pria Ini Raup Jutaan Rupiah dengan Iming-iming Kerja di Polres Banjarbaru DJP Kalsel-Teng Sita Lima Aset Tanah Tersangka Kasus Faktur Pajak Fiktif Kebakaran Hanguskan Dua Asrama Santri dan Empat Rumah di Martapura Timur, Puluhan Kamar Ludes

Pemprov Kalsel · 3 Des 2025 17:02 WIB

Wamendagri Tekankan Netralitas Pasca Pilkada 2024: Bappeda Sebagai Otak dan Navigator Pembangunan


 Wamendagri Akhmad Wiyagus dalam Rakor Bappeda se-Indonesia di Banjarmasin, Rabu (3/11/2025). Foto: MC Kalsel Perbesar

Wamendagri Akhmad Wiyagus dalam Rakor Bappeda se-Indonesia di Banjarmasin, Rabu (3/11/2025). Foto: MC Kalsel

Banjarmasin, Ricek.ID – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus memerintahkan seluruh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) se-Indonesia untuk menjaga netralitas pasca-Pilkada 2024. Perintah ini disampaikan Wamendagri sebagai fondasi untuk menjaga keberlanjutan pembangunan daerah.

Dalam arahannya pada Rapat Koordinasi (Rakor) Bappeda se-Indonesia di Banjarmasin, Rabu (3/11/2025), Wiyagus menegaskan bahwa Bappeda memiliki mandat strategis sebagai “otak dan navigator pembangunan.”

“Sekda dan Kepala Bappeda harus menempatkan diri secara profesional dan netral. Netralitas bukan sekadar etika, tetapi fondasi untuk menjaga keberlanjutan pembangunan,” tegas Wiyagus.

Wamendagri juga memaparkan target ambisius dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029, yang mencakup delapan prioritas nasional serta target pertumbuhan ekonomi sebesar delapan persen.

“Target itu bukan angka di atas kertas, namun perintah kerja yang menuntut perencanaan matang dan eksekusi presisi,” ungkapnya.

Untuk mencapai target tersebut, Wiyagus mengingatkan bahwa percepatan realisasi anggaran di daerah sangat krusial. Ia meminta Bappeda memastikan alokasi dana tepat sasaran karena belanja pemerintah masih memiliki daya ungkit kuat.

Ia menutup arahannya dengan menekankan bahwa forum Rakor ini merupakan momentum krusial untuk melakukan penyelarasan dan sinkronisasi target pembangunan antara pusat dan daerah.

“Bappeda adalah dapur pembangunan. Jika perencanaan benar, berbasis data, dan berorientasi hasil, maka pembangunan akan berjalan baik dan selaras,” tutupnya.

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Dividen Meningkat, Pemprov Kalsel Dorong BUMD Bangun Banua Perkuat Pertumbuhan Ekonomi

6 Agustus 2026 - 19:33 WIB

Pemprov Kalsel Lepas 498 Kontingen Pramuka Banua Menuju Jambore Nasional XII

6 Agustus 2026 - 19:31 WIB

Meriahkan Hari Jadi ke-76 Kalsel & HUT ke-81 RI, PRSPDNF Fajar Harapan Gelar Jalan Santai Kemerdekaan dengan Busana Adat Nusantara

6 Agustus 2026 - 19:28 WIB

500 Goweser SKPD Meriahkan Peringatan Hari Jadi ke-76 Kalsel & HUT ke-81 RI

6 Agustus 2026 - 19:25 WIB

Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal untuk Cegah Stunting, Pemprov Kalsel Gelar Lomba B2SA & Mars PKK Tingkat Provinsi

6 Agustus 2026 - 07:13 WIB

Matangkan Peluncuran AMDK Bakula Water, BPAM Banjarbakula Targetkan Rampungkan Seluruh Perizinan Agustus 2026

5 Agustus 2026 - 18:48 WIB

Trending di ADVERTORIAL