Menu ✖

Mode Gelap
Nasib Nelayan Labuan Mas Kotabaru, Puluhan Tahun Menanti Dermaga yang Tak Kunjung Dibangun Diduga Lakukan Begal Payudara, Pria di Tanah Laut Diamankan Warga Polres Banjarbaru Sita 3,6 Kg Sabu, 13 Tersangka Ditangkap Tujuh Kabupaten di Kalsel Terima Bantuan Karhutla Rp80 Miliar dari Pusat Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti

NASIONAL · 8 Jun 2026 17:03 WIB

Wamenkomdigi Sebut Internet Murah Bisa Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Baru


 Wamenkomdigi Sebut Internet Murah Bisa Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Baru Perbesar

Ricek.ID – Akses internet yang semakin terjangkau dinilai Pemerintah dapat menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi baru sekaligus membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk mengakses pendidikan, pekerjaan, dan layanan digital.

Hal ini disampaikan Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria dalam Merapi National Economic Forum 2026 di Yogyakarta pada Minggu (7/6/2026).

Wamenkomdigi mengatakan biaya internet yang lebih rendah akan memperluas pemanfaatan teknologi digital di berbagai lapisan masyarakat dan mempercepat pertumbuhan ekonomi digital nasional.

“Biaya internet di Indonesia masih di atas apa yang dipatok ITU. Mereka mematok internet basket di bawah 2 persen dari total GDP per kapita,” ujarnya.

Menurut Nezar, keterjangkauan internet menjadi faktor penting dalam memperluas akses digital masyarakat.

Semakin rendah biaya yang harus dikeluarkan, semakin besar peluang masyarakat memanfaatkan internet untuk belajar, bekerja, berusaha, dan mengakses berbagai layanan publik berbasis digital.

Karena itu, Kementerian Komdigi terus mendorong peningkatan kualitas jaringan sekaligus menurunkan biaya akses internet agar manfaat ekonomi digital dapat dirasakan lebih luas.

“Kalau internet bisa murah, penetrasinya bisa bagus ke semua sektor masyarakat, maka ekonomi digital akan lebih dahsyat hasilnya,” tegasnya.

Selain memperluas akses internet, pemerintah juga terus mengatasi kesenjangan digital di berbagai wilayah melalui pembangunan infrastruktur telekomunikasi, termasuk jaringan serat optik, Base Transceiver Station (BTS), serta pemanfaatan satelit orbit rendah atau Low Earth Orbit (LEO) untuk menjangkau daerah yang sulit dilayani jaringan terestrial.

Namun menurut Nezar, keberhasilan pembangunan digital tidak hanya diukur dari tersedianya jaringan internet.

Yang lebih penting adalah memastikan konektivitas mampu memberikan manfaat nyata bagi kehidupan masyarakat.

“Konektivitas yang bermakna memberikan dampak kepada kegiatan sosial, ekonomi, dan budaya. Itu sebabnya saat ini Kementerian Komdigi mencoba berfokus pada pembangunan talenta,” ungkap Wamenkomdigi.

Untuk itu, Kementerian Komdigi tidak hanya membangun infrastruktur digital, tetapi juga memperkuat pengembangan talenta digital agar masyarakat mampu memanfaatkan teknologi secara produktif dan menciptakan nilai ekonomi baru.

Menurut Nezar, kombinasi antara internet yang semakin terjangkau, konektivitas yang merata, dan talenta digital yang kompeten akan menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia di era digital menuju Indonesia Emas 2045.

Sumber : infopublik.id

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Perkuat Keselamatan Penerbangan, Kemenhub Gelar Pelatihan Pengelolaan Risiko Satwa Liar se-Asia Tenggara

4 November 2026 - 12:46 WIB

Satgas Pangan Polri Ungkap Produksi 525 Ton Beras Fortifikasi Tak Sesuai Label

3 November 2026 - 19:30 WIB

Presiden Prabowo Bahas Langkah Strategis Penguatan Ketahanan Energi Nasional

3 November 2026 - 19:27 WIB

Presiden Prabowo Pimpin Rapat Terbatas Bahas Stabilitas Ekonomi hingga Efisiensi APBN

3 November 2026 - 19:25 WIB

Menko Perekonomian Pastikan Fundamental Ekonomi Indonesia Terjaga & Masih Kuat

3 November 2026 - 19:23 WIB

Pimpin Ratas, Presiden Prabowo Pastikan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat

2 November 2026 - 19:38 WIB

Trending di NASIONAL