Menu

Mode Gelap
Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal Presiden Prabowo Sumbangkan “Rozak” Jadi Hewan Kurban Di Kabupaten Banjar Curas Bermodus Petugas PLN di Banjarbaru, Pelaku Rampas Gelang Emas Korban Kelangkaan BBM Lumpuhkan Transportasi di Kotabaru, Sopir dan Nelayan Terdampak ABK Jatuh di Perairan Trisakti Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Berakhir

Banjarmasin · 28 Nov 2022 22:26 WIB

Alokasi Pupuk Subsidi Tahun 2022 Di Kalsel Cukup Sesuai Perhitungan


 Salah satu toko pertanian yang menjual pupuk di Jl. A. Yani KM.2 Kota Banjarmasin.webp Perbesar

Salah satu toko pertanian yang menjual pupuk di Jl. A. Yani KM.2 Kota Banjarmasin.webp

Stok Pupuk Subsidi dari alokasi yang ada di Kalimantan Selatan, diperhitungkan mencukupi hingga akhir tahun 2022.

Hal ini diungkapkan Vice President Penjualan Wilayah V Kalimantan PT. Pupuk Indonesia, Roh Eddy Andri Wismono, Senin (28/11/2022).

Menurutnya, pupuk subsidi yang ada dua jenis yakni Urea dan NPK, stoknya saat ini melebih rata-rata realisasi penyaluran, meski ada perubahan alokasi sebanyak dua kali pada tahun ini.

Untuk pupuk jenis urea misalnya, stok yang ada saat ini masih melebihi dua kali lipat dari serapan pada bulan kemarin yakni sekitar 3.000 ton.

“Dengan adanya alokasi yang paling baru, serapan pupuk urea subsidi di Kalimantan Selatan saat ini sejumlah 80% dengan sisa sekitar 6.100 ton, Jadi untuk pupuk urea ini diperkirakan cukup alokasinya,” ungkap Eddy Andri.

Lanjut untuk pupuk jenis NPK, Eddy Andri juga mengatakan bahwa stok yang ada, jumlahnya masih melebihi realisasi penyaluran terbaru, atau pada November ini.

Untuk Pupuk NPK Sisanya 3700 ton, sementara realisasi November hingga saat ini sekitar 3000 ton. Jadi, hingga akhir tahun nanti diperkirakan stok yang ada cukup atau pas dan bahkan terserap 100 persen.

Roh Eddy Andri Wismono – Vice President Penjualan Wilayah V Kalimantan PT. Pupuk Indonesia

Sementara pantauan di toko penjual pupuk, seperti yang ada di Jl. A. Yani KM. 2 Banjarmasin, pasokan dan harga pupuk non subsidi masih tergolong stabil.

“Pasokan stabil aja meski ada beberapa merek yang saat ini kosong, untuk harga tidak ada kenaikan, seperti jenis NPK yang masih diharga Rp19 ribu,” pungkas seorang pedagang, Untung.

Untuk diketahui dari Peraturan Menteri Pertanian Nomor 10 Tahun 2022, pupuk yang disubsidi hanya dua jenis, yakni Urea dan Nitrogen Phosphat Kalium (NPK).

Adapun komoditas yang menerima pupuk subsidi, dari 70 menjadi 9, yakni padi, jagung, kedelai, cabai, bawang merah, bawang putih, tebu rakyat, kakao rakyat dan kopi rakyat.

Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Program Kawasan Peradaban Banjarmasin, Akan Jadi Permukiman Terpadu & Pusat Pendidikan Rakyat

7 Mei 2026 - 19:20 WIB

Perluas Pendidikan Anak Usia Dini, Bunda PAUD Banjarmasin Resmikan Mobil Pintar

7 Mei 2026 - 19:13 WIB

Komdigi Nilai Indonesia Punya Posisi Strategis Di Rantai Pasok Global AI

7 Mei 2026 - 19:05 WIB

Di Tengah Cuaca Ekstrem, Stok Ikan Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Dipastikan Aman

7 Mei 2026 - 18:31 WIB

BPS Banjar Butuh 559 Petugas untuk Sensus Ekonomi 2026, Rekrutmen Segera Dibuka

7 Mei 2026 - 14:57 WIB

BI Siapkan Tujuh Langkah Penguatan Saat Rupiah Undervalued

6 Mei 2026 - 20:29 WIB

Trending di EKOBIS