Menu

Mode Gelap
Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal

DPRD · 11 Jan 2024 22:05 WIB

Kunker DPRD Kotabaru Kalsel ke DTPH Paser Kaltim Terkait Pupuk Subsidi


 Kunker DPRD Kotabaru Kalsel ke DTPH Paser Kaltim Terkait Pupuk Subsidi Perbesar

DPRD Kotabaru Kunjungan Kerja ke Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Paser Kalimantan Timur, Kamis (11/01/2024).

Kunjungan kerja ini bertujuan untuk bersilaturahmi dan bertukar pikiran mengenai regulasi pupuk bersubsidi kepada petani dari pemerintah pusat di Kabupaten Paser.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Erwan Wahyudi menjelaskan, untuk pupuk bersubsidi harus mengikuti aturan pemerintah sesuai dengan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 10 Tahun 2022, tentang tata cara penetapan alokasi dan harga eceran tertinggi pupuk bersubsidi sektor pertanian.

“Syarat yang menerima pupuk bersubsidi adalah menetapkan kriteria petani yang berhak mendapat alokasi pupuk bersubsidi wajib tergabung dalam kelompok tani, terdaftar dalam Sistem Informasi Manajemen Penyuluh Pertanian (SIMLUHTAN), dan menggarap lahan maksimal 2 Ha,” ucapnya.

foto: https://dtph.paserkab.go.id/

Usulan pupuk bersubsidi  lanjut Erwan, melalui sistem elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) penerimaan pupuk subsidi dan Kartu Tani yang diterapkan Kementerian Pertanian (Kementan).

“Untuk meningkatkan ketepatan sasaran penyaluran terdaftar dalam rencana disesuaikan dengan kebutuhan pupuk untuk tanaman pangan,” kata Erwin.

Disampaikan juga, tahun 2024 Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura akan melaksanakan program padi mas dan paser berbuah dimana program paser berbuah akan dilaksanakan di 9 Kecamatan. “Mengingat untuk pemenuhan kebutuhan buah masih di impor dari luar daerah sehingga perlu strategi dengan mengembangkan kawasan Paser. Kabupaten Paser kedepannya dapat mendorong peningkatan nilai tambah produk untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Tembus 411,4 Miliar, Pemkab Banjar Beberkan Faktor Pendorong Peningkatan PAD

25 Juni 2026 - 17:43 WIB

DPRD Banjar Akhirnya Tuntaskan Proses PAW Kursi yang Kosong

17 Juni 2026 - 16:01 WIB

Ketua DPRD Kalsel Siap Fasilitasi Aspirasi Mahasiswa & Undang Anggota DPR RI Dapil Kalsel

16 Juni 2026 - 17:36 WIB

Ketua DPRD Banjar Apresiasi Antusias Ribuan Santri dalam Pawai Muharam 1448 Hijriah

16 Juni 2026 - 11:43 WIB

Saidi Mansyur Sampaikan Jawaban Fraksi DPRD Banjar & Serahkan Pertanggungjawaban APBD 2025

12 Juni 2026 - 09:16 WIB

DPRD Banjar Dorong Pemkab Bentuk Tim Khusus Tangani Tanggul PT MMI yang Jebol

8 Juni 2026 - 20:03 WIB

Trending di ADVERTORIAL