Menu

Mode Gelap
Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal

PERISTIWA · 21 Jul 2024 22:09 WIB

Mengais Puing Bernilai, Sehari Pasca-kebakaran Hebat Pasar Lima Banjarmasin


 Para pemilik toko kebakaran Pasar Lima Banjarmasin mencoba mencari puing - puing yang masih berharga, Minggu (21/7/24). foto-hans Perbesar

Para pemilik toko kebakaran Pasar Lima Banjarmasin mencoba mencari puing - puing yang masih berharga, Minggu (21/7/24). foto-hans

Sehari pasca-kebakaran hebat di Pasar Lima Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, para korban pemilik toko masih sibuk mengais puing-puing tersisa.

Meski sudah jadi arang, bagi mereka seperti besi dan tembaga masih punya nilai jual.

“Mau dijual ke pengepul besi, untuk tambah-tambah modal membangun kembali usaha,” kata seorang pedagang, Romy, Minggu (21/7/2024).

Di sisi lain, pihak terkait belum membeberkan penyebab kebakaran di salah satu pasar tradisional terbesar di Kalsel itu.

Tercatat, 70 kios hingga gudang penyimpanan ludes dilalap si jago merah, yang terjadi pada Sabtu (20/7/ 2024) pukul 03.00 Wita.

Kebakaran tak hanya menimbulkan kerugian bagi para pedagang. Namun, juga rasa trauma beberapa warga sekitar lokasi kejadian.

Pengakuan warga, kobaran api semula terlihat dari bagian tengah blok pasar. Di sana banyak menjual perlengkapan baut.

Api sempat dinyatakan aman. Selang satu jam, relawan damkar berjibaku memadamkan kebakaran.

Beberapa menit kemudian si jago merah kembali berkobar dari blok lain yang berada jauh dari titik api pertama.

“Semula di bagian tengah itu sudah padam. Kemudian kembali berkobar, malah dari bagian kios lain yang jauh dari titik api pertama,” kata warga yang enggan namanya dicantumkan.

Ketua RT 14, Noormila menyebutkan dari pendataan yang ia lakukan mencatat ada 70 bangunan, baik kios dan gudang penyimpanan yang ludes terbakar.

Ia menambahkan, jumlah tersebut didapatkan berdasarkan pendataaan terhadap nama pemilik bangunan.

“Jadi memang ada yang disewakan, kemudian ada juga yang punya lebih dari satu bangunan yang berfungsi sebagai toko ataupun gudang. Untuk kerugian belum bisa diperkirakan,” katanya.

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Jalan Sungai Ulin–Mataraman Kembali Memakan Korban, Sebuah Truk Terbalik Usai Pecah Ban di Tikungan

24 Juni 2026 - 14:09 WIB

Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa

14 Juni 2026 - 14:02 WIB

Diduga Akibat Sakit, Warga Guntung Manggis Ditemukan Meninggal di Dalam Rumah

10 Juni 2026 - 06:16 WIB

Polsek Mataraman Selidiki Penemuan Mayat Mengambang di Sungai Desa Lok Tamu

7 Juni 2026 - 18:39 WIB

Jupiter Aerobatic Team TNI AU Lakukan Atraksi Udara di Langit Kalsel

5 Juni 2026 - 08:44 WIB

Api Lalap Asrama Santri Ponpes Nurul Iman Banjarbaru, Seluruh Penghuni Selamat

4 Juni 2026 - 11:40 WIB

Trending di Banjarbaru