Menu

Mode Gelap
Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal

EKOBIS · 1 Agu 2024 17:34 WIB

Harga Cabai Rawit dan Tiung di Pasar Martapura Naik 100 Persen


 Penjual cabai di Pasar Martapura. foto-dok/hendra Perbesar

Penjual cabai di Pasar Martapura. foto-dok/hendra

Harga cabai mencapai naik drastis mencapai 100 persen dari harga sebelumnya di Pasar Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

Menurut salah satu pedagang di pasar tradisional tersebut, Novia, mengatakan kenaikan harga cabai disebabkan pasokannya menurun.

“Kami jual cabai rawit dan tiung. Tiung dari Rp35 ribu kini meningkat sampai Rp70 ribu. Kalau rawit yang asalnya Rp60 ribu sekarang Rp80 ribu perkilonya,” kata Novia, Kamis (1/8/2024).

Ia mengatakan saat ini hanya menjual ada dua jenis cabai tersebut. Biasanya ia juga menjual jenis cabai Jawa.

“Bahkan cabai rawit dan tiung baru datang hari ini, sebelumnya sempat kosong tiga hari terakhir,” ujarnya.

Ia akui, kenaikan harga cabai mempengaruhi penjualan mereka. “Biasanya pelanggan yang sering membeli setengah kilo sekarang hanya beli seperempat saja,” imbuhnya.

Kelangkaan cabai pedas itu diduga akibat gagal panen dari petani. Menyikapi hal itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Banjar, Warsita, mengungkapkan pihaknya sedang melakukan pendataan petani yang gagal panen.

“Kami akan menerjunkan Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman (POPT), setelah selesai melakukan pendataan dan di mana saja yang terdampak, maka akan kami bantu sesuai dengan penyebab kegagalan panen seperti bantuan obat,” ucap Warsita kemarin. (haris)

Artikel ini telah dibaca 39 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Tekan Biaya Tinggi Logistik di Indonesia, ASPERINDO Gandeng Industri Pos & Logistik

24 Juni 2026 - 17:38 WIB

Pemerintah Gulirkan Stimulus Ekonomi di Semester II 2026, Mulai Diskon Transportasi hingga Bantuan Pangan

23 Juni 2026 - 18:14 WIB

Jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru, Pemprov Kalsel Dukung Pengembangan Perdagangan Karbon

23 Juni 2026 - 17:59 WIB

Presiden Prabowo Sampaikan Arahan Terkait Transformasi BUMN & Optimalisasi Aset Negara

22 Juni 2026 - 20:27 WIB

Bank Kalsel Jadi Bank Devisa, Pelaku Usaha Banua Bisa Manfaatkan Layanan Transaksi Internasional

22 Juni 2026 - 20:21 WIB

Kemenhub RI Berikan Diskon Tarif Transportasi Selama Libur Sekolah 2026

21 Juni 2026 - 20:32 WIB

Trending di EKOBIS