Menu ✖

Mode Gelap
Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi

NASIONAL · 31 Agu 2024 09:39 WIB

Penguatan Moderasi Beragama Pemuda Lintas Agama, Menuju Indonesia Emas 2045


 Akademisi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta sekaligus Ketua ISNU Kalsel, H Zainal ilmi saat jadi narasumber pada Sosialisasi Penguatan Moderasi Beragama di Kalangan Pemuda yang digelar Asisten Deputi Karakter Pemuda Kemenpora RI, di Ruang Rapat H Maksid, Kantor Setdaprov Kalsel, Banjarbaru Kamis (29/8/2024). Foto-istimewa. Perbesar

Akademisi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta sekaligus Ketua ISNU Kalsel, H Zainal ilmi saat jadi narasumber pada Sosialisasi Penguatan Moderasi Beragama di Kalangan Pemuda yang digelar Asisten Deputi Karakter Pemuda Kemenpora RI, di Ruang Rapat H Maksid, Kantor Setdaprov Kalsel, Banjarbaru Kamis (29/8/2024). Foto-istimewa.

Akademisi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta sekaligus Ketua ISNU Kalsel, Dr H Zainal ilmi M.PdI mendorong pemuda lintas agama di Kalsel turut berdakwah mengampanyekan moderasi beragama.

Hal ini ia sampaikan saat jadi narasumber pada Sosialisasi Penguatan Moderasi Beragama di Kalangan Pemuda, yang dilaksanakan Asisten Deputi Karakter Pemuda Kemenpora RI, di Ruang Rapat H Maksid, Kantor Setdaprov Kalsel, Kamis (29/8/2024).

Zainal Ilmi mengatakan, pemuda adalah aset Banua dan bangsa. Pemuda sebagai agen of change, harus siap menyongsong Indonesia Emas 2045 dengan berbagai tantanganya. Pemuda harus punya imun lahir batin yang kuat untuk menghadapi era discription ini.

“Kewajiban pemuda harus memiliki semangat belajar yang tinggi, melek teknologi dalam transpormasi digital saat ini, tapi tetap harus literasi,” ucap Zainal Ilmu.

Di sisi lain, dan tak kalah penting, kata Zainal, pemuda juga harus mengampanyekan moderasi beragama, yakni menyampaikan pemahaman tentang pentingnya menjaga kerukunan, menghargai perbedaan, toleransi, anti kekerasan, menghargai value kebangsaan dan menghargai value tradisi budaya bagi generasi Z yang merupakan pemegang estafet kepemimpinan bangsa pada 10 sd 20 tahun kedepan.

“Selain untuk membranding diri, media sosial adalah satu sarana untuk berdakwah, bikin konten- konten moderasi meragama,” kata Zainal.

Menurutnya, jika pemuda memiliki karakter baik, bermoral dan tangguh, maka bangsa ini akan insya Allah akan aman, damai, sejahtera, adil, dan makmur.

“Di tangan pemuda lah bagaimana nantinya masa depan bangsa ini,” pungkasnya.

Kegiatan bertema “Peran Pemuda Kalimantan Selatan dalam Menciptakan Kerukunan Umat Beragama untuk Indonesia Menuju Generasi Emas 2045”, itu dibuka Deputi 1 Bidang Pemberdayaan Pemuda Kemenpora RI, Prof Dr HM Asrorun Ni’am Sholeh MA.

Dalam sambutannya, Ni’am mengatakan realitas adanya bersuku – suku, berbangsa – bangsa, berbahasa, dan beragama yang beragam itu adalah sunnatullah dan itu diakui sebagai realitas.

“Tetapi kita tidak berhenti kepada melihat realitas saja, bagaimana merespon realitas itu secara benar,” ujar Ni’am.

“Kita punya filosofi Bhinneka Tunggal Ika. Tetapi kalau responnya salah yang terjadi nanti bisa disharmoni,” tegasnya.

Turut hadir Kepala Kanwil Kemenag Kalsel Dr H Muhammad Thamrin, Sekretaris Dispora Kalsel H Fathul Bari, Asdep Karakter Pemuda H Khairil Adha, dan Asdep Kepeloporan Pemuda Muhammad Adsan.

Adapun pesertanya dari Forum Komunikasi Pemuda Lintas Agama atau Forum Pemuda Kerukunan Umat Beragama (FPKUB) di Kalsel.

Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Polisi Bersama Masyarakat, Wakapolri Tegaskan Komitmen Berantas Premanisme & Jaga Dunia Usaha

9 Oktober 2026 - 18:58 WIB

Kapolda NTB Uji Jalur Penonton hingga Sirkuit Menjelang MotoGP Mandalika

9 Oktober 2026 - 18:56 WIB

Kemkomdigi Pastikan Layanan Telekomunikasi Siap Dukung 200 Ribu Penonton MotoGP Mandalika

9 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Pemerintah Terbitkan Perpres 27/2026, Pengemudi Ojek Online Dapat Kepastian Hukum & Batas Biaya Platform 8 Persen

9 Oktober 2026 - 18:47 WIB

Prabowo: Ekspor Perdana Baterai Kendaraan Listrik Bukti Nyata Strategi Hilirisasi Indonesia

8 Oktober 2026 - 20:29 WIB

Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Indonesia Jaga Kepercayaan & Lindungi Investasi

8 Oktober 2026 - 20:26 WIB

Trending di EKOBIS