Menu

Mode Gelap
Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Martapura Depan Menara Siring Pandang Ditemukan Meninggal Dunia Tim SAR Gabungan Laksanakan Operasi Pencarian Seorang Pria Diduga Tenggelam di Sungai Martapura Mengaku Polisi, Pria Ini Raup Jutaan Rupiah dengan Iming-iming Kerja di Polres Banjarbaru DJP Kalsel-Teng Sita Lima Aset Tanah Tersangka Kasus Faktur Pajak Fiktif Kebakaran Hanguskan Dua Asrama Santri dan Empat Rumah di Martapura Timur, Puluhan Kamar Ludes

NASIONAL · 31 Agu 2024 09:39 WIB

Penguatan Moderasi Beragama Pemuda Lintas Agama, Menuju Indonesia Emas 2045


 Akademisi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta sekaligus Ketua ISNU Kalsel, H Zainal ilmi saat jadi narasumber pada Sosialisasi Penguatan Moderasi Beragama di Kalangan Pemuda yang digelar Asisten Deputi Karakter Pemuda Kemenpora RI, di Ruang Rapat H Maksid, Kantor Setdaprov Kalsel, Banjarbaru Kamis (29/8/2024). Foto-istimewa. Perbesar

Akademisi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta sekaligus Ketua ISNU Kalsel, H Zainal ilmi saat jadi narasumber pada Sosialisasi Penguatan Moderasi Beragama di Kalangan Pemuda yang digelar Asisten Deputi Karakter Pemuda Kemenpora RI, di Ruang Rapat H Maksid, Kantor Setdaprov Kalsel, Banjarbaru Kamis (29/8/2024). Foto-istimewa.

Akademisi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta sekaligus Ketua ISNU Kalsel, Dr H Zainal ilmi M.PdI mendorong pemuda lintas agama di Kalsel turut berdakwah mengampanyekan moderasi beragama.

Hal ini ia sampaikan saat jadi narasumber pada Sosialisasi Penguatan Moderasi Beragama di Kalangan Pemuda, yang dilaksanakan Asisten Deputi Karakter Pemuda Kemenpora RI, di Ruang Rapat H Maksid, Kantor Setdaprov Kalsel, Kamis (29/8/2024).

Zainal Ilmi mengatakan, pemuda adalah aset Banua dan bangsa. Pemuda sebagai agen of change, harus siap menyongsong Indonesia Emas 2045 dengan berbagai tantanganya. Pemuda harus punya imun lahir batin yang kuat untuk menghadapi era discription ini.

“Kewajiban pemuda harus memiliki semangat belajar yang tinggi, melek teknologi dalam transpormasi digital saat ini, tapi tetap harus literasi,” ucap Zainal Ilmu.

Di sisi lain, dan tak kalah penting, kata Zainal, pemuda juga harus mengampanyekan moderasi beragama, yakni menyampaikan pemahaman tentang pentingnya menjaga kerukunan, menghargai perbedaan, toleransi, anti kekerasan, menghargai value kebangsaan dan menghargai value tradisi budaya bagi generasi Z yang merupakan pemegang estafet kepemimpinan bangsa pada 10 sd 20 tahun kedepan.

“Selain untuk membranding diri, media sosial adalah satu sarana untuk berdakwah, bikin konten- konten moderasi meragama,” kata Zainal.

Menurutnya, jika pemuda memiliki karakter baik, bermoral dan tangguh, maka bangsa ini akan insya Allah akan aman, damai, sejahtera, adil, dan makmur.

“Di tangan pemuda lah bagaimana nantinya masa depan bangsa ini,” pungkasnya.

Kegiatan bertema “Peran Pemuda Kalimantan Selatan dalam Menciptakan Kerukunan Umat Beragama untuk Indonesia Menuju Generasi Emas 2045”, itu dibuka Deputi 1 Bidang Pemberdayaan Pemuda Kemenpora RI, Prof Dr HM Asrorun Ni’am Sholeh MA.

Dalam sambutannya, Ni’am mengatakan realitas adanya bersuku – suku, berbangsa – bangsa, berbahasa, dan beragama yang beragam itu adalah sunnatullah dan itu diakui sebagai realitas.

“Tetapi kita tidak berhenti kepada melihat realitas saja, bagaimana merespon realitas itu secara benar,” ujar Ni’am.

“Kita punya filosofi Bhinneka Tunggal Ika. Tetapi kalau responnya salah yang terjadi nanti bisa disharmoni,” tegasnya.

Turut hadir Kepala Kanwil Kemenag Kalsel Dr H Muhammad Thamrin, Sekretaris Dispora Kalsel H Fathul Bari, Asdep Karakter Pemuda H Khairil Adha, dan Asdep Kepeloporan Pemuda Muhammad Adsan.

Adapun pesertanya dari Forum Komunikasi Pemuda Lintas Agama atau Forum Pemuda Kerukunan Umat Beragama (FPKUB) di Kalsel.

Artikel ini telah dibaca 31 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Tim Upacara & Paskibraka Laksanakan Gladi Bersama di Istana Merdeka Menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI

12 Agustus 2026 - 08:53 WIB

Finalisasi Perpres Ekosistem Transportasi Digital, Pengemudi Ojol Akan Berstatus Pelaku Usaha Mikro

11 Agustus 2026 - 19:54 WIB

Kemenpora Pastikan Persiapan FIFA ASEAN Cup 2026 Dapatkan Dukungan Penuh Presiden

11 Agustus 2026 - 19:51 WIB

Pemerintah Alokasikan Rp18,9 Triliun untuk Gaji PPPK di 546 Daerah

11 Agustus 2026 - 19:48 WIB

BMKG Pastikan Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Tak Terlihat dari Indonesia

11 Agustus 2026 - 16:57 WIB

OJK Jadikan Penguatan Pasar Modal Indonesia Sebagai Prioritas Utama

11 Agustus 2026 - 10:27 WIB

Trending di EKOBIS