Menu ✖

Mode Gelap
Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi

EKOBIS · 7 Okt 2024 08:35 WIB

Indonesia Alami Deflasi Sejak Mei 2024, Apa Itu Deflasi?


 ilustrasi penjual bantal tak laku. foto-donasionline.id/abahandiry Perbesar

ilustrasi penjual bantal tak laku. foto-donasionline.id/abahandiry

Negara Republik Indonesia alami deflasi selama lima bulan terhitung sejak Mei 2024 lalu. Deflasi adalah kondisi harga barang atau jasa mengalami penurunan karena daya beli masyarakat juga rendah. Berbagai macam faktor mengakibatkan deflasi ini terjadi.

Deflasi pada Mei 2024 lalu di Indonesia sebesar 0,03 persen MTM (month to montoh). Berlanjut Juni 2024 angkanya naik menjadi 0,08 persen dan bahkan pada Juli 2024 tembus 0,18 persen.

Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia mencatat, pada Agustus 2024 angka deflasi mulai membaik, kembali ke 0,03 persen secara bulanan. Namun, pada September 2024 mulai memburuk lagi dengan angka mencapai 0,12 persen.

Plt Kepala BPS Indonesia, Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan Deflasi September 2024 menjadi yang terparah dalam lima tahun terakhir kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Secara historis, deflasi September 2024 merupakan deflasi terdalam dibandingkan bulan yang sama dalam lima tahun terakhir, dengan tingkat deflasi sebesar 0,12 persen mtm,” kata Amalia dalam Konferensi Pers di Kantor BPS, Jakarta Pusat, Selasa (1/10) lalu.

Menanggapi hal ini, Jokowi memastikan deflasi dan inflasi harus dikendalikan, sehingga harga barang tetap stabil dan tidak merugikan banyak sektor ekonomi Indonesia.

“Jangan sampai harga-harga terlalu rendah supaya produsen tidak dirugikan. Itu menjaga keseimbangan yang tidak mudah dan kami akan berusaha terus,” pesan presiden kepada awak media di IKN, Minggu (6/10/2024).

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Kemkomdigi Pastikan Layanan Telekomunikasi Siap Dukung 200 Ribu Penonton MotoGP Mandalika

9 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Pemerintah Terbitkan Perpres 27/2026, Pengemudi Ojek Online Dapat Kepastian Hukum & Batas Biaya Platform 8 Persen

9 Oktober 2026 - 18:47 WIB

Prabowo: Ekspor Perdana Baterai Kendaraan Listrik Bukti Nyata Strategi Hilirisasi Indonesia

8 Oktober 2026 - 20:29 WIB

Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Indonesia Jaga Kepercayaan & Lindungi Investasi

8 Oktober 2026 - 20:26 WIB

11 Proyek Hilirisasi Diluncurkan di IWIP, Investasi Kawasan Terus Diperluas

8 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Investasi IWIP Rp180 Triliun akan Serap 10 Ribu Tenaga Kerja Baru

8 Oktober 2026 - 20:19 WIB

Trending di EKOBIS