Menu

Mode Gelap
Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Martapura Depan Menara Siring Pandang Ditemukan Meninggal Dunia Tim SAR Gabungan Laksanakan Operasi Pencarian Seorang Pria Diduga Tenggelam di Sungai Martapura Mengaku Polisi, Pria Ini Raup Jutaan Rupiah dengan Iming-iming Kerja di Polres Banjarbaru DJP Kalsel-Teng Sita Lima Aset Tanah Tersangka Kasus Faktur Pajak Fiktif Kebakaran Hanguskan Dua Asrama Santri dan Empat Rumah di Martapura Timur, Puluhan Kamar Ludes

ADVERTORIAL · 10 Agu 2026 19:46 WIB

Perkuat Langkah Pengendalian Inflasi, Pemprov Kalsel Akan Perluas Operasi Pasar


 Perkuat Langkah Pengendalian Inflasi, Pemprov Kalsel Akan Perluas Operasi Pasar Perbesar

Ricek.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) terus perkuat langkah antisipatif dalam mengendalikan inflasi daerah melalui operasi pasar, pemantauan harga kebutuhan pokok, hingga pengawasan distribusi bahan pangan dan bahan bakar minyak.

Hal tersebut disampaikan Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Setda Provinsi Kalsel, Adi Santoso, usai mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Nasional secara virtual bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Command Center Kalsel, Banjarbaru pada Senin (10/8/2026).

Adi mengatakan, langkah pengendalian inflasi dilakukan menindaklanjuti arahan Gubernur Kalsel Muhidin kepada sejumlah instansi terkait agar segera mengambil langkah antisipatif terhadap perkembangan harga dan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat.

“Untuk penanganan pengendalian inflasi Kalimantan Selatan sebagaimana arahan Bapak Gubernur kepada beberapa instansi terkait untuk segera melakukan langkah-langkah antisipatif,” ujarnya.

Menurut Adi, Dinas Perdagangan Kalsel telah melakukan sejumlah kegiatan operasi pasar sekaligus pemantauan harga kebutuhan pokok masyarakat. Upaya tersebut juga diperkuat melalui koordinasi lintas sektor, termasuk Satgas Pangan yang secara rutin melakukan pemantauan dan pengawasan untuk mencegah adanya spekulasi yang dapat memengaruhi harga di pasaran.

Selain menjaga harga, pemerintah juga memperhatikan aspek ketersediaan dan distribusi bahan bakar minyak (BBM). Hal ini penting untuk memastikan kelancaran transportasi dalam mendistribusikan kebutuhan pokok hingga ke daerah-daerah pelosok.

“Distribusi bahan bakar minyak dipastikan sehingga transportasi untuk angkutan kebutuhan pokok bisa sampai ke daerah pelosok dengan harga yang stabil,” jelasnya.

Pada hari yang sama, Gubernur Kalsel Muhidin juga memimpin langsung kegiatan pasar murah atau operasi pasar di Barabai. Kegiatan tersebut menjadi salah satu langkah pemerintah untuk memastikan komoditas yang mengalami keterbatasan atau kelangkaan tetap tersedia bagi masyarakat.

Adi berharap dukungan anggaran terhadap kegiatan operasi pasar dapat terus diperkuat sehingga pelaksanaannya dapat diperluas ke lebih banyak wilayah di Kalsel.

“Mudah-mudahan kegiatan operasi pasar pemerintah ini didukung anggaran yang cukup sehingga semakin banyak titik-titik pelaksanaan operasi pasar bisa dilaksanakan di Kalimantan Selatan,” katanya.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Gubernur BI Definitif Kosong, Presiden Ajukan Destry Damayanti sebagai Calon Tunggal

10 Agustus 2026 - 20:00 WIB

Jaga Kepercayaan Investor & Dukung Pembiayaan Ekonomi, Pemerintah Perkuat Pasar Modal

10 Agustus 2026 - 19:57 WIB

Jajaki Kerjasama dengan FinTech, Mendes PDT Dorong Pilot Project Pembiayaan 500-1.000 BUM Desa

10 Agustus 2026 - 19:55 WIB

Tingkatkan Kapasitas & Kompetensi Pengrajin, Dekranasda Banjarmasin Dorong Inovasi Sasirangan Pewarna Alam

10 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Torehkan Prestasi di Kejurda Panahan Pelajar 2026, Nadhifa Tiandra Wahyudi Raih Dua Medali

10 Agustus 2026 - 19:47 WIB

Sekda Banjarmasin Buka FGD Strategi Pengembangan Seni Budaya Islam

10 Agustus 2026 - 19:22 WIB

Trending di Banjarmasin