Menu

Mode Gelap
Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi Gubernur Kalsel Siapkan Bonus bagi Pelapor Pelaku Karhutla Satu Korban KM Virgo Transport 8 Kembali Ditemukan Tim SAR Basarnas Perpanjang Operasi SAR KM Virgo Transport 8, 126 Korban Masih Dicari Karhutla di Cindai Alus Martapura, Kabel Listrik Putus Hambat Pemadaman

ADVERTORIAL · 26 Okt 2024 10:02 WIB

Haji Fani dan Habib Taufan Optimis Bisa Kelola Objek Wisata Bersejarah di Tabalong


 Haji Fani silaturahim di rumah warga sekitar makam KH. Muhammad Arif Bin H Hamim sekaligus salat Jumat berjemaah di Mesjid Ma'arif, di Desa Habau  dalam rangkaian program Perbesar

Haji Fani silaturahim di rumah warga sekitar makam KH. Muhammad Arif Bin H Hamim sekaligus salat Jumat berjemaah di Mesjid Ma'arif, di Desa Habau dalam rangkaian program "Jumat Berkah." (foto : ist/dzr)

TANJUNG – Calon Bupati Tabalong, Muhammad Noor Rifani, optimis objek wisata bersejarah di Kabupaten Tabalong bisa dikelola, bahkan dikembangkan dengan lebih baik.

Hal itu dia ungkapkan setelah berziarah ke makam KH. Muhammad Arif Bin H Hamim di Desa Habau, RT. 03, Kecamatan Banua Lawas, Tanjung, pada Jumat (25/10/2024) siang.

Oleh Pemprov Kalsel, makam tersebut telah ditetapkan sebagai situs cagar budaya.

“Ke depan kita ingin ada semacam galeri, rumah pintar, hingga taman seni dan budaya. Sebagai fasilitas atau ruang edukasi dalam bentuk audio visual dan pertunjukkan,” ujarnya.

Menurutnya, Pemkab Tabalong harus segera melakukan pengelolaan secara langsung terhadap berbagai potensi objek wisata, di antaranya objek wisata religi dan tak benda, seperti adat istiadat, kesenian dan kebudayaan.

“Di masa mendatang, budaya dan sejarah daerah kabupaten ini akan menjadi kekayaan yang tak ternilai. Untuk itu harus ada perencanaan mengelola itu secara baik dan profesional,” katanya.

Dia menilai perlu ada deskripsi dari beragam seni, budaya dan tulisan sejarah yang teruji secara ilmiah, kemudian terarsip secara baik. Hingga, lanjut dia, selain menjadi referensi sejarah, itu juga berguna sebagai fasilitas edukasi sekaligus promosi nilai kepariwisataan daerah.

Calon Bupati Tabalong, Muhammad Noor Rifani kunjungi makam KH. Muhammad Arif Bin H Hamim di Desa Habau, RT. 03, Kecamatan Banua Lawas, Tanjung, pada Jumat (25/10/2024) siang. (foto : ist/dzr)

Untuk mengelola kekayaan budaya dan kuatnya karakteristik daerah, ragam kuliner serta objek wisata alam yang masih alami, membutuhkan manajemen secara serius, tersistem dan berkelanjutan.

“Hingga Kabupaten Tabalong akan menjadi kota destinasi atau tujuan aneka objek pariwisata yang menarik berbagai peminatnya,” katanya.

Sebelum berziarah, siang itu Haji Fani sengaja datang ke Desa Habau untuk salat Jumat berjemaah di Mesjid Ma’arif, desa setempat dalam rangkaian program “Jumat Berkah.”

Sebelumnya, calon Wakil Bupati Tabalong, Habib Taufan juga telah bersilaturahmi dengan masyarakat sekaligus berziarah ke makam KH. Muhammad Arif Bin H Hamim pada Senin (21/10/2024) awal pekan tadi.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

PLN Icon Plus Regional Kalimantan Dorong Kepedulian Lewat Donor Darah

23 September 2026 - 11:10 WIB

Ikut Padamkan Titik Api, Gubernur Kalsel Pastikan Kawasan Rumah Sakit Terhindar Ancaman Karhutla

22 September 2026 - 21:59 WIB

Gubernur Kalsel Dorong Pengelolaan Geopark Meratus Berorentasi Pengembangan Pariwasata, Budaya & Penguatan Ekonomi

22 September 2026 - 21:56 WIB

Percepatan Pembangunan Sanitasi Pemukiman, Pemprov Kalsel Tekankan Implementasi Strategi SSK

22 September 2026 - 21:53 WIB

Jaga Kestabilan Harga, Pemprov Kalsel Pantau Distrubusi Pangan di Daerah

22 September 2026 - 21:49 WIB

Pemkab Kotabaru Koordinasikan Pengembangan Pelabuhan dengan Balai KSDA Kalsel

22 September 2026 - 14:49 WIB

Trending di ADVERTORIAL