Menu

Mode Gelap
Polisi Amankan Pria Diduga Pelaku Begal Payudara di Martapura, Akui Beraksi di 7 Lokasi Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Martapura Depan Menara Siring Pandang Ditemukan Meninggal Dunia Tim SAR Gabungan Laksanakan Operasi Pencarian Seorang Pria Diduga Tenggelam di Sungai Martapura Mengaku Polisi, Pria Ini Raup Jutaan Rupiah dengan Iming-iming Kerja di Polres Banjarbaru DJP Kalsel-Teng Sita Lima Aset Tanah Tersangka Kasus Faktur Pajak Fiktif

HEADLINE · 7 Des 2024 01:52 WIB

Presiden Prabowo Menilai Pengunduran Diri Miftah Adalah Bentuk Tanggung Jawab


 Presiden Prabowo Subianto saat menyampaikan keterangan pers di Istana Negara, Jumat (6/12/2024). Foto: captured/Sekreteriat Presiden. Perbesar

Presiden Prabowo Subianto saat menyampaikan keterangan pers di Istana Negara, Jumat (6/12/2024). Foto: captured/Sekreteriat Presiden.

Riceknews.Id – Presiden RI Prabowo Subianto menanggapi pengunduran diri Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah dari jabatan Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan.

Presiden Prabowo menyatakan, pengunduran diri tersebut merupakan bentuk tanggung jawab atas kalimat yang dilontarkan Miftah kepada penjual es teh.

“Saya kira itu adalah tindakan bertanggung jawab,” ujar Presiden Prabowo dalam keterangan pers kepada awak media di Istana Merdeka, Jakarta, dikutip dari Youtube Sekreteriat Presiden, Jumat (6/12/2024).

Prabowo melanjutkan, Gus Miftah kemungkinan tidak memiliki niat buruk atau niat untuk menghina.

“Terlepas mungkin salah ucap, beliau sadar salah, bertanggung jawab, lalu mengundurkan diri. Saya kita itu adalah sikap yang kesatria,” lanjut Presiden.

Terkait pengganti Gus Miftah, Prabowo menyatakan bahwa pemerintah akan segera mencari sosok tepat.

Sedangkan terkait usulan sertifikasi bagi juru dakwah, ia menyebut akan melibatkan berbagai pihak agar memberikan masukan.

“Nanti kami lihat kalangan yang mengerti masalah ini semua, mungkin nanti mereka akan kasih masukan. Majelis Ulama, kalangan dari ormas keagamaan, dan sebagainya nanti kita minta pendapat dari mereka,” pungkas Presiden.

Perlu diketahui, sebelumnya anggota Komisi VIII DPR RI turut menyoroti kasus Gus Miftah yang mengolok penjual es teh.

DPR mendorong agar Kementerian Agama (Kemenag) harus melakukan sertifikasi bagi seluruh juru dakwah di Indonesia, agar materi dakwah tidak melewati batas dari nilai keagamaan.

Pewarta: Haris Pranata
Editor: Hendra

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Berhasil Diamankan Polisi, Penyidik Tangani Langsung Kasus Terduga Begal Payudara di Martapura

16 Agustus 2026 - 07:13 WIB

Karhutla Kembali Terjadi di Tambang Ulang Tanah Laut, Asap Tebal Selimuti Jalan Pelaihari-Banjarmasin

15 Agustus 2026 - 18:49 WIB

Garuda Indonesia Kembali Buka Rute Bandung-Denpasar, Kemenhub Berikan Sambutan Baik

15 Agustus 2026 - 07:22 WIB

Tarik Talenta Istimewa Indonesia, Prabowo Usulkan Kewarganegaraan Ganda Terbatas

15 Agustus 2026 - 03:49 WIB

Indonesia Umumkan Pusat Finansial Internasional & Dorong Pembiayaan Proyek Strategis Jangka Panjang

15 Agustus 2026 - 03:47 WIB

Perkuat Posisi Indonesia di Pasar Global, Presiden Prabowo Siapkan Bursa Mineral Strategis

15 Agustus 2026 - 03:44 WIB

Trending di NASIONAL