Menu

Mode Gelap
Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal

Pemprov Kalsel · 20 Des 2024 22:04 WIB

Pemprov Kalsel Ditargetkan Optimasi Lahan Rawa Seluas 41.829 Hektare


 Pemprov Kalsel mendapat target Optimasi Lahan Rawa seluas 41.829 Hektare. foto-MC Kalsel Perbesar

Pemprov Kalsel mendapat target Optimasi Lahan Rawa seluas 41.829 Hektare. foto-MC Kalsel

Riceknews.Id – Program optimasi lahan rawa menjadi salah satu program unggulan dari Kementerian Pertanian yang dilaksanakan di Kalimantan Selatan (Kalsel).

Pada tahun 2024, Pemerintah Provinsi Kalsel mendapat targetkan optimasi lahan rawa seluas 41.829 hektare, yang akan dilaksanakan di delapan kabupaten.

Plh. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel, Imam Subarkah, menyampaikan bahwa dari total target tersebut, Kabupaten Tanah Laut (Tala) dan Barito Kuala (Batola) menjadi daerah dengan area terluas untuk program ini.

“Di antara delapan kabupaten yang terlibat, Kabupaten Tala dan Batola mendapat area terluas untuk program optimasi lahan rawa,” kata Imam, Jumat (20/12/2024).

Imam juga mengungkapkan bahwa terdapat beberapa kendala dalam pelaksanaan program ini, terutama terkait musim penghujan.

Saat ini, Kalsel tengah memasuki musim hujan yang menyebabkan lahan yang ada mulai terendam air. Hal ini mempengaruhi kegiatan konstruksi, terutama dalam normalisasi saluran air dan pembuatan pintu air.

“Pembuatan pintu air membutuhkan proses pembendungan sungai, dan jika airnya terlalu dalam atau tinggi, kita mengalami kesulitan,” ujarnya.

Namun, meskipun menghadapi tantangan tersebut, Pemerintah Provinsi Kalsel melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan terus berupaya dengan memanfaatkan infrastruktur yang ada, seperti saluran dan pompa air, untuk mempercepat proses penanaman.

“Dengan optimasi lahan rawa, kami berharap penanaman yang sebelumnya hanya bisa dilakukan dua kali setahun, kini dapat ditingkatkan menjadi tiga kali penanaman,” tutup Imam.

Pewarta: Hendra

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Perebutkan Tiket ke PeSONas Kupang, 150 Atlet SOIna Berlaga di Pesoda Kalsel 2026

14 Juni 2026 - 10:55 WIB

Dekatkan Pelayanan Bagi Masyarakat Nelayan, Dislautkan Kalsel Hadirkan Gerai Perizinan Kapal Perikanan

13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Dislautkan Serahkan Bantuan Perahu Bermotor Gubernur Kalsel

13 Juni 2026 - 18:16 WIB

Dorong Pengembangan Haruan Estate, Pemprov Kalsel Serahkan Bantuan Hibah Sarana Budidaya Ikan Gabus

13 Juni 2026 - 17:49 WIB

Dinilai Perkuat Kemampuan & Solidaritas Relawan Damkar, Pemprov Kalsel Apresiasi Buser Cup 690

13 Juni 2026 - 15:05 WIB

Matangkan Kerjasama dengan PSSN, Diskominfo Kalsel Gelar Rapat Daring Bahas Draft PKS

12 Juni 2026 - 18:32 WIB

Trending di DAERAH