Menu

Mode Gelap
Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal

PERISTIWA · 28 Des 2024 18:48 WIB

Kronologi Penemuan Mayat di Sungai Martapura Desa Lok Buntar


 Kronologi Penemuan Mayat di Sungai Martapura Desa Lok Buntar Perbesar

Riceknews.Id – Warga Desa Lok Buntar, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kalsel,  digemparkan dengan penemuan mayat seorang pria di perairan Sungai Martapura, Sabtu (28/12/2024) sekira pukul 07.00 Wita.

Identitas korban diketahui bernama Rahmani (61). Pria lansia ini merupakan warga Jalan Mentaos Indah, Kota Banjarbaru, yang berprofesi sebagai pensiunan PNS.

Informasi penemuan mayat awalnya dilaporkan oleh seorang saksi yang mencurigai adanya benda yang tersangkut di antara tanaman eceng gondok di Sungai Martapura.

Setelah diperiksa menggunakan perahu, saksi memastikan bahwa benda tersebut adalah tubuh seorang pria yang telah meninggal dunia.

Saksi kemudian membawa jenazah ke tepi sungai dan menginformasikan kejadian tersebut kepada warga sekitar.

Salah satu warga melaporkan temuan ini kepada Polsek Sungai Tabuk. Polisi segera mendatangi lokasi penemuan mayat.

Korban kemudian dibawa ke RSUD Ratu Zalecha Martapura menggunakan mobil PMI Kabupaten Banjar, didampingi Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Banjar dan Polsek Sungai Tabuk.

Kapolres Banjar AKBP M Ifan Hariyat melalui Kapolsek Sungai Tabuk Iptu Sumari mengatakan, berdasar keterangan keluarga korban, bahwa R telah hilang sejak Kamis, 26 Desember 2024.

“Korban terakhir terlihat di Desa Pekauman Ulu, Kecamatan Martapura Timur, saat membantu pemasangan umbul-umbul untuk persiapan haul. Pada malam harinya, sepeda motor korban ditemukan di sebuah langgar, namun keberadaannya tidak diketahui,” ungkap Kapolsek.

Masih berdasarkan keterangan keluarga, bahwa korban diketahui tidak bisa berenang.

Adapun hasil visum luar oleh dr. Abdul Rahman Sidiq menunjukkan tidak ada indikasi tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Korban diduga kuat meninggal akibat tenggelam, dengan pembengkakan di tubuh serta keluarnya darah dari mulut, hidung, dan telinga,” terangnya.

Polisi mengamankan beberapa barang bukti, di antaranya: satu kemeja panjang hitam dengan motif garis coklat, Satu celana pendek hitam, dan Satu celana panjang hitam.

Keluarga korban menolak dilakukan autopsi dan memutuskan untuk membawa jenazah ke rumah duka di Banjarbaru untuk dimakamkan.

Pewarta: Hendra

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Kasus Curanmor di Tungkaran, Polsek Martapura Ringkus Dua Pelaku Kurang dari 24 Jam

17 Juli 2026 - 20:04 WIB

Terjatuh ke Dalam Sumur, Tim SAR Evakuasi Pria di Banjarbaru dalam Kondisi Meninggal Dunia

17 Juli 2026 - 15:53 WIB

Operasi SAR Ditutup Usai Bocah yang Diduga Disambar Buaya di Kotabaru Ditemukan Meninggal

16 Juli 2026 - 08:30 WIB

Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Anak Diduga Diterkam Buaya di Sungai Kupang

15 Juli 2026 - 05:16 WIB

Lewat Bantuan TJSL, Angkasa Pura Indonesia Perkuat Kesejahteraan Warga

14 Juli 2026 - 17:48 WIB

Warga Aranio Digegerkan Temuan Granat Peninggalan Perang, Gegana Brimob Polda Kalsel Langsung Lakukan Penanganan

14 Juli 2026 - 10:11 WIB

Trending di HEADLINE