Menu

Mode Gelap
Viral Video IGD Puskesmas Sungai Ulin, Wali Kota Banjarbaru Jenguk Pasien di RSUD Ratu Zalecha Kandang Ayam dan Truk Terbakar di Pelaihari, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta Rupiah Kabut Asap Karhutla Ganggu Pengendara di Jalur Tanah Laut–Banjarbaru, Polisi Beri Imbauan Karhutla Berkobar di Liang Anggang Banjarbaru, Jalur Banjarbaru–Bati-Bati Ditutup Total Kabut Asap Karhutla Selimuti Bati-Bati hingga Banjarbaru, Pengendara Pilih Berhenti

HEADLINE · 14 Jul 2026 10:11 WIB

Warga Aranio Digegerkan Temuan Granat Peninggalan Perang, Gegana Brimob Polda Kalsel Langsung Lakukan Penanganan


 Warga Aranio Digegerkan Temuan Granat Peninggalan Perang, Gegana Brimob Polda Kalsel Langsung Lakukan Penanganan Perbesar

Ricek.ID – Warga Desa Aranio, Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar pada Senin (13/7/2026) dikejutkan dengan penemuan sebuah benda yang diduga merupakan granat tangan di pinggir sungai. Temuan tersebut langsung dilaporkan kepada aparat kepolisian untuk mengantisipasi potensi bahaya.

Mendapat laporan dari masyarakat, personel piket Polsek Aranio segera menuju lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal. Petugas kemudian mengamankan area dengan memasang garis polisi (police line) serta mengimbau warga agar tidak mendekati ataupun menyentuh benda yang dicurigai sebagai bahan peledak tersebut.

Kapolsek Aranio selanjutnya berkoordinasi dengan Unit Keamanan Negara (Kamneg) Sat Intelkam Polres Banjar. Informasi itu kemudian diteruskan kepada Unit Penjinak Bom (Jibom) Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Kalimantan Selatan untuk penanganan lebih lanjut sesuai prosedur.

Setelah tiba di lokasi, tim Jibom melakukan identifikasi terhadap benda tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan, benda itu dipastikan merupakan granat tangan jenis granat nanas yang diperkirakan merupakan peninggalan masa perang dan diproduksi pada tahun 1916.

Kapolres Banjar AKBP Dr. Fadli melalui Kasi Humas Polres Banjar AKP Alfian Noor menjelaskan demi menjaga keselamatan masyarakat, granat tersebut segera dievakuasi ke lokasi yang aman dan jauh dari permukiman penduduk.

“Setelah dilakukan identifikasi oleh Tim Jibom Detasemen Gegana Satbrimob Polda Kalimantan Selatan, benda tersebut dipastikan merupakan granat tangan jenis granat nanas produksi tahun 1916 yang diduga merupakan peninggalan masa perang. Selanjutnya granat dievakuasi ke lokasi yang aman untuk dilakukan disposal atau pemusnahan sesuai prosedur,” ujar AKP Alfian Noor.

Selama proses evakuasi hingga pemusnahan berlangsung, personel Polsek Aranio bersama tim Gegana dan instansi terkait melakukan pengamanan di sekitar lokasi. Warga juga diminta menjauhi area disposal guna menghindari risiko yang tidak diinginkan.

AKP Alfian Noor menambahkan, seluruh rangkaian penanganan berjalan sesuai standar operasional prosedur dan tidak menimbulkan gangguan terhadap keamanan masyarakat.

“Proses pengamanan, evakuasi, hingga disposal berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Situasi kamtibmas di wilayah Desa Aranio tetap kondusif,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

258 Keluarga Desa Pekauman Terima Bantuan Beras Bulog

1 September 2026 - 16:36 WIB

Polisi Amankan Warga Diduga Bakar 0,5 Hektare Lahan di Bajuin Tanah Laut

31 Agustus 2026 - 22:13 WIB

Viral Video IGD Puskesmas Sungai Ulin, Wali Kota Banjarbaru Jenguk Pasien di RSUD Ratu Zalecha

27 Agustus 2026 - 23:18 WIB

Kandang Ayam dan Truk Terbakar di Pelaihari, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta Rupiah

27 Agustus 2026 - 14:19 WIB

Kabut Asap Karhutla Ganggu Pengendara di Jalur Tanah Laut–Banjarbaru, Polisi Beri Imbauan

27 Agustus 2026 - 09:47 WIB

Staf DPRD Banjar Dipanggil Polda Kalsel, Ini Penjelasan Pimpinan Dewan

25 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Trending di DAERAH