Menu

Mode Gelap
Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Martapura Depan Menara Siring Pandang Ditemukan Meninggal Dunia Tim SAR Gabungan Laksanakan Operasi Pencarian Seorang Pria Diduga Tenggelam di Sungai Martapura Mengaku Polisi, Pria Ini Raup Jutaan Rupiah dengan Iming-iming Kerja di Polres Banjarbaru DJP Kalsel-Teng Sita Lima Aset Tanah Tersangka Kasus Faktur Pajak Fiktif Kebakaran Hanguskan Dua Asrama Santri dan Empat Rumah di Martapura Timur, Puluhan Kamar Ludes

Kab. Kotabaru · 4 Jul 2025 22:14 WIB

DPRD Kotabaru Desak Percepatan Pembangunan Embung Seratak, Solusi Krisis Air Pulau Laut


 DPRD Kotabaru Desak Percepatan Pembangunan Embung Seratak, Solusi Krisis Air Pulau Laut Perbesar

Riceknews.Id – DPRD Kabupaten Kotabaru menyoroti pentingnya percepatan pembangunan Embung Seratak yang telah diusulkan sejak tahun 2020. Proyek ini dinilai memiliki potensi besar untuk mengatasi krisis air yang kerap melanda wilayah Pulau Laut.

Anggota DPRD Kotabaru, Gewsma Mega Putra, menyatakan bahwa Embung Seratak sangat krusial untuk segera direalisasikan sebagai sumber air baku bagi kebutuhan masyarakat.

“Embung Seratak sudah kami usulkan sejak tahun 2020 agar bisa segera direalisasikan sebagai sumber air baku untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujar Gewsma usai rapat pada Senin (30/6/2025).

Menurut Gewsma, potensi embung ini sangat besar. Tidak hanya untuk irigasi di wilayah Pulau Laut Timur hingga Pulau Laut Utara, tetapi juga mampu memenuhi kebutuhan air di kawasan perkotaan.

“Setiap empat bulan tanpa hujan, kita mengalami krisis air. Maka keberadaan embung ini sangat strategis untuk menjawab persoalan-persoalan tersebut,” jelasnya.

Gewsma menambahkan, dari sisi lingkungan, pembangunan embung justru akan memberikan dampak positif karena membantu menstabilkan ketersediaan air di musim kemarau.

Terkait fungsi pengawasan, Gewsma menegaskan bahwa DPRD akan memastikan proyek berjalan sesuai rencana. “Kami akan mendorong Komisi III untuk turun langsung ke lapangan meninjau kegiatan sekaligus mengawasi proses pembangunan Embung Seratak,” tegasnya.

Namun, tantangan utama yang dihadapi dalam pelaksanaan proyek ini adalah faktor cuaca. Gewsma berharap kondisi alam mendukung agar proses pembangunan bisa berjalan lancar.

Gewsma juga mengungkapkan bahwa program pembangunan Embung Seratak berasal dari Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan Selatan, dan bukan melalui skema Dana Alokasi Khusus (DAK). Meski demikian, ia berharap anggaran bisa diakomodasi melalui APBD.

“Mudah-mudahan tahun ini bisa masuk dalam APBD agar segera terealisasi,” pungkas Gewsma.

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Paripurna DPRD, Bupati Kotabaru Sampaikan KUPA & PPAS Perubahan APBD Tahun 2026

3 Agustus 2026 - 17:04 WIB

Kunjungan Ke Makodim 1004, GOW Kotabaru Gelar Pertemuan & Edukasi Kesehatan Mental

3 Agustus 2026 - 16:40 WIB

Pemkab Kotabaru Hadiri Malam Ramah Tamah Kunjungan KRI Banjarmasin-592

3 Agustus 2026 - 10:48 WIB

GENSAI Movement Gelar Pekan ASI Sedunia Kotabaru 2026, Usung Tema “Ibu Bahagia, ASI Lancar”

2 Agustus 2026 - 15:08 WIB

Pemkab Kotabaru Bersama Perwosi Resmi Tutup Perwosi Cup I 2026

31 Juli 2026 - 17:00 WIB

PT Pelsart & PGRI Gelar Pelatihan, 70 Guru di Sungai Durian & Pamukan Barat Tingkatkan Kompetensi

31 Juli 2026 - 16:56 WIB

Trending di ADVERTORIAL