Menu

Mode Gelap
Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Martapura Depan Menara Siring Pandang Ditemukan Meninggal Dunia Tim SAR Gabungan Laksanakan Operasi Pencarian Seorang Pria Diduga Tenggelam di Sungai Martapura Mengaku Polisi, Pria Ini Raup Jutaan Rupiah dengan Iming-iming Kerja di Polres Banjarbaru DJP Kalsel-Teng Sita Lima Aset Tanah Tersangka Kasus Faktur Pajak Fiktif Kebakaran Hanguskan Dua Asrama Santri dan Empat Rumah di Martapura Timur, Puluhan Kamar Ludes

DAERAH · 26 Agu 2025 12:46 WIB

Sanggar Burung Ruai Memukau di Festival Banjarbaru, Bawa Semangat Dayak Global


 Penampilan Sanggar Burung Ruai berhasil memikat perhatian penonton di Festival Seni dan Pawai Budaya Banjarbaru 2025. Foto: istimewa Perbesar

Penampilan Sanggar Burung Ruai berhasil memikat perhatian penonton di Festival Seni dan Pawai Budaya Banjarbaru 2025. Foto: istimewa

Riceknews.Id – Sanggar Burung Ruai berhasil memikat perhatian penonton di Festival Seni dan Pawai Budaya Banjarbaru 2025 yang berlangsung di Lapangan Murjani selama sepekan, 22 – 29 Agustus.

Dalam event tersebut, sanggar Burung Ruai menampilkan beragam kreasi seni, mulai dari peragaan busana hasil kolaborasi dengan Gusti Alia Collection hingga tarian khas Dayak seperti tarian mandau dan musik tradisional sape.

Konsisten menjadi wadah pelestarian budaya Dayak, sanggar yang diketuai oleh Alferina Rekcson ini terus berinovasi. Alferina menyatakan bahwa Sanggar Burung Ruai selalu terbuka untuk kolaborasi dan terus mengembangkan kreativitas, termasuk dalam merancang busana tari dan kostum etnik.

“Kami membawa semangat Dayak global, yakni gabungan dari Dayak Ma’anyan, Ngaju, dan Kalbar,” ujarnya.

Perjalanan Sanggar: Berawal dari Tiga Orang hingga Dilirik Film Layar Lebar

Berdiri sejak Februari 2020, Sanggar Burung Ruai berawal dari inisiatif kecil. “Awalnya hanya kami bertiga yang ingin tarian Dayak tetap ada, khususnya untuk acara pernikahan,” ungkap Alferina.

Seiring waktu, minat generasi muda terhadap kesenian daerah semakin tumbuh. Banyak pelajar dan remaja di Banjarbaru bergabung, baik untuk belajar maupun melestarikan budaya Dayak.

Sanggar ini kemudian resmi terdaftar di Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Banjarbaru dan kerap dilibatkan dalam berbagai kegiatan pemerintah daerah.

“Misi kami memang untuk memajukan dan mengenalkan budaya Dayak kepada masyarakat luas. Kami mendapat dukungan penuh dari Disporabudpar,” tambah Alferina.

Tidak hanya di Banjarbaru, Sanggar Burung Ruai kini juga membuka pelatihan seni di Banjarmasin, bahkan untuk anak-anak usia dini. Salah satu pencapaian membanggakan adalah keterlibatan mereka dalam film layar lebar, Racun Sangga.

“Awalnya kami diminta tampil menari di sebuah festival. Ternyata, penampilan itu dilirik dan berlanjut menjadi bagian dari syuting film. Tarian asli Dayak yang kami bawakan sangat sesuai dengan alur cerita film tersebut,” jelas Alferina, bangga.

Pewarta: Hendra Lianor

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Pemprov Kalsel Gandeng The Breeze Waterpark Sukseskan Program KIA

13 Agustus 2026 - 13:36 WIB

Salat Hajat di Masjid Agung Al-Karomah Martapura, Pemkab Banjar Doakan Daerah Makin Berkah

13 Agustus 2026 - 05:55 WIB

Berpartisipasi di Kalsel Expo 2026, RSJ Sambang Lihum Hadirkan Layanan Deteksi Stres

13 Agustus 2026 - 05:49 WIB

RSUD Ulin Banjarmasin Perkenalkan Layanan Stroke Modern di Kalsel Expo 2026

13 Agustus 2026 - 05:46 WIB

Gubernur Launching Gebyar Panutan Pajak Kendaraan Bermotor Tahun 2026 di Kalsel Expo

13 Agustus 2026 - 05:40 WIB

Pemprov Resmi Buka Pelaksanaan Kalsel Expo 2026

13 Agustus 2026 - 05:37 WIB

Trending di ADVERTORIAL