Menu

Mode Gelap
MV Hai Da Bawa 69 Korban Selamat KM Virgo Tiba di Banjarmasin KM Virgo Transport 8: 107 Selamat, 6 Meninggal, 136 Masih Dicari KM Virgo Transport 8, 103 Orang Telah Dievakuasi dari Perairan Laut Jawa Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, Bawa 243 Orang Viral Video IGD Puskesmas Sungai Ulin, Wali Kota Banjarbaru Jenguk Pasien di RSUD Ratu Zalecha

DAERAH · 3 Sep 2025 11:35 WIB

Partisipasi PELANGI Tanbu di Festival Layang-Layang Internasional di Tanah Laut


 Partisipasi PELANGI Tanbu di Festival Layang-Layang Internasional di Tanah Laut Perbesar

Riceknews.Id – Perkumpulan Pelayang Seluruh Indonesia (PELANGI) Kabupaten Tanah Bumbu menghadiri undangan sebagai tim ekshibisi dalam Festival Layang-Layang Dandang Internasional di Kabupaten Tanah Laut. Acara ini mengusung tema “Layang-Layang Dandang Khas Kalimantan Selatan” dan berlangsung di Pantai Batakan Baru pada 30-31 Agustus 2025.

Festival ini juga menjadi agenda verifikasi tim penilai MURI (Museum Rekor Dunia Indonesia) Pusat untuk Kabupaten Tanah Laut yang berhasil meraih rekor MURI 2025 sebagai Penyelenggara Festival Layang-Layang Dandang terbanyak di Indonesia.

Ketua Umum PELANGI, Sari Majid, hadir bersama perwakilan dari berbagai provinsi di Indonesia dan pelayang mancanegara, seperti Malaysia, Singapura, dan Prancis. Pada Minggu (31/8/2025), acara secara resmi dibuka oleh Bupati Tanah Laut. Setelah itu, sebanyak 985 layang-layang Dandang dari seluruh Kalimantan, termasuk dari Tanah Bumbu, diterbangkan serentak.

Ketua PELANGI Tanah Bumbu, Muhammad Syarif Nawfal, membawa beragam karya layang-layang, hasil binaan Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (BUDPORPAR) Tanah Bumbu. Karya tersebut meliputi layang-layang modern kategori 3 dimensi (Train Naga dan Gurita) dan 2 dimensi (ROKAKU dengan lambang Tanah Bumbu), serta dua buah layang-layang tradisional Dandang bertema budaya khas Tanah Bumbu. Selain itu, tim juga membawa dua layang-layang olahraga jenis 4 kendali dan 2 kendali.

Partisipasi dalam festival ini diharapkan dapat memotivasi semangat dan meningkatkan keahlian para pelayang di Tanah Bumbu, agar bidang budaya, kepemudaan, olahraga, dan pariwisata di kabupaten ini dapat semakin maju.

Selain itu, acara ini menjadi ajang untuk berbagi ilmu dan mempererat tali silaturahmi antar komunitas layang-layang. Taufik juga berharap, festival ini bisa mempromosikan Layang-Layang Dandang khas Kalimantan Selatan, yang memiliki ciri khas bunyi “dangung,” sebagai warisan budaya Banjar kepada masyarakat luas, baik di dalam maupun luar negeri.

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Jenguk Korban Kapal Virgo Transport 8 di Rumah Sakit, Gubernur Kalsel Perintahkan Percepat Pelayanan untuk Korban

14 September 2026 - 21:02 WIB

Fathul Jannah Muhidin Gaungkan Penguatan Posyandu 6 SPM & PAUD Ramah Anak

14 September 2026 - 20:57 WIB

Dorong Kehadiran Perpustakaan Desa, Fathul Jannah Ajak Kader Posyandu Giatkan Aktivitas Membaca

14 September 2026 - 20:52 WIB

Wagub Kalsel Hadiri Majelis Taklim Bulanan Ahbabul Musthofa & Peringatan Maulid Nabi Bersama Habib Syech

14 September 2026 - 20:49 WIB

Kapolres Tanah Laut Minta Personelnya Jaga Nama Baik Institusi & Tingkatkan Pelayanan kepada Masyarakat

14 September 2026 - 19:38 WIB

Indocement Salurkan Bantuan Air Bersih di Tengah Musim Kemarau

14 September 2026 - 17:33 WIB

Trending di ADVERTORIAL