Menu ✖

Mode Gelap
Nasib Nelayan Labuan Mas Kotabaru, Puluhan Tahun Menanti Dermaga yang Tak Kunjung Dibangun Diduga Lakukan Begal Payudara, Pria di Tanah Laut Diamankan Warga Polres Banjarbaru Sita 3,6 Kg Sabu, 13 Tersangka Ditangkap Tujuh Kabupaten di Kalsel Terima Bantuan Karhutla Rp80 Miliar dari Pusat Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti

DAERAH · 3 Sep 2025 11:35 WIB

Partisipasi PELANGI Tanbu di Festival Layang-Layang Internasional di Tanah Laut


 Partisipasi PELANGI Tanbu di Festival Layang-Layang Internasional di Tanah Laut Perbesar

Riceknews.Id – Perkumpulan Pelayang Seluruh Indonesia (PELANGI) Kabupaten Tanah Bumbu menghadiri undangan sebagai tim ekshibisi dalam Festival Layang-Layang Dandang Internasional di Kabupaten Tanah Laut. Acara ini mengusung tema “Layang-Layang Dandang Khas Kalimantan Selatan” dan berlangsung di Pantai Batakan Baru pada 30-31 Agustus 2025.

Festival ini juga menjadi agenda verifikasi tim penilai MURI (Museum Rekor Dunia Indonesia) Pusat untuk Kabupaten Tanah Laut yang berhasil meraih rekor MURI 2025 sebagai Penyelenggara Festival Layang-Layang Dandang terbanyak di Indonesia.

Ketua Umum PELANGI, Sari Majid, hadir bersama perwakilan dari berbagai provinsi di Indonesia dan pelayang mancanegara, seperti Malaysia, Singapura, dan Prancis. Pada Minggu (31/8/2025), acara secara resmi dibuka oleh Bupati Tanah Laut. Setelah itu, sebanyak 985 layang-layang Dandang dari seluruh Kalimantan, termasuk dari Tanah Bumbu, diterbangkan serentak.

Ketua PELANGI Tanah Bumbu, Muhammad Syarif Nawfal, membawa beragam karya layang-layang, hasil binaan Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (BUDPORPAR) Tanah Bumbu. Karya tersebut meliputi layang-layang modern kategori 3 dimensi (Train Naga dan Gurita) dan 2 dimensi (ROKAKU dengan lambang Tanah Bumbu), serta dua buah layang-layang tradisional Dandang bertema budaya khas Tanah Bumbu. Selain itu, tim juga membawa dua layang-layang olahraga jenis 4 kendali dan 2 kendali.

Partisipasi dalam festival ini diharapkan dapat memotivasi semangat dan meningkatkan keahlian para pelayang di Tanah Bumbu, agar bidang budaya, kepemudaan, olahraga, dan pariwisata di kabupaten ini dapat semakin maju.

Selain itu, acara ini menjadi ajang untuk berbagi ilmu dan mempererat tali silaturahmi antar komunitas layang-layang. Taufik juga berharap, festival ini bisa mempromosikan Layang-Layang Dandang khas Kalimantan Selatan, yang memiliki ciri khas bunyi “dangung,” sebagai warisan budaya Banjar kepada masyarakat luas, baik di dalam maupun luar negeri.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Empat Kelurahan di Banjarbaru Terima Rp200 Juta, Infrastruktur Jadi Prioritas

6 November 2026 - 07:24 WIB

Wali Kota Erna Lisa Halaby Serahkan Bantuan Pendidikan Tahap Kedua di Banjarbaru

5 November 2026 - 17:36 WIB

Cegah Bullying dan Kenakalan Remaja, Polres Tanah Laut Edukasi Siswa SMPN 1 Pelaihari

5 November 2026 - 17:17 WIB

Pemkab Kotabaru Dorong Sinergi Pengusaha dan Pekerja, DPK APINDO Dikukuhkan untuk Periode 2026–2031

4 November 2026 - 18:19 WIB

KKN UNISM di Desa Keramat Berakhir, Senam Sehat Berhadiah Pererat Kebersamaan Warga

4 November 2026 - 11:15 WIB

Bupati Kotabaru Koordinasikan RDTR Serongga dengan Kementerian ATR/BPN, Perkuat Arah Pembangunan Wilayah

3 November 2026 - 18:36 WIB

Trending di ADVERTORIAL