Menu

Mode Gelap
Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal Presiden Prabowo Sumbangkan “Rozak” Jadi Hewan Kurban Di Kabupaten Banjar Curas Bermodus Petugas PLN di Banjarbaru, Pelaku Rampas Gelang Emas Korban

Kab. Banjar · 3 Sep 2025 12:01 WIB

Pemkab Banjar Hadiri Rakor Pengendalian Inflasi dan Situasi Terkini


 Pemkab Banjar mengikuti rakor secara daring yang digelar Kemendagri, Selasa (2/9/2025). Foto: RSB Perbesar

Pemkab Banjar mengikuti rakor secara daring yang digelar Kemendagri, Selasa (2/9/2025). Foto: RSB

Riceknews.Id – Pemerintah Kabupaten Banjar mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) secara daring tentang perkembangan situasi terkini dan pengendalian inflasi tahun 2025, yang dipimpin Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Muhammad Tito Karnavian, Selasa (2/9/2025).

Bupati Banjar H Saidi Mansyur, Ketua DPRD H Agus Maulana, Plt Sekda Ikhwansyah bersama jajaran SKPD mengikuti Rakor di Command Center Manis, Martapura.

Rakor ini juga diikuti oleh perwakilan kementerian/lembaga terkait, Badan Pusat Statistik (BPS), Badan Pangan Nasional, serta seluruh pemerintah daerah se-Indonesia.

Dalam arahannya, Mendagri menyampaikan dinamika situasi sosial politik nasional dalam beberapa pekan terakhir. Ia menyebutkan, sejak 25 Agustus 2025, telah terjadi 107 aksi demonstrasi serentak di 32 provinsi, dengan konsentrasi massa di sejumlah lokasi strategis, seperti Mabes Polri, Mako Brimob, kantor Polda, Polres, hingga gedung DPRD.

Tito menekankan pentingnya menjaga kondusivitas dan mengulangi poin-poin dari keterangan pers Presiden RI bersama ketua partai politik pada 31 Agustus 2025.

Beberapa poin penting yang disoroti adalah pencegahan makar dan terorisme, serta imbauan kepada masyarakat agar menyampaikan aspirasi secara damai, tertib, dan konstitusional.

“Pemerintah siap mendengarkan serta menerima utusan kelompok yang ingin menyampaikan kritik maupun masukan. Peran DPR juga penting. Pimpinan DPR diminta mengundang tokoh masyarakat dan kelompok sipil untuk berdialog dalam suasana konstruktif,” ujar Tito.

Sementara itu, Kepala BPS RI, Amilia Adininggar Widyasanti, memaparkan perkembangan inflasi nasional per Agustus 2025. Ia melaporkan bahwa 27 provinsi mengalami deflasi, sedangkan 11 provinsi mengalami inflasi. Inflasi tertinggi tercatat di Sumatra Utara sebesar 1,77 persen, sementara deflasi terdalam terjadi di Maluku Utara sebesar -1,90 persen.

Berdasarkan Indeks Perkembangan Harga (IPH) minggu keempat Agustus 2025, tercatat 12 provinsi mengalami kenaikan IPH, 25 provinsi mengalami penurunan, dan satu provinsi stabil.

Kenaikan harga dipicu oleh tiga komoditas utama, yaitu cabai merah, bawang merah, dan beras, berdasarkan data Sistem Pencatatan dan Pelaporan Kebutuhan Pokok (SP2KP) hingga 29 Agustus 2025.

Rakor ini merupakan agenda rutin yang bertujuan memantau dan mengevaluasi tingkat inflasi di daerah. Pemerintah berharap inflasi yang terkendali dapat menjaga daya beli masyarakat serta stabilitas ekonomi nasional.

Pewarta: Hendra Lianor

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Pemkab Banjar Dukung Penuh Kontingen Atlet Berlaga di Popda Kalsel 2026

17 Mei 2026 - 19:19 WIB

Dukung Program Presiden, Kabupaten Banjar Siapkan 51 Lahan untuk Koperasi Merah Putih

17 Mei 2026 - 18:45 WIB

PSSI Banjar Seleksi Talenta Muda Melalui Festival Sepak Bola KU 10 & KU 12

16 Mei 2026 - 19:56 WIB

Tingkatkan Layanan Kesehatan, Posyandu Balita Desa Simpang Tiga Aktif Cegah Stunting

16 Mei 2026 - 19:50 WIB

Dengan Telemedicine KOMEN, RSUD Ratu Zalecha Pantau Anak Berisiko Stunting

16 Mei 2026 - 19:40 WIB

Kunjungi Desa Surian, Dukcapil Banjar Buka Layanan Jemput Bola

14 Mei 2026 - 17:22 WIB

Trending di DAERAH