Menu ✖

Mode Gelap
Nasib Nelayan Labuan Mas Kotabaru, Puluhan Tahun Menanti Dermaga yang Tak Kunjung Dibangun Diduga Lakukan Begal Payudara, Pria di Tanah Laut Diamankan Warga Polres Banjarbaru Sita 3,6 Kg Sabu, 13 Tersangka Ditangkap Tujuh Kabupaten di Kalsel Terima Bantuan Karhutla Rp80 Miliar dari Pusat Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti

HEADLINE · 5 Sep 2025 18:22 WIB

Kronologi Jatuhnya Heli di Hutan Kalsel, Tiga Korban Sulit Dikenali


 Tim SAR gabungan menemukan bangkai badan helikopter dalam kondisi sudah terbakar. Foto: istimewa Perbesar

Tim SAR gabungan menemukan bangkai badan helikopter dalam kondisi sudah terbakar. Foto: istimewa

Riceknews.Id — Direktur Operasi Basarnas, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo, memaparkan kronologi jatuhnya helikopter BK117-D3 milik PT Eastindo Air dan upaya evakuasi delapan korban.

Hal ini disampaikan dalam konferensi pers Operasi DVI Polri yang digelar di Aula RS Bhayangkara Polda Kalsel, Jumat (5/9/2025), turut dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin, unsur pimpinan TNI, Kapolda Kalsel, dan Ketua DPRD Kalsel.

Helikopter Hilang Kontak 8 Menit Setelah Lepas Landas

Foto: MC Kalsel

Yudhi menjelaskan, helikopter yang berangkat dari Kotabaru menuju Bandara Tjilik Riwut Palangkaraya pada Senin (1/9/2025) pagi, hilang kontak hanya 8 menit setelah lepas landas.

“Helikopter lepas landas dengan perkiraan tiba pukul 10.15 WIB. Namun, pada pukul 08.46 hingga 08.54, komunikasi terakhir dengan menara radio Bandara Kotabaru terputus. Setelah itu, helikopter dinyatakan hilang kontak,” ujarnya.

Karena posisi hilangnya helikopter lebih dekat dengan Banjarmasin, Basarnas Banjarmasin ditunjuk sebagai koordinator operasi SAR. Tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, dan relawan langsung melakukan pencarian lewat darat maupun udara.

Medan Sulit, Evakuasi Berhasil Dilakukan

Titik jatuh helikopter ditemukan pada hari ketiga di area perbukitan dengan kemiringan tebing hingga 70 derajat. Menurut Yudhi, medan yang berat dan cuaca hujan deras sempat menyulitkan proses evakuasi.

“Berkat kerja sama rekan-rekan Brimob yang membuka akses jalan, evakuasi akhirnya berhasil diselesaikan pada Rabu malam, tepat pukul 22.10 WITA,” jelasnya.

Seluruh korban kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Polda Kalsel untuk diidentifikasi oleh tim DVI Polri. Dari delapan korban, lima ditemukan dalam kondisi relatif utuh, sementara tiga lainnya sulit dikenali karena terbakar.

“Proses identifikasi masih berlangsung. Untuk korban yang sulit dikenali, tim DVI akan menggunakan metode ilmiah. Setelah itu, jenazah akan diserahkan kepada keluarga masing-masing,” pungkasnya.

Pewarta: Hendra Lianor

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Penanganan Kasus Pembakaran Lahan di Dua Kecamatan, Polres Banjar Tetapkan Tiga Tersangka

3 November 2026 - 15:57 WIB

Pasca Operasi Bersih, Polres Banjar Bongkar Peredaran Miras Oplosan & Pabrikan

3 November 2026 - 15:54 WIB

Ungkap Peredaran Narkoba & Obat Terlarang, Polres Banjar Sita Sabu 131,55 Gram

3 November 2026 - 15:51 WIB

Berikan Rasa Aman & Nyaman bagi Pengguna Jalan, Kapolres Tanah Laut Terjun Langsung Kawal Kelancaran lalu lintas

2 November 2026 - 17:50 WIB

Dugaan Peredaran Narkotika di Tempat Hiburan Malam, Polsek Pelaihari Ringkus Dua Pengedar Ekstasi

2 November 2026 - 17:36 WIB

Nasib Nelayan Labuan Mas Kotabaru, Puluhan Tahun Menanti Dermaga yang Tak Kunjung Dibangun

1 November 2026 - 19:34 WIB

Trending di DAERAH