Menu

Mode Gelap
Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal Presiden Prabowo Sumbangkan “Rozak” Jadi Hewan Kurban Di Kabupaten Banjar

HEADLINE · 5 Sep 2025 18:22 WIB

Kronologi Jatuhnya Heli di Hutan Kalsel, Tiga Korban Sulit Dikenali


 Tim SAR gabungan menemukan bangkai badan helikopter dalam kondisi sudah terbakar. Foto: istimewa Perbesar

Tim SAR gabungan menemukan bangkai badan helikopter dalam kondisi sudah terbakar. Foto: istimewa

Riceknews.Id — Direktur Operasi Basarnas, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo, memaparkan kronologi jatuhnya helikopter BK117-D3 milik PT Eastindo Air dan upaya evakuasi delapan korban.

Hal ini disampaikan dalam konferensi pers Operasi DVI Polri yang digelar di Aula RS Bhayangkara Polda Kalsel, Jumat (5/9/2025), turut dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin, unsur pimpinan TNI, Kapolda Kalsel, dan Ketua DPRD Kalsel.

Helikopter Hilang Kontak 8 Menit Setelah Lepas Landas

Foto: MC Kalsel

Yudhi menjelaskan, helikopter yang berangkat dari Kotabaru menuju Bandara Tjilik Riwut Palangkaraya pada Senin (1/9/2025) pagi, hilang kontak hanya 8 menit setelah lepas landas.

“Helikopter lepas landas dengan perkiraan tiba pukul 10.15 WIB. Namun, pada pukul 08.46 hingga 08.54, komunikasi terakhir dengan menara radio Bandara Kotabaru terputus. Setelah itu, helikopter dinyatakan hilang kontak,” ujarnya.

Karena posisi hilangnya helikopter lebih dekat dengan Banjarmasin, Basarnas Banjarmasin ditunjuk sebagai koordinator operasi SAR. Tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, dan relawan langsung melakukan pencarian lewat darat maupun udara.

Medan Sulit, Evakuasi Berhasil Dilakukan

Titik jatuh helikopter ditemukan pada hari ketiga di area perbukitan dengan kemiringan tebing hingga 70 derajat. Menurut Yudhi, medan yang berat dan cuaca hujan deras sempat menyulitkan proses evakuasi.

“Berkat kerja sama rekan-rekan Brimob yang membuka akses jalan, evakuasi akhirnya berhasil diselesaikan pada Rabu malam, tepat pukul 22.10 WITA,” jelasnya.

Seluruh korban kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Polda Kalsel untuk diidentifikasi oleh tim DVI Polri. Dari delapan korban, lima ditemukan dalam kondisi relatif utuh, sementara tiga lainnya sulit dikenali karena terbakar.

“Proses identifikasi masih berlangsung. Untuk korban yang sulit dikenali, tim DVI akan menggunakan metode ilmiah. Setelah itu, jenazah akan diserahkan kepada keluarga masing-masing,” pungkasnya.

Pewarta: Hendra Lianor

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Perketat Jalur Merak-Bakauheni, Bea Cukai Gagalkan Peredaran 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal

12 Juni 2026 - 18:40 WIB

Dua Tersangka Korupsi Kuota Haji Ditahan, KPK Sebut Kerugian Negara Sebesar Rp622 Miliar

12 Juni 2026 - 18:36 WIB

Pertamina Sesuaikan Harga Pertamax dan Pertamax Green, Pertalite dan Biosolar Tetap

10 Juni 2026 - 08:59 WIB

Diduga Akibat Sakit, Warga Guntung Manggis Ditemukan Meninggal di Dalam Rumah

10 Juni 2026 - 06:16 WIB

Buka Suara Soal Kasus Dugaan Pengeroyokan Anak di Martapura, Polres Banjar Sebut Penyidikan Terkendala Alat Bukti

10 Juni 2026 - 06:12 WIB

Dugaan Kekerasan terhadap Anak di Martapura Belum Tuntas, Keluarga Korban Pertanyakan Kejelasan Penanganan Kasus

10 Juni 2026 - 06:09 WIB

Trending di HEADLINE