Menu ✖

Mode Gelap
Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru

DAERAH · 19 Sep 2025 17:34 WIB

Pohon Penghijauan Jalan Veteran Dinilai Warga Rawan Tumbang


 Pohon Penghijauan Jalan Veteran Dinilai Warga Rawan Tumbang Perbesar

RICEK.ID – Sejumlah warga di Jalan Veteran Kelurahan Sungai Sipai, Kecamatan Martapura Kabupaten Banjar, mengungkapkan keresahan mereka terhadap kondisi pohon penghijauan yang dinilai berpotensi mengancam keselamatan, terutama saat angin kencang dan hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

Pohon-pohon yang dahulu ditanam sebagai bagian dari program penghijauan dan pelestarian lingkungan kini justru menjadi sumber kekhawatiran.

Banyak cabang pohon menjulur ke atas badan jalan dan atap rumah warga, bahkan beberapa batang pohon sudah dalam kondisi miring.

“Dulu memang niatnya bagus, untuk penghijauan dan menambah oksigen. Tapi sekarang, banyak pohon tidak terawat. Dahan menjulur ke jalan, akar mengangkat trotoar, dan ada pohon yang sudah miring ke arah rumah warga,” ujar Ijay, warga Sungai Sipai, Jumat (19/9/2025).

Keresahan warga ini bukan tanpa dasar. Sejumlah insiden pohon tumbang sudah pernah terjadi, baik ke arah jalan raya maupun menimpa bagian rumah warga, mengakibatkan kerusakan dan potensi bahaya bagi penghuni maupun pengguna jalan.

“Kami tidak menolak keberadaan pohon. Tapi harus ada perawatan rutin. Jangan sampai harus tunggu ada korban atau kerusakan besar dulu baru diperbaiki,” tambahnya.

Warga juga menyoroti usia pohon dengan ukuran batang yang besar dan akar kian melebar ke berbagai arah. Jika dibiarkan, dikhawatirkan akan memicu kerusakan infrastruktur dan membahayakan warga sekitar.

“Kami bukan ingin semua pohon ditebang. Tapi tolong dievaluasi, mana yang sudah rapuh atau terlalu dekat dengan bangunan. Itu harus jadi prioritas,” tegas Samsul, warga lainnya.

Mereka berharap instansi terkait, segera melakukan tindakan preventif, seperti pemangkasan, peremajaan, atau penebangan terhadap pohon yang dianggap berisiko tinggi.

Hingga saat ini, warga masih menanti respons nyata dari pemerintah daerah, agar fungsi penghijauan tetap berjalan tanpa mengorbankan keselamatan masyarakat.

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Raih 83 Medali di Pesonas II 2026, SOIna Kalsel Naik ke Empat Besar Nasional

21 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Optimalisasi Pajak Daerah, Dukcapil Kalsel & Bapenda Perkuat Sinergi Pemanfaatan Data Kependudukan

21 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Drone Bantu Petakan Tiga Titik Api Karhutla di Blok Merah Banjarbaru

21 Oktober 2026 - 20:34 WIB

ESDM Kalsel Kejar Target Pemadaman Karhutla Blok Merah dalam Sepekan

21 Oktober 2026 - 20:29 WIB

Pemprov Kalsel Tekan Inflasi & Harga Sembako Melalui Gerakan Pangan Murah Serentak

21 Oktober 2026 - 20:25 WIB

DPPPA-KB Kalsel Kembangkan Materi Edukasi KB Berbasis Kearifan Budaya Lokal

21 Oktober 2026 - 20:21 WIB

Trending di ADVERTORIAL