Menu

Mode Gelap
Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal

DAERAH · 13 Okt 2025 11:23 WIB

PMII Martapura Desak Perbaikan Total MBG: Evaluasi dan Lanjutkan Program


 Ketua PC PMII Martapura, Hamdani. foto-istimewa Perbesar

Ketua PC PMII Martapura, Hamdani. foto-istimewa

Martapura, Ricek.ID – Ketua Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Martapura, Kabupaten Banjar, Hamdani, menyuarakan keprihatinan mendalam terkait insiden keracunan yang menimpa ratusan siswa di Martapura, yang diduga akibat menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terjadi Kamis lalu.

Hamdani mengakui bahwa program MBG merupakan langkah positif pemerintah dalam meningkatkan gizi dan kesejahteraan masyarakat. Namun, ia mendesak agar dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaannya.

“Program MBG ini banyak manfaatnya, terutama bagi anak-anak sekolah. Tapi, pelaksanaannya perlu dievaluasi total agar keamanan dan kualitas makanan lebih terjamin. Jangan sampai semangat membantu justru menimbulkan masalah baru seperti keracunan,” tegas Hamdani, Senin (13/10/2025).

Ia menekankan agar program tersebut tidak dihentikan, melainkan diperbaiki dari segi pengawasan, distribusi, hingga kualitas bahan makanan.

“Kami berharap pemerintah daerah tidak menghentikan program ini. Cukup dilakukan pembenahan dan peningkatan pengawasan, sebab Makan Bergizi Gratis telah memberi dampak positif bagi masyarakat kita,” tambahnya.

PMII Martapura juga mengajak semua pihak, termasuk lembaga pendidikan dan masyarakat, untuk bersama-sama mengawasi pelaksanaan program agar berjalan efektif tanpa menimbulkan dampak negatif.

Sekadar diketahui, sebanyak 134 siswa di Martapura termasuk guru dilarikan ke IGD rumah sakit usai mengalami muntah-muntah, sakit perut, hingga kepala pusing setelah menyantap MBG pada Kamis (9/10/2025).

Mereka berasal dari Sekolah Islam Terpadu Assalam Martapura (MI, MTS, dan SMA), SDN 1 Pasayangan, SDN 1 Tungkaran, dan SD Muhammadiyah Pasayangan, dan SMAN 1 Martapura.

Pemkab Banja, TNI, dan Polri setempat turun langsung merespons kejadian tersebut. Termasuk Satgas MBG dan BGN pusat juga sudah turun tangan. Semua pihak terkait sedang mengevaluasi dan melakukan investigasi penyebab ratusan siswa keracunan.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Apresiasi Boxing Sport Tourism, Pemko Banjarbaru Berharap Dapat Promosikan Pariwisata Daerah

27 Juni 2026 - 04:52 WIB

Resmi Dibuka, Boxing Sport Tourism Aeris Hotel Sajikan 12 Partai Pertandingan

27 Juni 2026 - 04:46 WIB

Gubernur Kalsel Kunjungi RSUD Ansari Saleh, Tinjau Rencana Pembangunan Gedung Kedokteran Nuklir & Pusat Layanan Jantung Terpadu

26 Juni 2026 - 19:49 WIB

Dispora & FORSGI Kalsel Dorong Pembinaan Atlet melalui Festival Sepak Bola Usia Dini U-10 & U-12

26 Juni 2026 - 19:40 WIB

Bunda PAUD Banjarmasin Ajak Para Pendidik Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Mutu Layanan Pendidikan

26 Juni 2026 - 19:28 WIB

Di Buka Sekda Banjarmasin, Public Hearing Standar Pelayanan Disperdagin Serap Aspirasi Masyarakat

26 Juni 2026 - 19:25 WIB

Trending di Banjarmasin