Menu

Mode Gelap
Gubernur Kalsel Siapkan Bonus bagi Pelapor Pelaku Karhutla Satu Korban KM Virgo Transport 8 Kembali Ditemukan Tim SAR Basarnas Perpanjang Operasi SAR KM Virgo Transport 8, 126 Korban Masih Dicari Karhutla di Cindai Alus Martapura, Kabel Listrik Putus Hambat Pemadaman MV Hai Da Bawa 69 Korban Selamat KM Virgo Tiba di Banjarmasin

Pemprov Kalsel · 17 Okt 2025 09:52 WIB

Di Konferensi Internasional, Pemprov Kalsel Apresiasi Komitmen ULM Menjaga Ekosistem Mangrove


 Malam ramah tamah Konferensi Internasional bertema “Borneo’s Mangroves: A Nexus of Biodiversity, Sustainable Futures, and Carbon Sequestration.” di Banjarmasin, Kamis (16/10/2025). Foto: MC Kalsel Perbesar

Malam ramah tamah Konferensi Internasional bertema “Borneo’s Mangroves: A Nexus of Biodiversity, Sustainable Futures, and Carbon Sequestration.” di Banjarmasin, Kamis (16/10/2025). Foto: MC Kalsel

Banjarmasin, Ricek.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mengapresiasi inisiatif Universitas Lambung Mangkurat (ULM) yang menyelenggarakan konferensi internasional bertema “Borneo’s Mangroves: A Nexus of Biodiversity, Sustainable Futures, and Carbon Sequestration.”

Apresiasi tersebut disampaikan oleh Asisten Administrasi Umum Setda Prov Kalsel, Dinansyah, mewakili Gubernur Kalsel H. Muhidin, saat malam ramah tamah konferensi di Banjarmasin, Kamis (16/10/2025).

Dinansyah menyebut kegiatan ini penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kolaborasi lintas bidang antar peserta. “Malam ini menjadi momentum bagi kita semua untuk beristirahat sejenak dari padatnya diskusi ilmiah, sambil mempererat silaturahmi,” katanya.

Mangrove: Kunci Ekonomi Hijau dan NZE

Dinansyah menegaskan relevansi tema konferensi dengan pembangunan berkelanjutan di Kalsel. Ia menyoroti vitalnya pelestarian ekosistem pesisir dan hutan mangrove untuk perlindungan lingkungan serta mitigasi perubahan iklim.

“Mangrove bukan hanya benteng alami dari abrasi, tetapi juga penyerap karbon yang mendorong transisi menuju ekonomi hijau dan rendah karbon, sejalan dengan upaya nasional menuju Net Zero Emission tahun 2060,” tegasnya.

Ia menilai ULM merupakan mitra strategis Pemprov Kalsel dalam pengembangan riset, inovasi kebijakan, dan ketahanan lingkungan. Sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan.

“Hasil riset dari kegiatan seperti ini diharapkan menjadi masukan berharga bagi perencanaan pembangunan daerah dan memperkuat daya saing ekonomi berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi,” tambahnya.

Dinansyah juga mendorong agar forum ilmiah dimanfaatkan untuk memperluas jejaring internasional bagi ULM dan peneliti muda. “Forum ini menjadi ruang kolaborasi untuk bertukar gagasan dan menimba pengalaman dari berbagai negara dan institusi terkemuka,” ujarnya.

Ia berharap semangat kolaborasi yang terbangun dalam konferensi dapat terus tumbuh dan memberikan manfaat nyata bagi ilmu pengetahuan, kelestarian lingkungan, serta kesejahteraan masyarakat.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Ikut Padamkan Titik Api, Gubernur Kalsel Pastikan Kawasan Rumah Sakit Terhindar Ancaman Karhutla

22 September 2026 - 21:59 WIB

Gubernur Kalsel Dorong Pengelolaan Geopark Meratus Berorentasi Pengembangan Pariwasata, Budaya & Penguatan Ekonomi

22 September 2026 - 21:56 WIB

Percepatan Pembangunan Sanitasi Pemukiman, Pemprov Kalsel Tekankan Implementasi Strategi SSK

22 September 2026 - 21:53 WIB

Jaga Kestabilan Harga, Pemprov Kalsel Pantau Distrubusi Pangan di Daerah

22 September 2026 - 21:49 WIB

Rapat Koordinasi Karhutla Bersama Forkopimda Kalsel, Muhidin Tegaskan Optimalisasi Pemadaman Terus Dilakukan

17 September 2026 - 20:02 WIB

Wagub Kalsel Hadiri Seminar Kebangsaan & Kuliah Perdana IAI KHAS Al-Arsyadi Kandangan

16 September 2026 - 21:47 WIB

Trending di ADVERTORIAL