Menu

Mode Gelap
Karhutla Berkobar di Liang Anggang Banjarbaru, Jalur Banjarbaru–Bati-Bati Ditutup Total Kabut Asap Karhutla Selimuti Bati-Bati hingga Banjarbaru, Pengendara Pilih Berhenti Polisi Amankan Pria Diduga Pelaku Begal Payudara di Martapura, Akui Beraksi di 7 Lokasi Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Martapura Depan Menara Siring Pandang Ditemukan Meninggal Dunia Tim SAR Gabungan Laksanakan Operasi Pencarian Seorang Pria Diduga Tenggelam di Sungai Martapura

HEADLINE · 12 Nov 2025 13:43 WIB

Kalsel Siaga Bencana: Sekdaprov Ingatkan Peningkatan Curah Hujan Hingga Awal Tahun


 Kalsel Siaga Bencana: Sekdaprov Ingatkan Peningkatan Curah Hujan Hingga Awal Tahun Perbesar

Banjarbaru, Ricek.ID – Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), M. Syarifuddin, mengimbau seluruh pihak meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi bencana alam seperti banjir dan tanah longsor. Imbauan ini disampaikan seiring laporan peningkatan curah hujan di wilayah Kalsel.

Menurut Syarifuddin, berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), curah hujan diperkirakan akan terus meningkat hingga awal tahun 2026.

“Tadi dari BNPB sudah menyampaikan bahwa curah hujan mulai meningkat di beberapa daerah. Karena itu, kita harus siaga dan siap menghadapi kemungkinan bencana,” kata Syarifuddin usai memimpin Apel Siaga Bencana Banjir, Puting Beliung, dan Tanah Longsor (Batingsor) di Banjarbaru, Rabu (12/11/2025).

Perintah Kesiapsiagaan dan Mitigasi

Syarifuddin menegaskan bahwa saat ini Kalsel berada dalam kondisi siaga, sehingga seluruh unsur terkait diinstruksikan untuk berkoordinasi secara optimal di bawah komando Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan BNPB.

Ia juga menekankan tiga poin penting dalam menghadapi musim hujan:

  1. Pemetaan Wilayah Rawan Bencana: Pemerintah daerah diminta melakukan mitigasi dan pemetaan wilayah rawan, terutama di daerah aliran sungai dan kawasan dataran rendah. Pemetaan yang akurat akan mempercepat langkah penanganan darurat.
  2. Penyediaan Logistik: Peralatan dan logistik penanggulangan bencana harus disiagakan sejak dini untuk menjamin evakuasi dan penanganan darurat dapat dilakukan tanpa hambatan. “Kalau perlengkapan sudah siap, maka kita bisa bergerak cepat membantu masyarakat,” tambahnya.
  3. Partisipasi Masyarakat: Sekdaprov mengimbau masyarakat agar ikut berpartisipasi menjaga lingkungan, khususnya dengan tidak membuang sampah sembarangan yang berpotensi menyumbat saluran air dan memicu banjir.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kesadaran dan kebersamaan masyarakat sangat penting dalam mencegah banjir,” tegasnya.

Syarifuddin menutup pernyataannya dengan menekankan bahwa koordinasi dan kesiapsiagaan bersama adalah kunci utama dalam menghadapi musim hujan tahun ini.

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Amukan Si Jago Merah, Rumah & Warung Habis Luluh Lantak Jadi Arang

22 Agustus 2026 - 20:15 WIB

Karhutla Berkobar di Liang Anggang Banjarbaru, Jalur Banjarbaru–Bati-Bati Ditutup Total

21 Agustus 2026 - 16:06 WIB

Kabut Asap Karhutla Selimuti Bati-Bati hingga Banjarbaru, Pengendara Pilih Berhenti

19 Agustus 2026 - 09:18 WIB

Wamenko Pangan Dorong ULM Banjarmasin Jadi Kampus Percontohan Pengelolaan Sampah Mandiri 100 Persen

18 Agustus 2026 - 19:06 WIB

Jadi Penyumbang Inflasi Kedua, Pemprov Kalsel Dorong Bulog Perkuat Pasokan Beras

18 Agustus 2026 - 19:03 WIB

Inflasi Turun Jadi 4,28 Persen, Pemprov Kalsel Perkuat Pengendalian Harga Pangan

18 Agustus 2026 - 19:01 WIB

Trending di ADVERTORIAL