Menu ✖

Mode Gelap
Polres Banjarbaru Sita 3,6 Kg Sabu, 13 Tersangka Ditangkap Tujuh Kabupaten di Kalsel Terima Bantuan Karhutla Rp80 Miliar dari Pusat Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan

ADVERTORIAL · 18 Agu 2026 19:03 WIB

Jadi Penyumbang Inflasi Kedua, Pemprov Kalsel Dorong Bulog Perkuat Pasokan Beras


 Jadi Penyumbang Inflasi Kedua, Pemprov Kalsel Dorong Bulog Perkuat Pasokan Beras Perbesar

Ricek.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) dorong Perum Bulog memperkuat intervensi dan distribusi pangan strategis guna menjaga stabilitas harga di tengah tingginya kebutuhan masyarakat. Langkah tersebut dinilai penting karena beras masih menjadi salah satu komoditas utama penyumbang inflasi Kalsel.

Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Kalsel, Eddy Elminsyah Jaya, usai mengikuti Rapat Pengendalian Inflasi bersama Kementerian Dalam Negeri RI secara virtual melalui Command Center Kalsel di Banjarbaru pada Selasa (18/8/2026) mengatakan, pengendalian inflasi tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah daerah, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

“Inflasi ini tidak hanya pemerintah, tetapi juga multi-stakeholder. Kalau masalah harga beras, kita berharap Bulog juga akan intervensi secara masif,” ujarnya.

Eddy menjelaskan, secara year on year, beras menjadi komoditas dengan andil inflasi terbesar kedua di Kalsel setelah emas perhiasan. Karena itu, penguatan pasokan beras menjadi salah satu langkah strategis dalam menjaga stabilitas harga pangan.

Menurutnya, Bulog memiliki peran penting dalam memastikan ketersediaan sejumlah komoditas pangan strategis, seperti beras, gula dan minyak goreng. Ketiga komoditas tersebut memiliki tingkat kebutuhan yang tinggi di masyarakat.

“Kita berharap Bulog tetap masif di kabupaten dan kota Kalimantan Selatan, kalau bisa dimaksimalkan sehingga harga bahan pokok utamanya beras, minyak goreng, gula dan lain sebagainya bisa terkendali,” jelas Eddy.

Selain memperkuat peran Bulog, Pemprov Kalsel juga mendorong pemerintah kabupaten dan kota meningkatkan kerja sama antar daerah. Hal ini terutama dilakukan untuk mengatasi perbedaan ketersediaan komoditas pangan antara satu daerah dengan daerah lainnya.

Eddy menyebut terdapat kabupaten/kota yang memiliki kelebihan pasokan komoditas tertentu, sementara daerah lain mengalami kekurangan. Kondisi tersebut dapat diatasi melalui distribusi dan kerja sama antardaerah.

“Daerah yang mengalami suplai bahan pangan seperti bawang merah dan lain sebagainya bisa mengaktifkan Gerakan Pangan Murah dan kerja sama antar daerah. Kita lihat kabupaten/kota ada yang berlebih dan ada yang kurang,” katanya.

Menurut Eddy, kerja sama antardaerah memungkinkan distribusi komoditas dari wilayah yang surplus menuju wilayah yang membutuhkan. Dengan demikian, keseimbangan pasokan dapat terjaga dan tekanan kenaikan harga dapat ditekan.

Langkah tersebut juga diharapkan dapat memperkuat upaya pengendalian inflasi Kalsel secara keseluruhan, mengingat angka inflasi provinsi merupakan agregasi dari kondisi kabupaten dan kota.

Eddy berharap sinergi antara Pemprov Kalsel, pemerintah kabupaten/kota, Bulog dan pemangku kepentingan lainnya dapat terus diperkuat sehingga ketersediaan pangan terjaga, harga tetap terjangkau dan daya beli masyarakat terlindungi.

“Mudah-mudahan ada keseimbangan dengan kerja sama antar daerah tersebut,” harapnya.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

DPD KNPI Kotabaru Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Siap Perkuat Peran Pemuda

1 November 2026 - 09:19 WIB

Konsolidasi Nasional K-Gibran di Solo, Delegasi Kalsel Hadir dengan 14 Pengurus

31 Oktober 2026 - 23:07 WIB

Pemprov Kalsel Uji Efektivitas Pemadaman Karhutla dengan Cairan Surfaktan untuk Operasi Water Bombing

31 Oktober 2026 - 11:33 WIB

Perluas Lapangan Pekerjaan & Tekan Angka Pengangguran, ‎Gubernur Apresiasi Program POLIRAN Polda Kalsel

31 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Perkuat Sinergi untuk Pendidikan Anak Usia Dini, Bunda PAUD Kalsel Hadiri Milad ke-24 IGRA

31 Oktober 2026 - 11:10 WIB

PWI & PT Pelsart Bagikan Bantuan Tandon Air untuk Warga Terdampak Krisis Air Bersih di Kotabaru

30 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Trending di ADVERTORIAL