Menu

Mode Gelap
Karhutla di Cindai Alus Martapura, Kabel Listrik Putus Hambat Pemadaman MV Hai Da Bawa 69 Korban Selamat KM Virgo Tiba di Banjarmasin KM Virgo Transport 8: 107 Selamat, 6 Meninggal, 136 Masih Dicari KM Virgo Transport 8, 103 Orang Telah Dievakuasi dari Perairan Laut Jawa Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, Bawa 243 Orang

ADVERTORIAL · 5 Des 2025 19:00 WIB

Bapperida Kotabaru Gelar Workshop Penguatan Kapasitas Forum Kecamatan dan Pokja Desa Sehat Jelang Penilaian KKS 2027


 Bapperida Kotabaru Gelar Workshop Penguatan Kapasitas Forum Kecamatan dan Pokja Desa Sehat Jelang Penilaian KKS 2027 Perbesar

Kotabaru, Ricek.ID –Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Kotabaru menggelar Workshop Penguatan Kapasitas Forum Kecamatan Sehat dan Kelompok Kerja (Pokja) Desa Sehat pada Jumat (5/12/2025). Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Pulau Inspirasi Lantai II Bapperida Kotabaru dan menjadi bagian penting dalam percepatan persiapan menghadapi Penilaian Kabupaten/Kota Sehat (KKS) tahun 2027.

Workshop dibuka secara resmi oleh Kepala Bapperida Kotabaru, Ir. Rurien Srihardjanti, MM. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Kotabaru harus turut serta dalam penilaian KKS 2027, mengingat hingga kini masih menjadi salah satu daerah di Kalimantan Selatan yang belum ikut serta dalam penilaian tersebut.

“Saat ini capaian Open Defecation Free (ODF) Kotabaru berada di angka 79 persen dan hanya perlu ditingkatkan menjadi 80 persen sebagai syarat utama mengikuti penilaian KKS. Selain itu, kelengkapan data serta pembentukan forum hingga tingkat desa menjadi pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan bersama,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya penerapan satu data terpadu lintas sektor sebagai landasan perencanaan pembangunan, termasuk dalam pemenuhan sembilan tatanan KKS.

Narasumber dari Dinas Kesehatan Kotabaru, H. Sugianor, memaparkan bahwa capaian desa ODF di Kotabaru hingga akhir 2025 telah mencapai 80 persen. Dengan demikian, syarat teknis pengajuan sertifikasi ODF tingkat kabupaten sebenarnya sudah terpenuhi. Namun, ia mengingatkan bahwa pembentukan Forum Kecamatan Sehat dan Pokja Desa Sehat minimal 50 persen juga menjadi syarat penting dalam kesiapan menghadapi penilaian KKS 2027.

“Hingga saat ini, pembentukan kelembagaan masih memerlukan percepatan. Ini tugas bersama agar seluruh target dapat dicapai tepat waktu,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menguraikan sembilan tatanan KKS yang menjadi indikator penilaian, yaitu:

  1. Kehidupan Masyarakat Sehat Mandiri
  2. Permukiman dan Fasilitas Umum
  3. Satuan Pendidikan
  4. Pasar Sehat
  5. Perkantoran dan Perindustrian
  6. Pariwisata Sehat
  7. Transportasi dan Tertib Lalu Lintas Jalan
  8. Perlindungan Sosial
  9. Penanggulangan Bencana

Ketua Forum Kabupaten Kota Sehat (FKKS) Kotabaru yang diwakili H. Kamaruz Zaman menambahkan bahwa fokus utama saat ini bukan sekadar mengejar penghargaan, tetapi memastikan Kotabaru dapat masuk ke dalam sistem penilaian KKS terlebih dahulu. Dari total 22 kecamatan dan lebih dari 200 desa, baru sebagian yang memiliki forum dan pokja, padahal syarat minimal adalah 50 persen pembentukan di tingkat kecamatan dan desa.

“Kondisi geografis Kotabaru yang sangat luas menjadi tantangan tersendiri. Namun dengan kolaborasi semua pihak, kami optimistis target ini bisa tercapai,” ujarnya.

Workshop ini menghadirkan peserta dari empat kecamatan, yaitu Pulau Laut Selatan, Pulau Laut Kepulauan, Pulau Laut Barat, dan Tanjung Selayar. Hadir pula sejumlah SKPD terkait seperti Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, BPKAD, Dinas Kominfo, Dinas PUPR, Badan Kesbangpol, perwakilan puskesmas, serta perangkat kecamatan dan desa.

Merupakan regional keempat dari rangkaian pembinaan, workshop ini ditujukan untuk mempercepat pembentukan Forum Kecamatan Sehat di seluruh wilayah Kotabaru, disusul pembentukan Pokja Desa Sehat, serta penyusunan dokumen sembilan tatanan KKS untuk periode 2025–2026.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Kotabaru berharap seluruh proses persiapan menuju Penilaian Kabupaten/Kota Sehat 2027 dapat terlaksana secara sistematis, terukur, dan terintegrasi lintas sektor.

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Kompolnas Awards 2026, Polres Tanah Laut Torehkan Prestasi 5 Besar Nasional

18 September 2026 - 22:20 WIB

Tingkatkan Kapasitas & Keterampilan Komunikasi, PT PTK Gelar Pelatihan Jurnalistik

18 September 2026 - 13:35 WIB

Pemdes Keramat Sosialisasikan Perda Pengelolaan Dana

18 September 2026 - 13:30 WIB

Rapat Koordinasi Karhutla Bersama Forkopimda Kalsel, Muhidin Tegaskan Optimalisasi Pemadaman Terus Dilakukan

17 September 2026 - 20:02 WIB

Wagub Kalsel Hadiri Seminar Kebangsaan & Kuliah Perdana IAI KHAS Al-Arsyadi Kandangan

16 September 2026 - 21:47 WIB

Sambangi Korban Kapal Virgo Transport 8, Gubernur Kalsel Serahkan Bantuan Uang Pribadi

16 September 2026 - 21:41 WIB

Trending di ADVERTORIAL