Menu

Mode Gelap
Karhutla di Cindai Alus Martapura, Kabel Listrik Putus Hambat Pemadaman MV Hai Da Bawa 69 Korban Selamat KM Virgo Tiba di Banjarmasin KM Virgo Transport 8: 107 Selamat, 6 Meninggal, 136 Masih Dicari KM Virgo Transport 8, 103 Orang Telah Dievakuasi dari Perairan Laut Jawa Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, Bawa 243 Orang

Pemprov Kalsel · 6 Jan 2026 21:22 WIB

Respons Rencana Kunjungan Presiden dan Wapres, Gubernur Kalsel Paparkan Kondisi Banjir dan Sekolah Rakyat


 Respons Rencana Kunjungan Presiden dan Wapres, Gubernur Kalsel Paparkan Kondisi Banjir dan Sekolah Rakyat Perbesar

Ricek.ID, Banjarbaru – Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, merespons wacana kunjungan kerja Presiden dan Wakil Presiden RI ke Kalimantan Selatan. Dua agenda utama yang menjadi perhatian dalam rencana kunjungan tersebut adalah peninjauan pascabanjir di Kabupaten Balangan dan program Sekolah Rakyat.

Terkait banjir di Balangan, H. Muhidin membenarkan bahwa debit air sempat meninggi hingga mencapai atap rumah, memaksa warga menyelamatkan diri ke bagian atas bangunan. Namun, ia memastikan kondisi tersebut hanya bersifat sementara dan kini telah surut total.

“Dampak banjir hanya menimbulkan kerusakan ringan. Dalam kurun waktu tiga hingga lima jam, air sudah surut dan kondisi kembali normal. Jalan-jalan yang terendam juga sudah dapat dilalui,” ujar H. Muhidin di Banjarbaru, Selasa (6/1/2026).

Gubernur menambahkan, mengingat kondisi lapangan yang sudah kondusif, penanganan dampak banjir saat ini cukup dilakukan oleh pemerintah daerah setempat. Meski demikian, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menyatakan kesiapannya untuk mengambil peran langsung jika diperlukan tindak lanjut yang lebih besar.

Selain isu banjir, H. Muhidin juga menyoroti agenda peninjauan Sekolah Rakyat jika kunjungan Presiden terealisasi pada tanggal 12 Januari mendatang.

Ia menyebut fasilitas Sekolah Rakyat di Kalsel sudah sangat memadai, mencakup laboratorium komputer, asrama, jaminan konsumsi, hingga pendidikan keagamaan.

“Sekolah ini ditujukan khusus bagi anak putus sekolah dari keluarga tidak mampu melalui seleksi ketat di setiap kabupaten/kota. Jika orang tuanya mampu, tentu tidak masuk kriteria,” tegasnya.

Hingga saat ini, Gubernur menegaskan jadwal kunjungan Presiden masih bersifat tentatif. Pihaknya masih menunggu konfirmasi resmi dari pihak Istana mengingat padatnya agenda kepresidenan. “Kita menunggu kepastian. Kalau jadi, tentu kita siap menyambut,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Rapat Koordinasi Karhutla Bersama Forkopimda Kalsel, Muhidin Tegaskan Optimalisasi Pemadaman Terus Dilakukan

17 September 2026 - 20:02 WIB

Wagub Kalsel Hadiri Seminar Kebangsaan & Kuliah Perdana IAI KHAS Al-Arsyadi Kandangan

16 September 2026 - 21:47 WIB

Sambangi Korban Kapal Virgo Transport 8, Gubernur Kalsel Serahkan Bantuan Uang Pribadi

16 September 2026 - 21:41 WIB

Disdukcapil Kalsel Monitoring Perekaman KTP-el Pemilih Pemula di SMAN 1 Banjarbaru

16 September 2026 - 20:05 WIB

Pemprov Kalsel Tegaskan Layanan Publik & Penguatan Fiskal Jadi Fokus RAPBD 2027

16 September 2026 - 20:03 WIB

Dispersip Kalsel Dorong Budaya Membaca & Berpikir Kritis dalam Peringatan Hari Literasi Internasional 2026

16 September 2026 - 19:04 WIB

Trending di ADVERTORIAL