Menu ✖

Mode Gelap
Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi

Pemprov Kalsel · 9 Jan 2026 15:04 WIB

Disdikbud Kalsel Petakan Sekolah Terdampak Banjir, Perbaikan Jadi Prioritas 2026


 Disdikbud Kalsel Petakan Sekolah Terdampak Banjir, Perbaikan Jadi Prioritas 2026 Perbesar

Ricek.ID, Banjarbaru – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalsel melakukan pendataan dan pemetaan menyeluruh terhadap sekolah-sekolah yang terdampak banjir di sejumlah kabupaten/kota. Sekolah terdampak mencakup jenjang SMA, SMK, dan SLB, baik negeri maupun swasta.

Kepala Disdikbud Kalsel, Galuh Tantri Narindra, menyampaikan bahwa proses pendataan masih terus berlangsung, terutama untuk sekolah swasta. Berdasarkan data sementara, sekitar 20 sekolah negeri dilaporkan terdampak banjir.

“Kami masih melakukan pendataan. Untuk sekolah negeri kurang lebih ada 20 sekolah terdampak, sedangkan sekolah swasta datanya masih kami kumpulkan,” ujar Tantri di Banjarbaru, Jumat (9/1/2026).

Menurutnya, banjir berdampak langsung terhadap kelancaran kegiatan belajar mengajar. Salah satu sekolah yang terdampak cukup parah adalah SMAN 3 Martapura, yang sempat ditinjau langsung oleh jajaran Disdikbud Kalsel pada Kamis (8/1/2026). Akses menuju sekolah tersebut terendam banjir hingga setinggi paha orang dewasa.

“Kondisi ini tentu mengganggu aktivitas belajar. Namun kami sudah melakukan langkah pengamanan, termasuk rekayasa konstruksi sederhana agar meja dan kursi dapat diselamatkan dan tidak mengalami kerusakan,” jelasnya.

Tantri menegaskan bahwa pemulihan dan perbaikan sekolah terdampak banjir menjadi fokus utama Disdikbud Kalsel pada tahun anggaran 2026. Saat ini, pihaknya tengah melakukan penghitungan tingkat kerusakan serta kebutuhan anggaran yang diperlukan.

“Perbaikan sekolah terdampak menjadi prioritas di tahun 2026. Kami sedang menghitung kerusakan dan kebutuhan anggaran yang harus disiapkan,” katanya.

Berdasarkan data Disdikbud Kalsel, sekolah terdampak banjir tersebar di sejumlah wilayah, antara lain Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kabupaten Banjar, Kota Banjarmasin, Kabupaten Barito Kuala, dan Kabupaten Tanah Laut. Dampak yang ditimbulkan bervariasi, mulai dari genangan di halaman sekolah hingga air yang masuk ke ruang kelas dan ruang praktik.

Sejumlah sekolah yang terdampak di antaranya SLB Negeri 1 Amuntai, SMAN 3 Martapura, SMAN 1 Mataraman, SMAN 1 Aluh-Aluh, SMAN 1 Beruntung Baru, SMAN 1 Gambut, SMK Sungai Tabuk, SMK Kertak Hanyar, SMK NU Ma’arif, SMAN 13 Banjarmasin, SMAN 1 Jejangkit, SMAN 1 Mandastana, serta SMK Harapan Bangsa.

Sementara itu, untuk wilayah Kabupaten Tabalong, Balangan, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Selatan, Tapin, Tanah Bumbu, Kotabaru, dan Kota Banjarbaru, Disdikbud Kalsel memastikan tidak terdapat sekolah yang terdampak banjir.

Selama masa banjir, Disdikbud Kalsel menerapkan kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau daring guna memastikan proses belajar mengajar tetap berjalan. Kebijakan tersebut disertai relaksasi bagi sekolah, guru, dan peserta didik, termasuk dalam hal kehadiran.

“Kami ingin memastikan anak-anak tetap mendapatkan hak belajar meskipun dalam kondisi bencana. Karena banyak rumah siswa juga terdampak, PJJ menjadi solusi sementara,” tutup Tantri.

Sumber: MCKalsel

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Penanganan Karhutla, Gubernur Kalsel Gagas Pembangunan Embung Mini di Kawasan Pengembangan Program Pangan

19 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Gubernur Kalsel Sambut Kunjungan KSAD & Kepala BNPB, Tinjau Kawasan Karhutla & Serahkan Usulan Bantuan

19 Oktober 2026 - 21:05 WIB

Ketua TP PKK Kalsel Serahkan Bantuan ke Warga Terdampak Kebakaran & Kabut Asap di Barito Kuala

18 Oktober 2026 - 18:28 WIB

Penutupan PKN Sekaligus Peluncuran Banua Kalsel Corporate University, Tekankan Kepemimpinan yang Inovatif

15 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Pengukuhan Kepala BPKP Kalsel, Gubernur Berharap Pendampingan Jangkau Program yang Langsung Menyentuh Masyarakat

15 Oktober 2026 - 21:06 WIB

Gubernur & Forkopimda Kalsel Ajak Semua Unsur Masyarakat Gotong Royong Padamkan Kahutla

15 Oktober 2026 - 21:03 WIB

Trending di ADVERTORIAL