Menu

Mode Gelap
Viral Video IGD Puskesmas Sungai Ulin, Wali Kota Banjarbaru Jenguk Pasien di RSUD Ratu Zalecha Kandang Ayam dan Truk Terbakar di Pelaihari, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta Rupiah Kabut Asap Karhutla Ganggu Pengendara di Jalur Tanah Laut–Banjarbaru, Polisi Beri Imbauan Karhutla Berkobar di Liang Anggang Banjarbaru, Jalur Banjarbaru–Bati-Bati Ditutup Total Kabut Asap Karhutla Selimuti Bati-Bati hingga Banjarbaru, Pengendara Pilih Berhenti

Pemprov Kalsel · 14 Feb 2026 11:25 WIB

Disdikbud Kalsel Terbitkan SE Penyesuaian Belajar Selama Ramadan, Siswa Libur 18–21 Februari


 Kepala Disdikbud Kalsel, Galuh Tantri Narindra. foto: MC Kalsel Perbesar

Kepala Disdikbud Kalsel, Galuh Tantri Narindra. foto: MC Kalsel

Banjarbaru, Ricek.ID – Menjelang bulan suci Ramadan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Selatan resmi menerbitkan surat edaran (SE) tentang penyesuaian proses belajar mengajar di seluruh satuan pendidikan. Kebijakan tersebut mengatur perubahan jadwal pembelajaran serta agenda khusus bagi peserta didik guna menjaga kekhidmatan ibadah puasa.

Kepala Disdikbud Kalsel, Galuh Tantri Narindra, menyampaikan bahwa berdasarkan SE tersebut, peserta didik akan mendapatkan libur awal Ramadan pada 18 hingga 21 Februari 2026.

“Libur 18 sampai 21 Februari itu hanya untuk peserta didik saja. Sedangkan untuk guru dan tenaga kependidikan tetap masuk seperti biasa, mengikuti aturan jam kerja ASN lainnya,” ujar Tantri di Banjarbaru, Jumat (13/2/2026).

Selama Ramadan, jam operasional sekolah juga mengalami penyesuaian. Kegiatan belajar mengajar dimulai pukul 08.00 hingga 12.00 WITA. Penyesuaian ini dilakukan untuk memberikan kenyamanan bagi siswa dalam menjalankan ibadah puasa tanpa mengurangi substansi pembelajaran.

Selain pengurangan jam belajar, sekolah juga akan melaksanakan program Pesantren Ramadan. Program ini difokuskan pada penguatan karakter dan pendalaman nilai-nilai keagamaan bagi peserta didik selama bulan suci.

Tantri menambahkan, terdapat perbedaan kebijakan bagi jenjang SMA dibandingkan dengan SD dan SMP. Menurutnya, siswa SMA yang telah memasuki fase remaja akhir perlu tetap menjaga ritme belajar agar tidak kehilangan fokus akademik.

“Untuk anak SMA mungkin sedikit berbeda karena mereka sudah menuju dewasa, jadi jangan terlalu lama libur. Kita atur agar tetap fokus pada pelajaran agama dan kegiatan bermanfaat lainnya melalui Pesantren Ramadan,” pungkasnya.

Melalui kebijakan ini, Disdikbud Kalsel berharap proses pendidikan selama Ramadan tetap berjalan efektif sekaligus mendukung pembentukan karakter religius peserta didik.

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Gubernur Kalsel Bersama Forkopimda & Perwakilan Mahasiswa Padamkan Bara di Lahan Gambut

1 September 2026 - 13:23 WIB

Pemprov Kalsel Turunkan PBBKB , Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Sesuaikan Harga BBM Nonsubsidi

24 Agustus 2026 - 16:20 WIB

ISPU Capai 100 Mikrogram per Meter Kubik, Wamenko Pangan Imbau Warga Gunakan Masker

24 Agustus 2026 - 09:51 WIB

Fokus Penanganan Karhutla Kalsel di Tiga Lokasi Utama, Pemerintah Targetkan Tuntas Dua Pekan

24 Agustus 2026 - 09:48 WIB

Gubernur Kalsel Imbau Warga Lindungi Diri dari Asap Karhutla Menggunakan Masker yang Dibagikan

24 Agustus 2026 - 09:45 WIB

Penanganan Karhutla Diperkuat, Gubernur Kalsel Minta Penggunaan Alat Berat Harus Terkoordinasi

24 Agustus 2026 - 09:42 WIB

Trending di ADVERTORIAL