Menu

Mode Gelap
Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Martapura Depan Menara Siring Pandang Ditemukan Meninggal Dunia Tim SAR Gabungan Laksanakan Operasi Pencarian Seorang Pria Diduga Tenggelam di Sungai Martapura Mengaku Polisi, Pria Ini Raup Jutaan Rupiah dengan Iming-iming Kerja di Polres Banjarbaru DJP Kalsel-Teng Sita Lima Aset Tanah Tersangka Kasus Faktur Pajak Fiktif Kebakaran Hanguskan Dua Asrama Santri dan Empat Rumah di Martapura Timur, Puluhan Kamar Ludes

Pemprov Kalsel · 23 Feb 2026 21:06 WIB

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan Perkuat Dukungan Program Tiga Juta Rumah


 Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan Perkuat Dukungan Program Tiga Juta Rumah Perbesar

Banjarbaru, Ricek.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus memperkuat komitmen dalam mendukung Program Tiga Juta Rumah yang dicanangkan pemerintah pusat. 

Hal tersebut disampaikan Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdaprov Kalsel, Miftahul Chair, saat mengikuti rapat pengendalian inflasi secara daring di Command Center Lantai 3 Kantor Gubernur Banjarbaru, Senin (23/2/2026).

Dalam kesempatan itu, Miftahul Chair menyampaikan bahwa program perumahan melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) telah memasuki tahap pengusulan, di mana aplikasi resmi sudah dibuka sejak Februari 2026.

“Khususnya di Kementerian PKP, aplikasi sudah dibuka bulan Februari ini. Program-program seperti kawasan kumuh, RTLH, dan rumah susun akan kita usulkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kebutuhan pembangunan rumah susun juga menjadi perhatian, terutama untuk aparatur sipil negara. Saat ini fasilitas rumah susun telah tersedia di Banjarmasin, dan diharapkan pembangunan serupa dapat segera terealisasi di Banjarbaru.

Sementara itu, Kepala Bidang Perumahan Disperkim Kalsel, Isma Agrianti, mengungkapkan bahwa Kalimantan Selatan saat ini masuk dalam 10 besar nasional untuk capaian Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Meski demikian, pendataan masih menjadi tantangan utama.

“Kami terus mendorong kabupaten/kota untuk menyampaikan data yang dibutuhkan pusat, agar intervensi program bisa tepat sasaran,” katanya.

Ia juga menyoroti peluang pemanfaatan dana desa dalam mendukung perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).  Menurutnya, kolaborasi pendanaan dari berbagai sumber menjadi kunci keberhasilan program perumahan di daerah.

Pada 2026, alokasi APBD Provinsi Kalsel untuk sektor perumahan mengalami penurunan dan hanya mampu membiayai sekitar 500 unit rumah. Namun, dukungan pemerintah pusat melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) diharapkan mampu menambah sekitar 2.700 unit untuk Kalimantan Selatan.

Adapun mekanisme pengusulan bantuan dilakukan melalui aplikasi Sistem Informasi Bantuan Rumah (Sibaru) yang dikelola Direktorat Jenderal di Kementerian PKP, dengan usulan berasal dari pemerintah kabupaten/kota.

“Pemprov Kalsel optimistis Program Tiga Juta Rumah dapat berjalan maksimal, sekaligus mempercepat penanganan kawasan kumuh dan rumah tidak layak huni di Banua,” tutupnya.

Sumber: MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Menag RI Kukuhkan Pengurus BP4 Kalsel, Tambrin Dipercaya sebagai Ketua Dewan Pengurus

10 Agustus 2026 - 08:50 WIB

Pagelaran Wastra Nusantara Pamor Borneo 2026, Ketua Dekranasda Kalsel Tampilkan Sasirangan Khas Banua

10 Agustus 2026 - 08:44 WIB

Menag RI Kunjungi Provinsi Kalsel, Ajak Masyarakat Jaga Persatuan & Alam

9 Agustus 2026 - 19:37 WIB

Makin Semarak, 31 SKPD & 8 Regu Dewasa Putra Berpartisipasi dalam Gerak Jalan HUT RI & Harjad Kalsel

9 Agustus 2026 - 18:25 WIB

Padamkan Karhutla Tahura Sultan Adam, Tim Gabungan Berjibaku Hadapi Medan Curam

9 Agustus 2026 - 17:26 WIB

Ribuan Pelajar Ikuti Lomba Gerak Jalan Semarakkan HUT ke-81 RI & Hari Jadi ke-76 Kalsel

9 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Trending di ADVERTORIAL