Menu

Mode Gelap
Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal

PERISTIWA · 2 Mar 2026 17:34 WIB

Nelayan Kotabaru Hilang Sejak 24 Februari Ditemukan Selamat di Perairan Majene


 Nelayan Kotabaru Hilang Sejak 24 Februari Ditemukan Selamat di Perairan Majene Perbesar

Kotabaru, Ricek.ID – Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) terhadap nelayan asal Kotabaru, Ridwan (71), yang dilaporkan hilang sejak 24 Februari 2026 di perairan Pulau Sebuku, resmi diusulkan untuk ditutup pada Senin (2/3/2026).

Korban ditemukan dalam kondisi selamat setelah terombang-ambing hingga ke perairan Sulawesi.

Tim SAR Gabungan sebelumnya melaksanakan pencarian intensif dengan menyisir area seluas 20 nautical mile (NM) menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) serta sejumlah alat utama dan peralatan pendukung lainnya.

Upaya pencarian yang dilakukan sejak pagi hari tersebut membuahkan hasil pada pukul 15.40 WITA, setelah keluarga korban menerima kabar bahwa Ridwan telah ditemukan.

Informasi yang diterima menyebutkan bahwa korban, yang akrab disapa Papa Ombo, diselamatkan oleh nelayan asal Sulawesi di perairan Selat Makassar. Setelah ditemukan, korban bersama kapalnya ditarik menuju wilayah Pamboang, tepatnya di Pelabuhan Palipi, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat.

Saat ini, proses pemulangan korban ke daerah asal masih dalam tahap koordinasi oleh pihak keluarga.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) selaku SAR Mission Coordinator (SMC), I Putu Sudayana, menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan operasi tersebut.

“Kami merasa sangat bersyukur dan lega atas ditemukannya Bapak Ridwan dalam keadaan selamat di Majene, Sulawesi Barat. Ini merupakan hasil kerja keras seluruh unsur di lapangan serta komunikasi yang baik dengan pihak keluarga. Dengan ditemukannya korban, tugas kemanusiaan ini kami nyatakan selesai. Kami mengusulkan penutupan Operasi SAR dan seluruh unsur yang terlibat akan kembali ke kesatuan masing-masing,” ujarnya.

Keberhasilan operasi ini merupakan hasil sinergi berbagai unsur, yakni Pos SAR Kotabaru (Basarnas), Pos TNI AL Sekapung, Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolair) Polres Kotabaru, serta dukungan nelayan setempat dan keluarga korban.

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Kasus Curanmor di Tungkaran, Polsek Martapura Ringkus Dua Pelaku Kurang dari 24 Jam

17 Juli 2026 - 20:04 WIB

Terjatuh ke Dalam Sumur, Tim SAR Evakuasi Pria di Banjarbaru dalam Kondisi Meninggal Dunia

17 Juli 2026 - 15:53 WIB

Operasi SAR Ditutup Usai Bocah yang Diduga Disambar Buaya di Kotabaru Ditemukan Meninggal

16 Juli 2026 - 08:30 WIB

Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Anak Diduga Diterkam Buaya di Sungai Kupang

15 Juli 2026 - 05:16 WIB

Lewat Bantuan TJSL, Angkasa Pura Indonesia Perkuat Kesejahteraan Warga

14 Juli 2026 - 17:48 WIB

Warga Aranio Digegerkan Temuan Granat Peninggalan Perang, Gegana Brimob Polda Kalsel Langsung Lakukan Penanganan

14 Juli 2026 - 10:11 WIB

Trending di HEADLINE