Menu ✖

Mode Gelap
Nasib Nelayan Labuan Mas Kotabaru, Puluhan Tahun Menanti Dermaga yang Tak Kunjung Dibangun Diduga Lakukan Begal Payudara, Pria di Tanah Laut Diamankan Warga Polres Banjarbaru Sita 3,6 Kg Sabu, 13 Tersangka Ditangkap Tujuh Kabupaten di Kalsel Terima Bantuan Karhutla Rp80 Miliar dari Pusat Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti

Pemprov Kalsel · 7 Mar 2026 19:48 WIB

Pemprov Kalsel Siapkan Bibit dan Pupuk Dukung Penanaman Jagung Serentak Nasional


 Pemprov Kalsel Siapkan Bibit dan Pupuk Dukung Penanaman Jagung Serentak Nasional Perbesar

Tanah Laut, Ricek.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menyatakan komitmen penuh dalam menyukseskan program ketahanan pangan nasional melalui gerakan penanaman jagung serentak di berbagai daerah.

Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, mengatakan pemerintah daerah tidak hanya memberikan dukungan secara kebijakan, tetapi juga menyiapkan bantuan sarana produksi bagi para petani.

Kegiatan penanaman jagung serentak tersebut merupakan program nasional yang dipimpin langsung oleh Kapolri dan dipusatkan di Sumatera Selatan. Sementara untuk wilayah Kalimantan Selatan, kegiatan dipusatkan di Desa Banyu Hirang, Kabupaten Tanah Laut, Sabtu (7/3/2026).

Usai mengikuti kegiatan pencanangan bersama Kapolda Kalsel, Syarifuddin menyampaikan bahwa pemerintah provinsi telah menyiapkan sejumlah dukungan konkret untuk mendukung keberhasilan program tersebut.

“Kita sudah menyiapkan bibit dan juga pupuk. Harapannya bantuan ini bisa bermanfaat bagi petani yang akan mengelola lahan,” ujarnya.

Menurutnya, potensi pengembangan komoditas jagung di Kalimantan Selatan dinilai sangat menjanjikan. Pemerintah daerah menargetkan pengembangan lahan jagung hingga mencapai 10.000 hektare di seluruh wilayah provinsi.

Ia menjelaskan, khusus di lokasi kegiatan di Desa Banyu Hirang terdapat sekitar 10 hektare lahan yang ditanami jagung. Sementara secara keseluruhan di Kalimantan Selatan, luas lahan yang telah tertanam jagung saat ini sudah mencapai lebih dari 1.000 hektare.

“Khusus di lokasi ini sekitar 10 hektare. Secara keseluruhan di Kalsel targetnya 10.000 hektare, dan saat ini yang sudah tertanam mencapai lebih dari 1.000 hektare,” jelasnya.

Syarifuddin juga mengajak masyarakat untuk melihat peluang besar dari budidaya jagung, mengingat komoditas tersebut memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi dan berpotensi meningkatkan kesejahteraan petani.

Terkait kekhawatiran petani mengenai kemungkinan penurunan harga saat panen raya, ia memastikan pemerintah akan melakukan pembahasan lebih lanjut untuk menjaga stabilitas harga di tingkat petani.

“Yang jelas, harga tidak akan merugikan petani. Justru kebijakan ini kita arahkan agar nantinya menguntungkan bagi mereka,” tegasnya.

Pewarta: Rachman

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Jelang Nataru 2027, Diskoperindag Kotabaru Gelar Pasar Murah di Limbur Raya

5 November 2026 - 11:10 WIB

Wagub Kalsel Sambut Kedatangan Al-Habib Muhammad bin Al-Munsib dari Hadramaut Yaman

4 November 2026 - 12:41 WIB

Disdukcapil Kalsel & Bunda PAUD Banjarbaru Perkuat Sinergi Percepatan Pemenuhan Hak Sipil Anak

3 November 2026 - 19:12 WIB

Pengembangan Kompetensi ASN, Pemprov Kalsel Perkuat Kualitas Pelayanan Publik

3 November 2026 - 19:10 WIB

DWP PUPR Kalsel Salurkan 10 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Tatah Makmur

3 November 2026 - 19:08 WIB

Try Out ke Malaysia, PGSI Kalsel Evaluasi Kekurangan Atlet Gulat Gaya Bebas Menuju Kejurnas & Pra-PON

3 November 2026 - 19:05 WIB

Trending di ADVERTORIAL