Menu ✖

Mode Gelap
Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi

HEADLINE · 9 Mar 2026 20:33 WIB

67 Kasus HIV Baru Ditemukan di Banjar, LSL Dominasi Penularan


 67 Kasus HIV Baru Ditemukan di Banjar, LSL Dominasi Penularan Perbesar

Martapura, Ricek.ID – Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar mencatat sebanyak 67 kasus baru Human Immunodeficiency Virus (HIV) sepanjang tahun 2025. Berdasarkan data tersebut, kelompok Lelaki Seks dengan Lelaki (LSL) menjadi kelompok dengan persentase penularan tertinggi, yakni mencapai 39 persen dari total kasus yang ditemukan.

Menanggapi temuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas Kesehatan terus mengintensifkan berbagai langkah penanggulangan, mulai dari upaya pencegahan, skrining deteksi dini, hingga penyediaan layanan pengobatan gratis bagi Orang Dengan HIV (ODHIV).

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, Marzuki, menegaskan bahwa pencegahan utama penularan HIV di masyarakat adalah dengan menjaga kesetiaan kepada pasangan serta menerapkan perilaku hidup sehat.

Untuk memperkuat deteksi dini, Pemerintah Kabupaten Banjar juga menerapkan kebijakan pemeriksaan HIV bagi pasien dengan kondisi medis tertentu di fasilitas layanan kesehatan.

“Untuk program-program yang berkaitan dengan pelayanan di puskesmas, seperti program bagi ibu hamil, pemeriksaan HIV bersifat wajib. Semua ibu hamil di Kabupaten Banjar kami periksa HIV-nya. Begitu juga dengan semua penderita tuberkulosis (TB), kami lakukan pemeriksaan HIV,” ujar Marzuki, Senin (9/3/2026).

Menurutnya, sejauh ini tingkat kesadaran masyarakat terhadap pemeriksaan tersebut tergolong baik. Hal itu terlihat dari tidak adanya penolakan dari pasien ketika petugas kesehatan melakukan skrining HIV.

Bagi masyarakat yang telah terdiagnosis positif HIV, Dinas Kesehatan menekankan pentingnya menjalani pengobatan secara teratur. Konsumsi obat antiretroviral (ARV) secara disiplin dinilai sangat penting untuk menekan perkembangan virus di dalam tubuh.

“Kalau sudah diberikan obat, pasien harus meminumnya secara teratur. Obat tersebut berfungsi menjaga agar virus di dalam tubuh tidak berkembang dan tidak menimbulkan gangguan kesehatan yang lebih berat,” jelas Marzuki.

Ia menambahkan, kepatuhan terhadap terapi obat dapat membantu pasien HIV menjalani kehidupan yang lebih sehat tanpa munculnya gejala penyakit penyerta. Sebaliknya, jika pasien menghentikan pengobatan, risiko munculnya berbagai komplikasi penyakit akan semakin besar.

“Jika pasien sampai putus pengobatan, yang dikhawatirkan adalah munculnya gejala penyakit lain akibat melemahnya daya tahan tubuh,” ujarnya.

Untuk memastikan akses layanan kesehatan tetap terbuka, Pemerintah Kabupaten Banjar juga menjamin seluruh layanan terkait HIV diberikan secara gratis kepada masyarakat.

“Kami menyediakan pengobatan sekaligus layanan konseling. Ada pendamping konselor khusus yang menangani ODHIV. Obat-obatan diberikan secara gratis dan tersedia di 25 puskesmas yang ada di Kabupaten Banjar,” kata Marzuki.

Selain pengobatan, puskesmas juga melakukan pemantauan kesehatan pasien secara berkala. Evaluasi medis dilakukan setiap enam bulan sekali guna memastikan efektivitas terapi yang dijalani pasien.

Evaluasi tersebut penting untuk menentukan kecocokan obat yang dikonsumsi pasien, mengingat setiap individu dapat merespons jenis obat yang berbeda.

“Evaluasi dilakukan untuk memastikan obat yang diberikan cocok bagi pasien. Jika ada kondisi tubuh yang tidak menerima jenis obat tertentu, maka dapat segera diganti dengan jenis obat lainnya,” tutupnya.

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Jukung Diduga Tenggelam, Warga Ditemukan Meninggal di Waduk Riam Kanan

9 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Tingkatkan Kualitas Pelayanan, Dua Anak Jalani Aktivasi Implan Koklea di RSUD Ratu Zalecha

8 Oktober 2026 - 08:53 WIB

Pemerintah Mulai Ukur Dampak Program MBG terhadap Kesehatan & Status Gizi Anak

7 Oktober 2026 - 21:13 WIB

Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan

6 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi

30 September 2026 - 07:40 WIB

Prabowo Minta Antrean BPJS Dipangkas & Pasien Dilayani Tanpa Dibeda-bedakan

29 September 2026 - 20:27 WIB

Trending di KESEHATAN