Menu

Mode Gelap
Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Martapura Depan Menara Siring Pandang Ditemukan Meninggal Dunia Tim SAR Gabungan Laksanakan Operasi Pencarian Seorang Pria Diduga Tenggelam di Sungai Martapura Mengaku Polisi, Pria Ini Raup Jutaan Rupiah dengan Iming-iming Kerja di Polres Banjarbaru DJP Kalsel-Teng Sita Lima Aset Tanah Tersangka Kasus Faktur Pajak Fiktif Kebakaran Hanguskan Dua Asrama Santri dan Empat Rumah di Martapura Timur, Puluhan Kamar Ludes

Pemprov Kalsel · 1 Apr 2026 16:21 WIB

Budidaya Ikan Gabus Diperkuat Bantuan Hibah di Kalsel


 Budidaya Ikan Gabus Diperkuat Bantuan Hibah di Kalsel Perbesar

Banjarbaru, Ricek.ID – Upaya penguatan sektor perikanan budidaya di Kalimantan Selatan terus dilakukan melalui penyaluran bantuan hibah sarana budidaya ikan gabus atau haruan pada tahun 2026. Program ini menjadi bagian dari strategi peningkatan produktivitas perikanan daerah sekaligus mendukung pengembangan konsep haruan estate.

Bantuan tersebut disalurkan kepada kelompok pembudidaya ikan yang dinilai memiliki kesiapan dan potensi untuk mengembangkan komoditas unggulan daerah bernilai ekonomi tinggi.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan, Rusdi Hartono, mengatakan ikan gabus memiliki peluang besar untuk dikembangkan, baik sebagai komoditas konsumsi maupun bahan baku industri olahan.

“Melalui bantuan ini, kami ingin mendorong peningkatan produksi ikan gabus sekaligus memperkuat kapasitas kelompok pembudidaya. Haruan merupakan komoditas lokal yang memiliki nilai strategis,” ujarnya di Banjarbaru, Rabu 1 April 2026.

Ia menjelaskan, bantuan hibah disalurkan kepada dua kelompok pembudidaya ikan, yakni Pokdakan Anugerah Tatah Makmur di Desa Jamil, Kecamatan Labuan Amas Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, serta Pokdakan Sumber Rezeki di Desa Pampanan, Kecamatan Pugaan, Kabupaten Tabalong.

Menurutnya, penetapan penerima bantuan telah melalui proses verifikasi dan penilaian dengan mempertimbangkan kesiapan kelompok, potensi wilayah, serta komitmen dalam mengembangkan budidaya ikan gabus secara berkelanjutan.

Rusdi menambahkan, pengembangan haruan estate tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga mencakup penguatan kelembagaan kelompok, penerapan teknologi budidaya, hingga perluasan akses pemasaran.

“Ke depan, kami berharap kelompok penerima bantuan ini dapat menjadi percontohan bagi wilayah lain dalam pengembangan budidaya ikan gabus yang terintegrasi dan berdaya saing,” tambahnya.

Melalui program ini, pemerintah daerah optimistis dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat berbasis perikanan, meningkatkan pendapatan pembudidaya, serta memperkuat ketahanan pangan daerah.

Selain itu, langkah ini juga menjadi bagian dari strategi hilirisasi sektor perikanan, sehingga hasil budidaya tidak hanya dijual dalam bentuk segar, tetapi juga diolah menjadi produk bernilai tambah yang mampu menjangkau pasar lebih luas.

Dengan sinergi antara pemerintah dan kelompok masyarakat, pengembangan budidaya ikan gabus di Kalimantan Selatan diharapkan semakin berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian daerah.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Cegah Stunting, TP PKK & DKP Kalsel Dorong Inovasi Olahan Ikan Lewat Lomba Masak Serba Ikan

8 Agustus 2026 - 18:11 WIB

Ribuan Warga Ikuti Jalan Sehat HUT RI & Hari Jadi Kalsel di Perkantoran Pemprov Banjarbaru

8 Agustus 2026 - 18:07 WIB

Lantik 10 Pejabat Pemprov Kalsel, Gubernur Minta BKD Siapkan Sistem Manajemen Talenta

8 Agustus 2026 - 15:43 WIB

BI & Pemprov Kalsel Gelar Pamor Borneo 2026, Jadi Etalase Produk Unggulan & Penggerak Investasi

8 Agustus 2026 - 15:40 WIB

Harga Bahan Pokok di Banjarmasin Relatif Stabil, Disdag Kalsel Pastikan Pasokan Tetap Aman

7 Agustus 2026 - 18:49 WIB

Perlakuan Open Traffic Terbatas di Sungai Lulut, Dishub Kalsel Larang Kendaraan di Atas 6 Ton Dilarang Melintas

7 Agustus 2026 - 18:46 WIB

Trending di ADVERTORIAL