Menu

Mode Gelap
MV Hai Da Bawa 69 Korban Selamat KM Virgo Tiba di Banjarmasin KM Virgo Transport 8: 107 Selamat, 6 Meninggal, 136 Masih Dicari KM Virgo Transport 8, 103 Orang Telah Dievakuasi dari Perairan Laut Jawa Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, Bawa 243 Orang Viral Video IGD Puskesmas Sungai Ulin, Wali Kota Banjarbaru Jenguk Pasien di RSUD Ratu Zalecha

Kab. Kotabaru · 15 Apr 2026 06:59 WIB

Sekolah Ramah di Kotabaru Siap Dibangun, Tinggal Tunggu Anggaran Pusat


 Sekolah Ramah di Kotabaru Siap Dibangun, Tinggal Tunggu Anggaran Pusat Perbesar

Ricek.ID- Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Dinas Sosial memastikan persiapan pembangunan Sekolah Ramah bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu telah mencapai 100 persen.

Proyek strategis yang bertujuan memutus mata rantai kemiskinan ini kini tinggal menunggu penentuan prioritas anggaran dari pemerintah pusat.

Kepala Dinas Sosial Kotabaru, Nurviza, menyampaikan seluruh tahapan telah diselesaikan, mulai dari pengajuan proposal hingga penetapan lokasi pembangunan.

“Upaya Dinas Sosial sudah maksimal, sudah 100 persen. Lokasi kita juga telah dinyatakan layak oleh Kementerian Pekerjaan Umum. Saat ini kita tinggal menunggu keputusan terkait alokasi anggaran dari pusat,” ujarnya, Selasa (14/4/2026).

Ia menambahkan, sinyal positif mulai terlihat dengan adanya konsultan perencanaan yang telah melakukan pemetaan topologi di lokasi pembangunan.

Sekolah Ramah ini dirancang dengan konsep berasrama penuh dan diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap pendidikan.

Seluruh biaya operasional, mulai dari kebutuhan hidup hingga pendidikan, akan ditanggung sepenuhnya oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.

“Orang tua tidak perlu mengeluarkan biaya. Bahkan akan diprioritaskan untuk mendapatkan bantuan sosial,” jelasnya.

Selain pendidikan formal, Sekolah Ramah juga akan menitikberatkan pada pembentukan karakter sebagai upaya membangun generasi yang mandiri dan berdaya saing.

Pemerintah juga telah menyiapkan rencana jangka panjang bagi lulusan, termasuk peluang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi melalui jalur khusus.

“Targetnya adalah memutus rantai kemiskinan agar anak-anak ini memiliki masa depan yang lebih baik,” tambahnya.

Dari sisi anggaran, kebutuhan operasional per siswa diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta per tahun. Namun seluruh pembiayaan berasal dari APBN sehingga tidak membebani anggaran daerah.

“Daerah hanya menyediakan lahan. Ini peluang besar yang harus dimanfaatkan karena manfaatnya sangat besar bagi masyarakat,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Bunda PAUD Banjarmasin Perkuat Akses Pendidikan Prasekolah Banjarmasin

14 September 2026 - 21:34 WIB

Indocement Salurkan Bantuan Air Bersih di Tengah Musim Kemarau

14 September 2026 - 17:33 WIB

22 Ketua PAC Hanura se-Kotabaru Dilantik, Sayed Sultan: PAC Ujung Tombak Partai

13 September 2026 - 19:14 WIB

Ibunda Guru Kota Banjarmasin Dorong Perempuan PGRI Perkuat Pendidikan Anak

12 September 2026 - 18:47 WIB

Apel Pengamanan Pilkades Serentak 2026, Penyerahan Logistik & Deklarasi Damai Di Kecamatan Pulau Sembilan Berjalan Aman & Kondusif

10 September 2026 - 19:05 WIB

Bangun Budaya Baca Sejak Dini, Dispersip Kotabaru Gelar Story Telling Bersama PT Arutmin

10 September 2026 - 15:05 WIB

Trending di ADVERTORIAL