Menu

Mode Gelap
Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Martapura Depan Menara Siring Pandang Ditemukan Meninggal Dunia Tim SAR Gabungan Laksanakan Operasi Pencarian Seorang Pria Diduga Tenggelam di Sungai Martapura Mengaku Polisi, Pria Ini Raup Jutaan Rupiah dengan Iming-iming Kerja di Polres Banjarbaru DJP Kalsel-Teng Sita Lima Aset Tanah Tersangka Kasus Faktur Pajak Fiktif Kebakaran Hanguskan Dua Asrama Santri dan Empat Rumah di Martapura Timur, Puluhan Kamar Ludes

KESEHATAN · 1 Mei 2026 21:46 WIB

Pemerintah Tekan Stunting Dari Hulu Melalui Program MBG 3B


 Pemerintah Tekan Stunting Dari Hulu Melalui Program MBG 3B Perbesar

Ricek.ID – Pemerintah akan memperkuat intervensi gizi pada fase paling krusial dalam siklus hidup manusia melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) 3B yang menyasar ibu hamil, ibu menyusui, dan balita sebagai strategi utama memutus rantai stunting dari hulu.

Program ini ditegaskan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga), Wihaji saat kunjungan kerja Pemantauan Program Bangga Kencana dan MBG 3B wilayah pedalaman serta pencanangan Pelayanan KB Serentak di Kabupaten Lebak, Banten pada Kamis (30/4/2026).

Ia menjelaskan fase kehamilan hingga usia balita merupakan periode emas sekaligus penentu kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

“Karena itu, MBG 3B diarahkan untuk memastikan kecukupan gizi pada masa paling krusial tersebut agar dampak penurunan stunting dapat dirasakan secara jangka panjang. Kalau ibu hamil sehat, balita juga sehat. Di situlah masa depan bangsa ditentukan,” ujarnya.

Wihaji menegaskan, langkah menyasar ibu hamil dan balita menjadi pembeda signifikan kebijakan Indonesia dibandingkan negara lain.

Jika sebagian besar negara fokus pada program makan bergizi gratis untuk anak sekolah, Indonesia di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto justru memperkuat intervensi sejak awal kehidupan.

“Penanganan stunting harus dilakukan dari hulu secara menyeluruh dan berkelanjutan, bukan sekadar bantuan sesaat,” tegasnya.

Dalam implementasi program, Wihaji menginstruksikan Tim Pendamping Keluarga (TPK) agar tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga memberikan edukasi komprehensif kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Edukasi tersebut mencakup pentingnya gizi ibu, kesehatan reproduksi, penggunaan metode Keluarga Berencana (KB) pascapersalinan, serta pengawasan konsumsi bantuan agar tepat sasaran.

“Distribusi ini harus tepat. Yang menerima dan mengonsumsi harus ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, penyaluran makanan bergizi dilakukan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terhubung dengan layanan posyandu di daerah,” ungkapnya.

Sementara itu Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, menyatakan dukungan penuh terhadap penguatan intervensi pada masa golden age.

Ia menekankan pentingnya pendekatan humanis dan berbasis kearifan lokal dalam implementasi program.

“Ibu hamil harus dimuliakan karena mereka sedang menyiapkan generasi penerus. Di wilayah seperti Lebak, pendekatan khusus juga dilakukan untuk masyarakat Badui agar program diterima sesuai budaya setempat,” jelasnya.

Program MBG 3B diharapkan menjadi pengungkit percepatan penurunan stunting di Kabupaten Lebak.

Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, prevalensi stunting di wilayah tersebut masih berada di angka 32,4 persen.

Dengan intervensi gizi yang difokuskan pada fase kritis kehidupan, pemerintah optimistis kualitas kesehatan masyarakat akan meningkat dan melahirkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Sumber : infopublik.id

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,29 Persen, BPS Sebut Didorong Konsumsi Rumah Tangga & Investasi

5 Agustus 2026 - 18:54 WIB

Pada Maret 2026, BPS Sebut Jumlah Penduduk Miskin Indonesia Berkurang 430 Ribu Orang

5 Agustus 2026 - 18:51 WIB

ETLE Rekam 16.812 Pelanggaran Plat Nomor, Korlantas Polri Perkuat Sistem Face Recognition

5 Agustus 2026 - 18:27 WIB

Hadapi Modus Kejahatan Digital Love Scamming, Polri Perkuat Kapasitas Personel

5 Agustus 2026 - 18:24 WIB

Terindikasi Digunakan untuk Judi Online, OJK Minta Perbankan Blokir 36.735 Rekening

5 Agustus 2026 - 08:03 WIB

Terbitkan Aturan Sekolah Aman, Kemendikdasmen Batasi Gawai Siswa di Bawah 16 Tahun

5 Agustus 2026 - 08:00 WIB

Trending di NASIONAL