Menu

Mode Gelap
Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi Gubernur Kalsel Siapkan Bonus bagi Pelapor Pelaku Karhutla Satu Korban KM Virgo Transport 8 Kembali Ditemukan Tim SAR Basarnas Perpanjang Operasi SAR KM Virgo Transport 8, 126 Korban Masih Dicari

Banjarmasin · 5 Mei 2026 22:12 WIB

Bunda PAUD Banjarmasin Dorong Guru Jadi Garda Depan Tekan Stunting


 Bunda PAUD Banjarmasin Dorong Guru Jadi Garda Depan Tekan Stunting Perbesar

Ricek.ID – Upaya menekan angka stunting dari hulu mulai digerakkan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin dengan menyasar peran strategis guru PAUD.

Bunda PAUD Kota Banjarmasin, Neli Listriani menegaskan pendidik usia dini menjadi kunci dalam membentuk generasi sehat sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan sejak awal.

Hal ini disampaikannya dalan kegiatan penguatan penanganan stunting bagi guru PAUD digelar di Hotel Rattan Inn Banjarmasin pada Selasa (05/05/2026), dalam rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional yang dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Ryan Utama.

“Guru PAUD bukan hanya mengajar, tetapi berada di garis depan penanganan stunting melalui edukasi gizi, pola asuh, dan pemantauan tumbuh kembang anak sejak dini,” ujarnya.

Neli menekankan, persoalan stunting tidak bisa ditunda karena berdampak langsung pada kualitas sumber daya manusia di masa depan.

Menurutnya, anak yang sehat secara fisik dan mental akan lebih siap menerima pembelajaran dan berkembang optimal.

“Jika stunting ditangani sejak PAUD, kita sedang membuka jalan menuju pendidikan berkualitas dan masa depan kota yang lebih kuat,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, pemerintah mendorong kolaborasi antara pendidik, orang tua, dan pemangku kepentingan agar intervensi stunting lebih tepat sasaran.

Selain itu, penguatan kapasitas guru PAUD juga diarahkan untuk mendukung program wajib belajar satu tahun pra sekolah di Banjarmasin.

Neli mengajak seluruh pendidik untuk tidak berhenti berinovasi dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan ramah anak.

“Kita ingin Banjarmasin menjadi kota yang benar-benar peduli pada tumbuh kembang anak, bebas stunting, dan unggul dalam pendidikan sejak usia dini,” pungkasnya.

Sumber : Prokom Banjarmasin

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Ikut Padamkan Titik Api, Gubernur Kalsel Pastikan Kawasan Rumah Sakit Terhindar Ancaman Karhutla

22 September 2026 - 21:59 WIB

Gubernur Kalsel Dorong Pengelolaan Geopark Meratus Berorentasi Pengembangan Pariwasata, Budaya & Penguatan Ekonomi

22 September 2026 - 21:56 WIB

Percepatan Pembangunan Sanitasi Pemukiman, Pemprov Kalsel Tekankan Implementasi Strategi SSK

22 September 2026 - 21:53 WIB

Jaga Kestabilan Harga, Pemprov Kalsel Pantau Distrubusi Pangan di Daerah

22 September 2026 - 21:49 WIB

Media Gathering PT PTK dan PWI Kotabaru Dirangkai Aksi Sosial untuk Warga

22 September 2026 - 13:14 WIB

Polres Banjar Siagakan Tim Buru Api Marta Presisi Hadapi Karhutla

22 September 2026 - 12:59 WIB

Trending di DAERAH