Menu

Mode Gelap
Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Martapura Depan Menara Siring Pandang Ditemukan Meninggal Dunia Tim SAR Gabungan Laksanakan Operasi Pencarian Seorang Pria Diduga Tenggelam di Sungai Martapura Mengaku Polisi, Pria Ini Raup Jutaan Rupiah dengan Iming-iming Kerja di Polres Banjarbaru DJP Kalsel-Teng Sita Lima Aset Tanah Tersangka Kasus Faktur Pajak Fiktif Kebakaran Hanguskan Dua Asrama Santri dan Empat Rumah di Martapura Timur, Puluhan Kamar Ludes

Banjarmasin · 5 Mei 2026 22:12 WIB

Bunda PAUD Banjarmasin Dorong Guru Jadi Garda Depan Tekan Stunting


 Bunda PAUD Banjarmasin Dorong Guru Jadi Garda Depan Tekan Stunting Perbesar

Ricek.ID – Upaya menekan angka stunting dari hulu mulai digerakkan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin dengan menyasar peran strategis guru PAUD.

Bunda PAUD Kota Banjarmasin, Neli Listriani menegaskan pendidik usia dini menjadi kunci dalam membentuk generasi sehat sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan sejak awal.

Hal ini disampaikannya dalan kegiatan penguatan penanganan stunting bagi guru PAUD digelar di Hotel Rattan Inn Banjarmasin pada Selasa (05/05/2026), dalam rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional yang dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Ryan Utama.

“Guru PAUD bukan hanya mengajar, tetapi berada di garis depan penanganan stunting melalui edukasi gizi, pola asuh, dan pemantauan tumbuh kembang anak sejak dini,” ujarnya.

Neli menekankan, persoalan stunting tidak bisa ditunda karena berdampak langsung pada kualitas sumber daya manusia di masa depan.

Menurutnya, anak yang sehat secara fisik dan mental akan lebih siap menerima pembelajaran dan berkembang optimal.

“Jika stunting ditangani sejak PAUD, kita sedang membuka jalan menuju pendidikan berkualitas dan masa depan kota yang lebih kuat,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, pemerintah mendorong kolaborasi antara pendidik, orang tua, dan pemangku kepentingan agar intervensi stunting lebih tepat sasaran.

Selain itu, penguatan kapasitas guru PAUD juga diarahkan untuk mendukung program wajib belajar satu tahun pra sekolah di Banjarmasin.

Neli mengajak seluruh pendidik untuk tidak berhenti berinovasi dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan ramah anak.

“Kita ingin Banjarmasin menjadi kota yang benar-benar peduli pada tumbuh kembang anak, bebas stunting, dan unggul dalam pendidikan sejak usia dini,” pungkasnya.

Sumber : Prokom Banjarmasin

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Perkuat Sinergi, DPD KNPI Kalsel Silaturahmi Dengan Bupati Hulu Sungai Selatan

6 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Matangkan Peluncuran AMDK Bakula Water, BPAM Banjarbakula Targetkan Rampungkan Seluruh Perizinan Agustus 2026

5 Agustus 2026 - 18:48 WIB

Perkuat Keselamatan di Ruas Jalan Banjarbaru–Batulicin, Dinas PUPR Kalsel Tambah Rambu hingga Perbaiki Geometrik Jalan

5 Agustus 2026 - 18:45 WIB

Pemprov Akan Resmikan Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari pada Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalsel

5 Agustus 2026 - 18:43 WIB

TPID Provinsi Kalsel Optimis Pengendalian Inflasi Berikan Hasil Positif

5 Agustus 2026 - 18:40 WIB

Hadir di Kalsel Expo, Bapenda Kalsel Layani Pembayaran Pajak Kendaraan hingga Malam Hari

5 Agustus 2026 - 18:38 WIB

Trending di ADVERTORIAL