Menu ✖

Mode Gelap
Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi Gubernur Kalsel Siapkan Bonus bagi Pelapor Pelaku Karhutla Satu Korban KM Virgo Transport 8 Kembali Ditemukan Tim SAR

DAERAH · 11 Mei 2026 17:15 WIB

FGD Kajian KEK Mekar Putih, Bappeda Kalsel Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah


 FGD Kajian KEK Mekar Putih, Bappeda Kalsel Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah Perbesar

Ricek.ID – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan (Bappeda Kalsel) gelar Ekspose Antara dan Focus Group Discussion (FGD) Kajian KEK Mekar Putih, yang dilaksanakan di Ruang Rapat Syahrir Bappeda Kalsel pada Senin (11/5/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan rangka penyusunan dokumen Analisis Pengembangan dan Proyeksi Rantai Nilai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mekar Putih terhadap komoditas unggulan Kalsel.

Hal ini juga menjadi bagian penting dalam proses penyusunan dokumen kajian strategis guna menganalisis potensi pengembangan rantai nilai komoditas unggulan Kalsel yang terintegrasi dengan keberadaan KEK Mekar Putih.

Kepala Bappeda Kalsel, Suprapti Tri Astuti menyampaikan kajian ini diharapkan mampu memberikan gambaran menyeluruh mengenai keterkaitan sektor hulu hingga hilir, peluang peningkatan nilai tambah, penguatan daya saing daerah, serta proyeksi pengembangan ekonomi kawasan di masa mendatang.

“Melalui kajian ini, pemerintah daerah berupaya mendorong terciptanya ekosistem industri dan investasi yang lebih terarah, terintegrasi, dan berkelanjutan. KEK Mekar Putih diharapkan tidak hanya menjadi kawasan pertumbuhan ekonomi baru, tetapi juga mampu memberikan multiplier effect terhadap sektor-sektor unggulan daerah,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan KEK Mekar Putih nantinya diharapkan mampu membuka lapangan kerja, meningkatkan investasi, serta memperkuat posisi Kalsel dalam rantai pasok regional maupun nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Astuti juga menyoroti tantangan pertumbuhan ekonomi daerah yang dipengaruhi kondisi geopolitik global.

Ia menyebutkan Pemerintah Provinsi Kalsel memiliki target pertumbuhan ekonomi sebesar 8,1 persen pada tahun 2029 sebagaimana tertuang dalam RPJMD.

“Di dalam RPJMD kita, target pertumbuhan ekonomi Kalimantan Selatan pada tahun 2029 berada di angka 8,1 persen. Saat ini pertumbuhan ekonomi kita berada di angka 5,67 persen dan kondisi geopolitik dunia tentu menjadi tantangan tersendiri,” katanya.

Astuti mengungkapkan berdasarkan hasil pembahasan bersama Bappenas dalam agenda Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas), target pertumbuhan ekonomi Kalsel pada tahun 2027 diproyeksikan berada pada kisaran 6,7 hingga 7,2 persen.

“Target ini sangat tinggi dibandingkan beberapa provinsi lain. Karena itu, kami berharap ketika Peraturan Presiden terkait KEK terbit dan KEK Mekar Putih mulai beroperasi, target pertumbuhan ekonomi 8,1 persen pada 2029 dapat tercapai,” lanjutnya.

Astuti menambahkan untuk mewujudkan target tersebut diperlukan keterlibatan dan kontribusi seluruh pihak, baik pemerintah, akademisi, maupun pelaku usaha agar dokumen yang dihasilkan benar-benar implementatif dan dapat diterapkan di lapangan.

“Kami berharap seluruh peserta dapat berpartisipasi aktif dalam memberikan pandangan, masukan, serta pengalaman yang relevan sehingga hasil akhir dokumen nantinya dapat menjadi acuan yang berkualitas dalam mendukung pengembangan KEK Mekar Putih dan komoditas unggulan Kalimantan Selatan secara berkelanjutan,” tambahnya.

Adapun beberapa hal yang diharapkan dari pelaksanaan kegiatan tersebut antara lain tersusunnya masukan dan rekomendasi strategis terhadap hasil kajian antara, teridentifikasinya potensi, tantangan, dan peluang pengembangan rantai nilai komoditas unggulan daerah, serta terbangunnya sinergi dan kesepahaman antar pemangku kepentingan dalam pengembangan KEK Mekar Putih.

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu menghasilkan dokumen kajian yang komprehensif, implementatif, dan mendukung arah pembangunan ekonomi daerah, sekaligus menghasilkan rekomendasi kebijakan dan strategi pengembangan investasi yang mampu meningkatkan daya saing daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

K-Gibran Kalsel Konsolidasi, Siapkan Struktur 13 DPD

4 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Naikkan TPP ASN Pemprov Kalsel hingga 98 Persen, Gubernur Dorong Peningkatan Kinerja

3 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Hadapi Karhutla, Satpol PP & Damkar Kalsel Perkuat Patroli & Pengamanan Ring 1 Bandara

3 Oktober 2026 - 15:49 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan & Jejak Budaya Banjar, Benih Siam Madu Murakata Kalsel Dibawa ke Papua

3 Oktober 2026 - 15:46 WIB

Kecamatan O’o’u Kabupaten Nias Selatan Dilanda Banjir, Puluhan Rumah Penduduk Terendam

3 Oktober 2026 - 13:35 WIB

Padamkan Titik Api Karhutla, Gubernur Kalsel Kerahkan Ekskavator & Pembasahan Lahan di Kawasan Sambang Lihum

2 Oktober 2026 - 22:05 WIB

Trending di ADVERTORIAL