Menu

Mode Gelap
Kebakaran Hanguskan Dua Asrama Santri dan Empat Rumah di Martapura Timur, Puluhan Kamar Ludes Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan

EKOBIS · 16 Mei 2026 20:00 WIB

Purbaya Ungkap Jurus Jitunya Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Indonesia


 Purbaya Ungkap Jurus Jitunya Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Perbesar

Ricek.ID – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia Triwulan I-2026 mengalami pertumbuhan kuat sebesar 5,61 persen (y-on-y), melampaui proyeksi pemerintah (5,39 persen) dan merupakan tertinggi pasca-pandemi.

Dalam sebuah wawancara di stasiun TV swasta pada Kamis (14/5/2026), Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap jurus jitu dari sisi kebijakan fiskal pemerintah yang kemudian bisa mendongkrak angka pertumbuhan ekonomi Indonesia.

“Jurus jitu-nya adalah kita memanfaatkan semua sumber daya Indonesia untuk bekerja. Saya pastikan pemerintah belanja dengan betul, dan saya pastikan juga rumah tangga atau sektor swasta juga bisa berjalan. Itu utama yang kita kerjakan, kita coba menghidupkan mesin pertumbuhan ekonomi pemerintah dan swasta bareng-bareng,” katanya.

“Caranya gimana kalau pemerintah? Saya gebuk-gebuk sedikit lah, kementerian memang nggak belanja, saya coba belanja dengan sedikit ancaman halus. Kalau nggak belanja, saya potong anggarannya tahun depan, kira-kira gitu. Halus ya,” tambah Purbaya.

Untuk sektor swasta, lanjut Menkeu, ia memastikan kecukupan likuiditas di sistem finansial.

“Jadi caranya saya pindahkan uang saya yang dari BI ke perbankan, Rp200 triliun, banyak ekonom yang bilang itu nggak ada gunanya. Mereka nggak tahu bahwa itu adalah strategi untuk menghidupkan domestic demand atau aktivitas privat sektor dan rumah tangga,” ujar Purbaya.

Menkeu menuturkan dengan strategi tersebut, pada triwulan IV-2025 sudah kelihatan hasilnya, dan sepanjang triwulan I-2026 semakin kelihatan hasilnya.

Menurut Purbaya, ekonomi Indonesia tidak mungkin tumbuh cepat kalau hanya pemerintah belanja, sektor swasta juga mesti jalan. Sesuai dengan petunjuk Presiden Prabowo Subianto, pemerintah berusaha untuk menggerakkan sektor swasta. Itulah mengapa pemerintah mengucurkan dana Rp200 triliun ke sistem perbankan.

“Jadi kita tambah uang (Rp200 triliun) di sistem perbankan agar dapat membantu sektor swasta untuk bergerak. Saya disuruh Pak Presiden, dia bilang boleh jalankan aja. Hasilnya mulai kelihatan di triwulan IV-2025 dan triwulan I-2026, yang tadinya pertumbuhannya 5% atau lebih rendah, triwulan IV-2025 sudah 5,39 persen, dan triwulan I-2026 sudah 5,61 persen. Jadi kita sudah keluar dari kutukan 5 persen. Saya yakin bisa, ini kan baru mulai nih,” jelas Purbaya.

“Ke depan saya akan pastikan sektor swasta dan sektor pemerintah berjalan dengan baik. Kalau uang nggak cukup kita perbaikin juga iklim investasi di dunia bisnis kita. Yang saya jalankan melalui satgas debottlenecking. Sepertinya sudah akan membaik ke depan iklim bisnisnya dan dampaknya mungkin setahun ke depan akan kelihatan berbeda. Suasana berinvestasi di Indonesia dibandingkan sebelumnya menjadi lebih baik. Itu yang saya harapkan juga lebih mendorong kontribusi sektor swasta ke kita,” pungkas Menkeu.

Sumber : infopublik.id

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

MK Putuskan Anggaran MBG Dipisah dari Anggaran Pendidikan Paling Lambat pada APBN 2028

30 Juli 2026 - 18:43 WIB

Hidupkan Warisan Sejarah untuk Generasi Masa Depan, Prabowo Resmikan Revitalisasi Stasiun Semarang Tawang

30 Juli 2026 - 18:38 WIB

BPJPH & Badan Karantina Cegah Penipuan Label Halal dengan Perkuat Pengawasan Produk Impor

30 Juli 2026 - 18:27 WIB

Prabowo Pimpin Pelantikan 1.204 Pamong Praja Muda IPDN Angkatan XXXIII Tahun 2026

29 Juli 2026 - 18:53 WIB

KPK Kembali Lakukan OTT di Pemalang, Sita Uang Lebih dari Rp2 Miliar

29 Juli 2026 - 18:50 WIB

Pemda Alami Kesulitan Anggaran, Wamendagri Minta Tak PHK PPPK

29 Juli 2026 - 18:47 WIB

Trending di NASIONAL