Menu

Mode Gelap
MV Hai Da Bawa 69 Korban Selamat KM Virgo Tiba di Banjarmasin KM Virgo Transport 8: 107 Selamat, 6 Meninggal, 136 Masih Dicari KM Virgo Transport 8, 103 Orang Telah Dievakuasi dari Perairan Laut Jawa Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, Bawa 243 Orang Viral Video IGD Puskesmas Sungai Ulin, Wali Kota Banjarbaru Jenguk Pasien di RSUD Ratu Zalecha

EKOBIS · 28 Mei 2026 19:54 WIB

Game Changer Pemerataan Digital, Internet 100 Mbps Rp100 Ribu Diluncurkan


 Game Changer Pemerataan Digital, Internet 100 Mbps Rp100 Ribu Diluncurkan Perbesar

Ricek.ID – Dalam upaya pemerataan akses digital nasional, pemerintah menghadirkan layanan internet berkecepatan 100 Mbps dengan harga Rp100 ribu per bulan. Inovasi ini dinilai dalat menjadi jawaban atas persoalan biaya internet yang selama ini dihadapi masyarakat.

Hal ini disampaikan Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Nezar Patria, dalam Grand Launching Ceremony Internet Rakyat di Jakarta Barat pada Selasa (26/5/2026).

Nezar menyatakan Indonesia masih menghadapi tantangan besar dalam kualitas layanan internet nasional, meskipun cakupan jaringan saat ini telah menjangkau sebagian besar wilayah berpenduduk.

“Jaringan telekomunikasi kita sudah meng-cover 97 persen wilayah berpenduduk di Nusantara. Dari sisi lanskap sudah baik, tetapi kualitas internet kita masih harus ditingkatkan,” ujar Wamenkomdigi.

Menurut Nezar, tantangan utama saat ini bukan lagi sekadar perluasan jaringan, melainkan peningkatan kualitas layanan dan keterjangkauan harga bagi masyarakat. Kebutuhan akan internet cepat dan stabil semakin mendesak seiring percepatan transformasi digital di sektor pendidikan, kesehatan, hingga ekonomi.

Ia menegaskan, inisiatif seperti program Internet Rakyat menjadi langkah penting untuk menjembatani kesenjangan digital yang masih terjadi di berbagai daerah.

“Kalau kita bisa menyediakan internet 100 Mbps dengan harga Rp100 ribu, ini akan menjadi game changer. Ini bukan hanya soal koneksi, tetapi bagaimana masyarakat bisa mendapatkan akses digital yang lebih setara,” tegasnya.

Nezar menambahkan, pemerintah ingin memastikan masyarakat tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkan ruang digital inklusif ini untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan.

Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi dan pendekatan inovatif antara pemerintah, pelaku industri, serta penyedia layanan telekomunikasi guna mengatasi tantangan geografis Indonesia yang menantang.

Selain memperluas akses, Kementerian Komunikasi dan Digital terus mendorong peningkatan kualitas jaringan nasional agar siap mendukung teknologi masa depan, seperti artificial intelligence (AI), layanan cloud, hingga Internet of Things (IoT).

“Ke depan, kebutuhan bandwidth kita akan semakin besar. Karena itu, kualitas internet dan keterjangkauan harga harus berjalan bersama,” kata Nezar.

Melalui sinergi ini, ia berharap layanan internet cepat dan murah dapat membuka peluang baru bagi masyarakat untuk mengakses pendidikan digital, memperluas peluang usaha, serta memperkuat daya saing Indonesia di kancah ekonomi digital global.

Sumber : infopublik.id

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Kemendukbangga Ungkap Tantangan Bonus Demografi & Penurunan Stunting Dihadapan DPR RI

16 September 2026 - 20:14 WIB

MTQ Nasional XXXI Semarang Buka Ekshibisi Tartil Al-Qur’an Isyarat untuk Penyandang Disabilitas

16 September 2026 - 20:12 WIB

Sampaikan Duka atas Kecelakaan KM Virgo Transport 8, Presiden Prabowo Pastikan Investigasi Dituntaskan

16 September 2026 - 19:29 WIB

Presiden Prabowo Resmikan LRT Jakarta, Tekankan Pentingnya Pembangunan & Transformasi Bangsa

16 September 2026 - 19:26 WIB

Perkuat Operasi SAR, Polri Evakuasi Dua Jenazah KM Virgo dengan Helikopter

16 September 2026 - 19:22 WIB

Kemenhub Deteksi 72.236 Pelanggaran Angkutan Barang Selama Satu Bulan Penerapan ETLE HUB

16 September 2026 - 19:20 WIB

Trending di NASIONAL