Menu

Mode Gelap
DJP Kalsel-Teng Sita Lima Aset Tanah Tersangka Kasus Faktur Pajak Fiktif Kebakaran Hanguskan Dua Asrama Santri dan Empat Rumah di Martapura Timur, Puluhan Kamar Ludes Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel

NASIONAL · 30 Mei 2026 20:39 WIB

Indonesia Bagian Timur Diminta Waspada, Siklon Tropis Jangmi Bisa Picu Potensi Hujan Lebat


 Indonesia Bagian Timur Diminta Waspada, Siklon Tropis Jangmi Bisa Picu Potensi Hujan Lebat Perbesar

Ricek.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) ingatkan masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia bagian timur untuk mewaspadai potensi hujan dalam sepekan ke depan. Hal ini diakibatkan pengaruh dinamika atmosfer, termasuk kemunculan Siklon Tropis Jangmi di sekitar Laut Filipina yang berdampak pada peningkatan potensi hujan.

Prakirawan BMKG, Dendy Rona Purnama, dalam InfoBMKG pada Jumat (29/5/2026) menjelaskan, berdasarkan analisis atmosfer terkini, sekitar 20,1 persen wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau. Namun, sebagian wilayah lainnya masih berada pada masa peralihan musim yang ditandai dengan tingginya potensi hujan.

“Pada periode 25 hingga 27 Mei 2026 masih tercatat hujan dengan intensitas ringan hingga lebat di sejumlah wilayah, terutama Indonesia bagian utara,” ujarnya.

Data observasi BMKG menunjukkan curah hujan tertinggi terjadi di wilayah Maluku mencapai 91,5 mm, disusul Maluku Utara 78,8 mm, Kalimantan Barat 71 mm, Sulawesi Selatan 68 mm, dan Sulawesi Utara 62 mm.

BMKG menjelaskan, kondisi cuaca saat ini dipengaruhi sejumlah fenomena atmosfer. Selain Siklon Tropis Jangmi, terdapat aktivitas Gelombang Rossby Ekuatorial yang diprediksi masih aktif bergerak ke arah barat dan memicu pertumbuhan awan hujan di wilayah Sumatra bagian utara dan Kalimantan bagian utara.

Siklon Tropis Jangmi yang berada di sekitar Laut Filipina atau sebelah utara Papua juga memicu terbentuknya daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi) dan daerah pertemuan angin (konfluensi) yang memanjang dari Samudra Pasifik utara Maluku Utara hingga utara Papua.

Selain itu, BMKG mendeteksi potensi pembentukan sirkulasi siklonik di sekitar Laut Cina Selatan yang dapat membentuk daerah konvergensi dan konfluensi hingga wilayah Kepulauan Natuna. Kondisi tersebut diperkirakan semakin mendukung pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah Indonesia bagian utara.

Untuk periode 29 hingga 31 Mei 2026, cuaca di Indonesia umumnya didominasi hujan ringan hingga hujan lebat. BMKG juga mengingatkan adanya potensi angin kencang di wilayah Aceh, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Maluku, dan Papua Barat Daya.

Sementara itu, pada periode 1 hingga 4 Juni 2026, potensi hujan lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang diprakirakan terjadi di Papua Pegunungan dengan kategori peringatan dini siaga.

Potensi angin kencang juga diperkirakan melanda Aceh, Kalimantan Tengah, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, dan Maluku.

BMKG mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang, hingga gelombang tinggi akibat cuaca ekstrem.

Masyarakat juga diminta rutin memantau perkembangan informasi cuaca dan peringatan dini resmi melalui BMKG, aplikasi InfoBMKG, serta media sosial resmi @infoBMKG.

Sumber : infopublik.id

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Pemisahan Anggaran MBG, Menkeu Nyatakan Pemerintah Siap Laksanakan Putusan MK

31 Juli 2026 - 19:39 WIB

Perkuat Ketahanan Bangsa Hadapi Ketidakpastian Global, Presiden Prabowo Dorong Swasembada Pangan

31 Juli 2026 - 19:35 WIB

Prabowo Tekankan Kekayaan Alam Indonesia Sebagai Kekuatan Sekaligus Tantangan Geopolitik

31 Juli 2026 - 19:32 WIB

OTT Bupati Pemalang, KPK Tahan Empat Tersangka dalam Kasus Dugaan Pemerasan

31 Juli 2026 - 19:30 WIB

Jadi Tulang Punggung Ekonomi Indonesia, BPDP Perkuat Hilirisasi Sawit hingga Peremajaan Kebun Rakyat

31 Juli 2026 - 19:27 WIB

Komitmen Hadirkan Hunian Layak bagi Rakyat, Prabowo Resmikan Akad Massal 62.000 Unit KPR Rumah Subsidi

31 Juli 2026 - 07:52 WIB

Trending di NASIONAL