Menu

Mode Gelap
Kebakaran Hanguskan Dua Asrama Santri dan Empat Rumah di Martapura Timur, Puluhan Kamar Ludes Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan

EKOBIS · 4 Jun 2026 19:37 WIB

Yakin Fondasi Ekonomi Kokoh, Menkeu Fokus pada Pertumbuhan Perekonomian Nasional


 Yakin Fondasi Ekonomi Kokoh, Menkeu Fokus pada Pertumbuhan Perekonomian Nasional Perbesar

Ricek.ID – Pemerintah menegaskan fundamental ekonomi Indonesia saat ini masih tetap kuat. Kekuatan fondasi ekonomi nasional tersebut diyakini akan menjadi faktor utama yang menopang stabilitas perekonomian nasional.

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan fokus pemerintah saat ini adalah menjaga agar perekonomian nasional terus tumbuh dan semakin kuat.

Purbaya menilai, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, dirinya telah menjalankan kewajibannya untuk menjaga fondasi ekonomi agar ekonomi RI berjalan terus dan tumbuh tinggi dengan cepat.

“Tapi kalau kita lihat, kewajiban saya adalah menjaga fondasi ekonomi aja. Supaya ekonominya berjalan terus semakin cepat,” kata Menkeu di Jakarta pada Rabu (3/6/2026).

Pemerintah meyakini kokohnya fondasi ekonomi nasional bakal terjaga seiring mulai berjalannya kebijakan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Indonesia (DHE-SDI). Kombinasi antara fundamental ekonomi yang terjaga dan peningkatan pasokan devisa di dalam negeri dinilai akan menjadi faktor penting dalam memperkuat stabilitas rupiah ke depan.

Purbaya menilai kebijakan tersebut juga akan memperkuat stabilitas sektor keuangan nasional. Dengan meningkatnya likuiditas dan pengawasan yang lebih ketat terhadap pengelolaan DHE, sistem keuangan Indonesia dinilai akan semakin tangguh menghadapi berbagai tantangan ekonomi global.

Menkeu pun optimistis kebijakan DHE-SDIt akan memberikan sentimen positif bagi pasar keuangan dan investor. Menurutnya, kekuatan fundamental ekonomi merupakan faktor utama yang pada akhirnya akan menentukan arah nilai tukar rupiah.

“Yang menjadi kewajiban saya adalah menjaga fondasi ekonomi agar terus berjalan dan semakin kuat. Pada akhirnya, kita percaya rupiah akan ditentukan oleh fondasi ekonominya,” ujar Menkeu Purbaya.

Pemerintah menilai pergerakan nilai tukar dalam jangka pendek sering kali dipengaruhi oleh berbagai sentimen dan rumor yang berkembang di pasar. Namun, kondisi tersebut tidak mengubah fakta bahwa fundamental ekonomi Indonesia tetap berada dalam kondisi yang baik dan mampu menjadi penopang stabilitas ekonomi nasional.

Selain ditopang oleh kekuatan ekonomi domestik, pemerintah juga optimistis implementasi kebijakan DHE-SDI akan memberikan dampak positif terhadap pasar valuta asing nasional. Kebijakan tersebut diharapkan dapat meningkatkan ketersediaan devisa di dalam negeri melalui penempatan hasil ekspor sumber daya alam pada sistem keuangan nasional.

Dengan meningkatnya pasokan devisa, likuiditas valuta asing di pasar domestik akan semakin kuat sehingga mampu mendukung stabilitas nilai tukar rupiah. Pemerintah memperkirakan dampak awal dari implementasi kebijakan tersebut akan mulai terlihat dalam waktu dekat.

“Seharusnya dalam waktu dekat dampaknya kebijakan DHE-SDI mulai terlihat. Ketika sentimen yang berkembang di pasar mulai mereda, didukung oleh masuknya devisa hasil ekspor ke dalam negeri, maka rupiah memiliki peluang untuk kembali menguat,” kata Purbaya.

Pemerintah menilai kebijakan DHE-SDI merupakan salah satu langkah strategis untuk memperkuat ketahanan eksternal Indonesia sekaligus memastikan manfaat hasil ekspor nasional dapat memberikan dampak yang lebih besar bagi perekonomian domestik.

Ke depan, pemerintah akan terus menjaga koordinasi dengan seluruh otoritas terkait guna memastikan stabilitas ekonomi dan sistem keuangan tetap terpelihara.

Dengan fundamental ekonomi yang kuat, dukungan kebijakan yang konsisten, serta meningkatnya pasokan devisa melalui DHE-SDI, Indonesia diyakini memiliki modal yang kokoh untuk menjaga stabilitas rupiah dan memperkuat ketahanan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global.

Sumber : infopublik.id

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

MK Putuskan Anggaran MBG Dipisah dari Anggaran Pendidikan Paling Lambat pada APBN 2028

30 Juli 2026 - 18:43 WIB

Hidupkan Warisan Sejarah untuk Generasi Masa Depan, Prabowo Resmikan Revitalisasi Stasiun Semarang Tawang

30 Juli 2026 - 18:38 WIB

BPJPH & Badan Karantina Cegah Penipuan Label Halal dengan Perkuat Pengawasan Produk Impor

30 Juli 2026 - 18:27 WIB

Prabowo Pimpin Pelantikan 1.204 Pamong Praja Muda IPDN Angkatan XXXIII Tahun 2026

29 Juli 2026 - 18:53 WIB

KPK Kembali Lakukan OTT di Pemalang, Sita Uang Lebih dari Rp2 Miliar

29 Juli 2026 - 18:50 WIB

Pemda Alami Kesulitan Anggaran, Wamendagri Minta Tak PHK PPPK

29 Juli 2026 - 18:47 WIB

Trending di NASIONAL