Ricek.ID – Dugaan adanya kejanggalan dalam peristiwa meninggalnya seorang balita perempuan berinisial NS (3) di kawasan Jalan Kasturi, Kelurahan Landasan Ulin Utara, Kecamatan Landasan Ulin, membuat pihak keluarga memilih melaporkan kasus tersebut kepada aparat kepolisian.
Salah seorang anggota keluarga korban, Norhikmah, pada Sabtu (6/6/2026) mengaku mulai menaruh curiga setelah melihat langsung kondisi jasad keponakannya. Menurutnya, terdapat sejumlah tanda luka pada tubuh korban yang dinilai tidak biasa sehingga memunculkan pertanyaan di benaknya.
Saat berada di rumah duka, Norhikmah mengaku melihat beberapa bekas luka di sejumlah bagian tubuh korban. Selain itu, ia juga menemukan tanda-tanda yang menurutnya perlu mendapat penjelasan lebih lanjut melalui proses penyelidikan.
“Ketika melihat kondisi korban, saya menemukan beberapa luka dan memar di tubuhnya. Dari situlah muncul rasa curiga dan akhirnya kami memutuskan untuk melapor,” ujarnya.
Norhikmah menuturkan sempat meminta penjelasan kepada ibu kandung korban terkait kondisi tersebut. Dari keterangan yang diterimanya, luka bakar yang ada pada tubuh balita itu disebut terjadi akibat terkena air panas.
Namun, penjelasan tersebut belum menghilangkan keraguan keluarga. Pasalnya, selain luka bakar, Norhikmah mengaku melihat bekas luka pada bagian kepala, area sekitar mata, hingga adanya bercak darah di bagian hidung korban.
Kecurigaan keluarga semakin bertambah setelah mendengar informasi dari warga sekitar yang menyebut korban sebelumnya sempat mengalami luka akibat terkena air panas. Informasi tersebut kemudian menjadi salah satu alasan keluarga meminta aparat penegak hukum melakukan penyelidikan secara menyeluruh.
Saat ini kasus tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian. Untuk mengungkap penyebab pasti meninggalnya korban, aparat telah melakukan ekshumasi serta autopsi terhadap jenazah. Hasil pemeriksaan medis dan penyidikan lebih lanjut masih menunggu proses yang dilakukan penyidik.
Polisi juga terus mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak guna mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa yang terjadi sebelum balita tersebut meninggal dunia. Hingga kini, belum ada kesimpulan resmi yang disampaikan terkait penyebab maupun dugaan tindak pidana dalam kasus tersebut.













