Menu

Mode Gelap
Kebakaran Hanguskan Dua Asrama Santri dan Empat Rumah di Martapura Timur, Puluhan Kamar Ludes Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan

Banjarbaru · 6 Jun 2026 19:25 WIB

Temukan Kejanggalan pada Tubuh Balita yang Meninggal di Landasan Ulin, Keluarga Laporkan ke Polisi


 Temukan Kejanggalan pada Tubuh Balita yang Meninggal di Landasan Ulin, Keluarga Laporkan ke Polisi Perbesar

Ricek.ID – Dugaan adanya kejanggalan dalam peristiwa meninggalnya seorang balita perempuan berinisial NS (3) di kawasan Jalan Kasturi, Kelurahan Landasan Ulin Utara, Kecamatan Landasan Ulin, membuat pihak keluarga memilih melaporkan kasus tersebut kepada aparat kepolisian.

Salah seorang anggota keluarga korban, Norhikmah, pada Sabtu (6/6/2026) mengaku mulai menaruh curiga setelah melihat langsung kondisi jasad keponakannya. Menurutnya, terdapat sejumlah tanda luka pada tubuh korban yang dinilai tidak biasa sehingga memunculkan pertanyaan di benaknya.

Saat berada di rumah duka, Norhikmah mengaku melihat beberapa bekas luka di sejumlah bagian tubuh korban. Selain itu, ia juga menemukan tanda-tanda yang menurutnya perlu mendapat penjelasan lebih lanjut melalui proses penyelidikan.

“Ketika melihat kondisi korban, saya menemukan beberapa luka dan memar di tubuhnya. Dari situlah muncul rasa curiga dan akhirnya kami memutuskan untuk melapor,” ujarnya.

Norhikmah menuturkan sempat meminta penjelasan kepada ibu kandung korban terkait kondisi tersebut. Dari keterangan yang diterimanya, luka bakar yang ada pada tubuh balita itu disebut terjadi akibat terkena air panas.

Namun, penjelasan tersebut belum menghilangkan keraguan keluarga. Pasalnya, selain luka bakar, Norhikmah mengaku melihat bekas luka pada bagian kepala, area sekitar mata, hingga adanya bercak darah di bagian hidung korban.

Kecurigaan keluarga semakin bertambah setelah mendengar informasi dari warga sekitar yang menyebut korban sebelumnya sempat mengalami luka akibat terkena air panas. Informasi tersebut kemudian menjadi salah satu alasan keluarga meminta aparat penegak hukum melakukan penyelidikan secara menyeluruh.

Saat ini kasus tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian. Untuk mengungkap penyebab pasti meninggalnya korban, aparat telah melakukan ekshumasi serta autopsi terhadap jenazah. Hasil pemeriksaan medis dan penyidikan lebih lanjut masih menunggu proses yang dilakukan penyidik.

Polisi juga terus mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak guna mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa yang terjadi sebelum balita tersebut meninggal dunia. Hingga kini, belum ada kesimpulan resmi yang disampaikan terkait penyebab maupun dugaan tindak pidana dalam kasus tersebut.

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi 8,1 Persen, Kalsel Jadikan Inovasi Penggerak Transformasi Pembangunan

28 Juli 2026 - 21:34 WIB

Perkuat Hilirisasi Industri, DPMPTSP Kalsel Dorong Pengembangan & Investasi Budidaya Ikan Gabus

28 Juli 2026 - 21:31 WIB

Angkat Semangat Budaya & Kemajuan Banua, Tema & Logo HUT ke-76 Provinsi Kalsel Ditetapkan

28 Juli 2026 - 21:28 WIB

Siapkan Pemuda sebagai Calon Pemimpin, Disbudporapar Banjar Gelar Pelatihan Kemampuan Public Speaking

28 Juli 2026 - 21:25 WIB

Wabup Banjar Lantik 100 Dewan Hakim & Panitera MTQ XLIX

28 Juli 2026 - 21:23 WIB

Maksimalkan Persiapan Evaluasi, Sekda Banjar Dorong OPD Hadirkan Pelayanan Publik yang Berkualitas

28 Juli 2026 - 21:21 WIB

Trending di ADVERTORIAL