Menu

Mode Gelap
Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal

ADVERTORIAL · 2 Jul 2026 06:45 WIB

Kajian Observasi Varietas Padi & Cabai Rawit Distan Banjar Amankan Hak Paten Kekayaan Hayati Lokal


 Kajian Observasi Varietas Padi & Cabai Rawit Distan Banjar Amankan Hak Paten Kekayaan Hayati Lokal Perbesar

Ricek.ID – Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Banjar melalui Bidang Sarana TPH, Perkebunan dan Peternakan bergerak cepat untuk mengamankan aset kekayaan hayati.

Bersinergi dengan UPTD Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPSBTPH) Provinsi Kalimantan Selatan, sebuah kajian akademis dan observasi mendalam tengah digeber untuk mengeksplorasi Sumber Daya Genetik (SDG) lokal unggulan, yakni varietas padi dan cabai rawit di Aula Distan pada Selasa (30/6/2026).

Dalam rilis pada Rabu (1/7/2026), langkah tersebut diambil bukan tanpa alasan. Kabupaten Banjar yang membentang seluas 466.850 hektare menyimpan keberagaman agroekosistem yang luar biasa. Sayangnya, potensi SDG lokal yang melimpah ini belum sepenuhnya teridentifikasi dan terinventarisasi secara menyeluruh.

Keseriusan pemetaan ini dibuktikan dengan menggandeng lembaga penilai kesesuaian dari Kementerian Pertanian untuk melakukan uji laboratorium yang valid. Hasilnya untuk mempertegas kualitas komoditas lokal Banjar.

Cabai Rawit Capat berdasarkan sampel dari Desa A3, Kecamatan Simpang Empat, uji laboratorium menunjukkan kadar capsaicin (tingkat kepedasan) mencapai 43,33 mg/100g.

Berasal dari hamparan Desa Pematang Panjang, Kecamatan Sungai Tabuk, varietas padi lokal ini menunjukkan mutu fisik dan kimia yang solid. Hasil uji laboratorium mencatatkan rendemen beras giling yang tinggi, yakni sebesar 68,52%, dengan kadar amilosa berada di angka 29,18% serta kadar protein 6,09%. susun dan sedarhanakan kalimat yang menarik.

Ketua Tim Pelaksana, Aidi Noor MP bersama tim ahli tengah merampungkan deskripsi morfologi demi mengamankan Sertifikat Tanda Daftar Varietas Lokal dari PPVTPP Kementerian Pertanian. Langkah ini menjadi benteng hukum untuk melindungi identitas sekaligus hak paten atas varietas asli Banjar.

Lewat regulasi ini, siapa pun yang ingin mengembangkan komoditas turunan wajib mengikat perjanjian resmi terkait royalti bagi petani lokal. Alhasil, sinergi riset dan proteksi hukum ini tak hanya membentengi kekayaan alam dari klaim sepihak, tetapi juga menjadi motor penggerak kesejahteraan petani dan swasembada pangan daerah.

Turut hadir Kepala Bidang Sarana TPH, Perkebunan dan Peternakan Nurul Chatimah, Plt Kepala Bidang Prasarana TPH, Perkebunan dan Peternakan Gusti Rahmatullah, UPTD Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPSBTPH).

Sumber : Media Center Banjar

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Gubernur Kalsel Ajak Masyarakat Berikan Data Akurat dalam Sensus Ekonomi 2026

2 Juli 2026 - 06:41 WIB

Khawatir Peternak Rakyat Gulung Tikar, Pinsar Kalsel Desak Pemerintah Stabilkan Harga

2 Juli 2026 - 06:38 WIB

Kalsel Pasok Kebutuhan Kalteng dan Kaltim Usai Surplus Telur & Daging Ayam

2 Juli 2026 - 06:35 WIB

Peternak Kalsel Desak Pemerintah Ambil Langkah Konkret Hadapi Penurunan Harga Telur Ayam Ras

2 Juli 2026 - 06:32 WIB

Jaga Keamanan & Stabilitas Daerah, Gubernur Kalsel Tegaskan Sinergi dengan Polri di Hari Bhayangkara ke-80

1 Juli 2026 - 18:07 WIB

Wabup Banjar Pimpin Peninjauan Progres Peningkatan Jalan Sekumpul & Drainase Gang Taufik

1 Juli 2026 - 18:04 WIB

Trending di ADVERTORIAL