Menu ✖

Mode Gelap
Nasib Nelayan Labuan Mas Kotabaru, Puluhan Tahun Menanti Dermaga yang Tak Kunjung Dibangun Diduga Lakukan Begal Payudara, Pria di Tanah Laut Diamankan Warga Polres Banjarbaru Sita 3,6 Kg Sabu, 13 Tersangka Ditangkap Tujuh Kabupaten di Kalsel Terima Bantuan Karhutla Rp80 Miliar dari Pusat Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti

ADVERTORIAL · 20 Jul 2026 19:05 WIB

Siapkan Penanganan Permanen Jalan Longsor di Pingaran Ilir, Dinas PUPRP Banjar Bangun Akses Sementara


 Siapkan Penanganan Permanen Jalan Longsor di Pingaran Ilir, Dinas PUPRP Banjar Bangun Akses Sementara Perbesar

Ricek.ID – Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Banjar pastikan penanganan jalan longsor di Desa Pingaran Ilir, Kecamatan Astambul, akan dilakukan secara permanen. Sebelum pembangunan dimulai, dinas terlebih dahulu akan melakukan penyelidikan kondisi tanah guna menentukan metode penanganan yang tepat.

Kepala Bidang Bina Marga PUPRP Kabupaten Banjar, Milky Rosadie, mengatakan longsor mulai terjadi sejak Jumat dan mencapai kondisi terparah pada Minggu. Setelah melakukan peninjauan bersama tim teknis, diputuskan bahwa lokasi harus menjalani serangkaian pengujian tanah sebelum dilakukan perbaikan.

“Kalau tidak ada perubahan, longsor mulai terjadi pada Jumat lalu dan puncaknya terjadi hari Minggu. Setelah kami meninjau bersama tim teknis, langkah selanjutnya adalah melakukan penyelidikan tanah, termasuk uji sondir, untuk mengetahui kondisi tanah di lokasi,” ujarnya.

Menurut Milky, indikasi awal menunjukkan longsor dipicu oleh penyusutan kadar air di dalam tanah. Saat permukaan air menyusut, tanah yang sebelumnya jenuh air kehilangan daya ikat sehingga mudah mengalami pergerakan.

“Kemungkinan besar ini terjadi akibat penyusutan permukaan air tanah. Ketika tanah yang sebelumnya jenuh air menjadi kering, kekuatannya berkurang sehingga memicu longsor,” jelasnya.

Berdasarkan kondisi tersebut, PUPRP memilih melakukan penanganan permanen dibandingkan membangun penahan tebing sementara yang dinilai kurang efektif.

“Kami mengarah pada penanganan permanen. Penahan sementara kemungkinan tidak kami lakukan karena kurang efektif dan hanya akan membuang anggaran,” katanya.

Sambil menunggu proses perencanaan, pemerintah akan menyediakan akses sementara bagi warga berupa titian berbahan kayu ulin agar aktivitas masyarakat tidak terganggu.

“Untuk akses masyarakat akan kami upayakan tetap tersedia dengan membangun titian ulin. Kami akan segera menyiapkan tenaga kerja dan material agar bisa dikerjakan secepatnya,” ungkapnya.

Milky juga menyampaikan pihaknya telah berkoordinasi dengan PLN terkait kondisi tiang listrik yang berada di dekat titik longsor. Menurutnya, laporan telah disampaikan sejak malam hari dan PLN mulai melakukan penanganan pada Senin.

Mengenai besaran anggaran perbaikan permanen, Milky mengatakan belum dapat dipastikan karena masih menunggu hasil investigasi teknis.

“Besaran anggarannya belum bisa kami sampaikan. Kami harus mengetahui dulu kedalaman tanah keras melalui pengeboran dan penyelidikan tanah. Setelah itu baru bisa ditentukan metode penanganan dan kebutuhan anggarannya,” jelasnya.

Milky mengungkapkan terdapat dua alternatif konstruksi yang sedang dipertimbangkan, yakni pembangunan siring penahan tebing atau menggunakan struktur box seperti yang diterapkan di kawasan Teluk Selong. Keputusan akan diambil setelah seluruh hasil kajian teknis selesai.

Sementara itu, ia mengungkapkan ruas jalan yang kini mengalami longsor merupakan proyek rehabilitasi yang dikontrakkan pada April 2026 dan baru selesai dikerjakan sekitar satu bulan lalu dengan pagu anggaran sekitar Rp400 juta. Namun, untuk pembiayaan perbaikan akibat longsor, sumber anggaran masih akan ditentukan setelah kebutuhan penanganan permanen diketahui.

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Pemkab Kotabaru Raih Penghargaan CNN Indonesia Awards 2026, Diapresiasi atas Transformasi Digital

6 November 2026 - 21:31 WIB

Gaspol Tangani Dampak Karhutla, Dinkes Banjarbaru Perkuat Posko hingga Fasilitas Medis

6 November 2026 - 17:54 WIB

Pemko Banjarbaru Lantik Pengurus Dewan Kesenian, Siap Jadi Ujung Tombak Pelestarian Budaya

6 November 2026 - 17:51 WIB

Apresiasi Relawan Karhutla, Wali Kota Banjarbaru Salurkan Bantuan Presiden Rp15 Miliar

6 November 2026 - 17:49 WIB

Empat Kelurahan di Banjarbaru Terima Rp200 Juta, Infrastruktur Jadi Prioritas

6 November 2026 - 07:24 WIB

DKP3 Kota Banjarbaru Bekali Poklahsar Teknik Olahan Ikan Bernilai Tinggi

5 November 2026 - 18:16 WIB

Trending di ADVERTORIAL