Gunungsitoli, Ricek.ID – Badan Pengurus Cabang Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (BPC GMKI) Gunungsitoli Masa Bakti 2025–2027 sukses menyelenggarakan Latihan Kepemimpinan Dasar (LKD) pada Minggu sore (2/8/2026) . Kegiatan kaderisasi formal ini resmi ditutup di Gedung Bala Keselamatan, Desa Ononamolo I Lot, Kecamatan Gunungsitoli Selatan, Kota Gunungsitoli.
LKD tahun ini mengusung Tema “Berubahlah! Temukanlah Kasih Allah dalam Penziarahan!” serta Subtema “Berjumpa dalam Kasih Persahabatan dan Bertransformasi bersama seluruh Ciptaan!”.
Ketua Panitia Pelaksana, Eka Kartika Zai, menyampaikan bahwa pelatihan intensif selama empat hari (30 Juli – 2 Agustus 2026) ini berjalan dengan baik dan dinamis. Seluruh peserta telah digembleng melalui serangkaian materi kelas, diskusi, hingga evaluasi ketat demi membentuk karakter kepemimpinan yang berintegritas.
Selama kegiatan, para peserta menerima pembekalan dari para narasumber yang ahli di bidangnya, antara lain:
• Tobias Duha (Materi: Teknik Komunikasi dan Retorika),
• Modesta Telaumbanua (Materi: Filsafat Kekristenan),
• Darmawan Zagoto (Materi: Pengantar Logika),
• Siotaraizokho Gaho (Materi: Agitasi, Propaganda, serta Rekayasa Isu),
• Oktameyer Samosir (Materi: Manajemen Aksi dan Rencana Aksi serta Taktik Mobilisasi),
• Ninjarlius Zega (Materi: Analisis Sosial),
• Aliasa Telaumbanua & One Man Halawa (Materi: Media dan Jurnalistik), dan
• Polres Nias (Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara)
Dalam upacara penutupan yang berlangsung khidmat semalam, Ketua Cabang GMKI Gunungsitoli, Nurman S. Gea, didampingi Sekretaris Cabang, Yemima K. Gulo, secara resmi mengesahkan kelulusan para peserta. Dalam pidato arahannya, Nurman S. Gea menekankan pentingnya komitmen pasca-pelatihan.
“Kelulusan ini bukanlah akhir, melainkan awal pengabdian yang sesungguhnya. Saya meminta seluruh kader pratama yang baru dinyatakan lulus untuk menumbuhkan loyalitas dan rasa memiliki yang tinggi terhadap organisasi GMKI. Jagalah wadah ini dengan dedikasi total. peserta Yang Lulus LKD wajib mengimplementasikan ilmu yang didapat untuk memberikan dampak nyata di tiga medan layan GMKI, yaitu Gereja, Perguruan Tinggi, dan Masyarakat,” tegas Nurman.
Berdasarkan hasil evaluasi tim dewan pertimbangan, sebanyak 19 orang peserta dinyatakan lulus dan sah menyandang status sebagai Kader Pratama GMKI Gunungsitoli:
1. Winda Arni Mendrofa (Utusan Komisariat FE).
2. Septi Noniat Zebua (Utusan Komisariat FKIP).
3. Lilis Magdalena Harefa (Utusan Komisariat FKIP).
4. Selestina Risna S. Zebua (Utusan Komisariat FE).
5. Serlin Jessica Mendrofa (Utusan Komisariat FST).
6. Desta Ewini Laoli (Utusan Komisariat FST).
7. Jenni Wati Lena (Utusan Komisariat FKIP).
8. Rosa Wani Angelia Wau (Utusan Komisariat FKIP).
9. Roy Karsena Hulu (Utusan Komisariat FE).
10. Yeremia Harefa (Utusan Komisariat FE).
11. Andi Donal Putra Zebua (Utusan Komisariat FST).
12. Oskar Gea (Utusan Komisariat FST).
13. Yosef K. Putra Lase (Utusan Komisariat FE).
14. Siska Murni Telaumbanua (Utusan Komisariat FE).
15. Kristianus Hia (Utusan Komisariat FE).
16. Agnes Olida Nduru (Utusan Komisariat FKIP).
17. Arielman Zendrato (Utusan Komisariat FE).
18. Christian Pradana P. Zalukhu (Utusan Komisariat FKIP).
19. Elifidarius Lase (Utusan Komisariat FKIP)
Dengan selesainya LKD ini, BPC GMKI Gunungsitoli berharap ke-19 kader baru tersebut dapat menjadi motor penggerak yang progresif serta agen perubahan yang membawa syalom Allah di tengah-tengah kampus dan masyarakat luas.













